Bansos Gratis Tanpa Syarat: Hati-hati Penipuan Berkedok Bantuan Sosial

Must read

KOTA PROBOLINGGO || Di tengah meningkatnya tekanan ekonomi masyarakat, terutama pasca pandemi dan tantangan ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih, program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah menjadi penopang harapan bagi jutaan rakyat Indonesia. Bantuan ini dirancang untuk meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti keluarga miskin, lansia, dan pekerja informal yang terdampak secara langsung oleh gejolak ekonomi, Jumat (7/11/2025).

Namun, situasi ini juga membuka celah bagi kejahatan digital. Oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi ini dengan menyebarkan informasi palsu tentang bansos yang katanya “gratis tanpa syarat”. Modus ini sengaja dibuat untuk menarik perhatian masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan, dengan janji manis seperti pencairan instan, tanpa perlu mendaftar atau diverifikasi melalui prosedur resmi.

Ciri-Ciri Modus Penipuan Berkedok Bansos: Menawarkan bantuan tanpa proses verifikasi resmi. Meminta data pribadi secara detail tanpa perlindungan yang memadai.

Mengarahkan korban ke tautan mencurigakan atau situs yang meniru tampilan web resmi pemerintah, Meminta pembayaran biaya administrasi atau “uang pelicin”. Serta Mendesak untuk segera mengisi formulir agar tidak “kehabisan kuota”.

Langkah Pencegahan yang Harus Dilakukan: Pastikan informasi bansos berasal dari sumber resmi, seperti situs Kemensos (https://kemensos.go.id), situs pemerintah daerah, atau kanal berita terpercaya.,Jangan pernah memberikan data pribadi sembarangan, terutama jika diminta melalui media sosial atau pesan instan.

,Laporkan informasi mencurigakan ke aparat atau kanal pengaduan resmi seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika, Edukasi keluarga dan orang sekitar, terutama orang tua dan masyarakat awam, agar tidak menjadi korban.

Untuk diketahui waktu lalu sebanyak 12 warga RT 04/RW 08 Kelurahan Jati kena tipu dengan iming iming sembako.Modusnya pelaku menawarkan jasa kesehatan dan menebak penyakitnya. Dan mereka (pelaku) mengaku dari Dinas Kesehatan.

Ketua RT 04/RW 08 Kelurahan Jati,Yatik Indrawati menghimbau kepada warga umumnya diwilayah kelurahan Jati agar berhati hati jika ada seseorang pura pura membantu untuk mendapatkan bantuan semabako.Lok bisa laporkan saja kepada Ketua RT/RW setempat,” pintanya.(Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article