LUMAJANG || Kegiatan peluncuran program “Desa Berdaya” dan Koperasi Merah Putih telah diadakan di halaman Kantor Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang, pada hari Senin, 8 Desember 2025. Acara berlangsung gelar selama dua hari ini yakni tanggal 7 dan 8 ini mendapatkan perhatian besar dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari pemerintah dan masyarakat.
Selain peluncuran utama, acara juga dilengkapi dengan rangkaian kegiatan menarik untuk warga, antara lain pasar murah yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau dan lomba mewarnai untuk anak-anak yang diikuti dengan antusias.
Para tamu undangan yang hadir antara lain adalah Forkopimca beserta jajarannya, Kepala Dinas Diskoperindag Muhammad Ridha, Kepala Dinas DPMD Bayu Ruswantoro, Ibu-ibu PKK, seluruh perangkat desa, ketua RT/RW, sesepuh desa, serta ratusan warga setempat yang antusias menyaksikan dan berpartisipasi dalam acara.
Dalam sambutannya, Kades Samsul Arifin menyatakan bahwa peluncuran Desa Berdaya dengan outlet roti merupakan bukti sinergi yang kuat antara Desa Banjarwaru dengan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Ia menjelaskan bahwa keberadaan outlet roti ini tidak hanya sebagai tempat jual yang representatif.
“Lebih dari itu, outlet roti ini juga akan berfungsi mengedukasi masyarakat tentang proses produksi roti secara langsung,” ujar Samsul Arifin. Saat ini, desa telah berhasil menandatangani Perjanjian Kerjasama (MOU) dengan program MBG (Makan Bergizi Gratis) dan sudah mendapatkan pesanan ribuan roti
Kades juga menambahkan bahwa di Desa Banjarwaru sudah ada sekitar puluhan pengusaha roti yang akan mendukung operasional outlet ini, sehingga dapat meningkatkan pendapatan warga lokal.
Kepala Dinas DPMD Bayu Ruswantoro menyampaikan ucapan terima kasih atas keberhasilan peluncuran “Kampung Roti” sebagai bagian dari program Desa Berdaya. Ia menyarankan agar desa memanfaatkan media sosial secara optimal lebih penting lagi untuk membuat roti yang menjadi ciri khas dari desa setempat.
“Gunakan platform sosial media untuk mempromosikan Kampung Roti agar lebih terkenal, baik di dalam maupun luar kabupaten Lumajang. Ini akan membantu meningkatkan perekonomian dan memberdayakan lebih banyak masyarakat,” jelas Bayu.
Sementara itu, Kepala Dinas Diskoperindag Muhammad Ridha berharap Koperasi Merah Putih dapat berkolaborasi dengan baik dengan berbagai lembaga di desa, seperti BUMDES, Desa Berdaya, dan Kim Pokdarwis.
Ia juga menekankan bahwa Desa Banjarwaru memiliki potensi besar untuk dijadikan pilot proyek desa percontohan. Sebab, desa ini merupakan yang pertama di daerahnya yang bekerja sama dengan program SPPG (Sarana Pangan Pemberdayaan Gizi) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis.
Acara meriah di hibur berbagai tarian dari sanggar tari Wadakarti dan dilanjutkan dengan pemotongan roti terpanjang yang kemudian di bagikan kepada masyarakat yang hadir pada saat acara berlangsung.(dsr)

