BerandaGaya hidupAlice Norin Terkena Kanker Langka?

Alice Norin Terkena Kanker Langka?

Kabarmetro.id – Kabar Alice Norin divonis kanker sarkoma sukses mengejutkan dunia maya. Padahal selama ini artis berusia 36 tahun itu tampak sehat-sehat saja. Belum diketahui dengan pasti stadium berapa kanker sarkoma yang diidap Alice Norin, namun harapan kesembuhan masih tetap ada.

Ya, kanker sarkoma bisa diobati. Walau, itu tergantung pada jenis, stadium, dan lokasi kanker berada. Menjadi catatan penting dan penuh optimisme, kanker ini bisa diobati.

Perawatan kanker sarkoma diketahui memerlukan tim multidisiplin yang akan mengevaluasi kebutuhan spesifik pasien dan mengembangkan rencana perawatan khusus yang dibuat dengan mempertimbangkan kondisi kanker dan gaya hidup pasien.

“Pada umumnya, pengobatan kanker sarkoma itu melibatkan pembedahan dan mungkin juga melibatkan kemoterapi dan/atau terapi radiasi,” ungkap laporan Penn Medicine, dikutip Jumat (16/2/24).

Secara spesifik, laman Hopkins Medicine menerangkan bahwa jika pasien divonis kanker sarkoma tipe osteosarcoma maka pengobatan yang disarankan adalah kemoterapi selama sembilan minggu.

Lalu, pasien juga disarankan menjalani pembedahan untuk mengangkat tumor dan membangun kembali tulangnya. Bahkan, bisa saja pasien menjalani kemoterapi selama lima bulan.

Pengobatan kanker sarkoma juga dapat dilakukan dengan pengobatan yang dipersonalisasi. Ini adalah salah satu pengobatan yang mungkin menjadi pendekatan pengobatan pilihan.

Artinya, tim medis akan mengumpulkan data sebanyak-banyaknya mengenai pasien, termasuk kondisi tubuh dan kankernya itu sendiri, kemudian mencocokkan dengan obat yang memiliki dampak terbesar dan efek samping seminimal mungkin.

“Imatinib adalah salah satu obat yang menargetkan jenis kanker tertentu, termasuk tumor stroma gastrointestinal (GIST) yang merupakan kanker sarkoma yang paling umum pada saluran pencernaan,” papar laman Hopkins Medicine.

“Pengobatan kanker sarkoma sangat tergantung pada jenis, stadium, dan lokasi kankernya, jadi pengalaman pengobatan mungkin berbeda setiap pasien,” tambah laman tersebut. (Aria)