Paket Bantuan Gubernur Jatim. (Foto: ist)
LUMAJANG || Sebanyak seribu paket bantuan korban erupsi Gunung Semeru yang dikeluarkan oleh Gubernur Provinsi Jawa Timur dikemas dalam tas hitam bertuliskan “Bantuan Gubernur Jawa Timur” telah diserahkan pada tanggal 17 Desember 2025 dikirim BPBD provinsi Jatim dan diturunkan di rumah Dul Manan, Ketua Poktan Cipta Jasa II daerah Dawuhan Wetan.
Namun, paket bantuan yang ditujukan untuk Bencana Erupsi Semeru, di desa Dawuhan wetan sendiri malah ditolak oleh perangkat desa atas himbauan dari Pj Kades setempat, sementara hanya 10 untuk Poktan dan 100 paket Kecamatan Rowokangkun dan bawa oknum dewan disalurkan ke desa Sidorejo
Paket bantuan yang berisi beras, minyak goreng, gula, kecap, mi instan, dan sarden, masih tersisa 350 paket yang belum tersalurkan dari total seribu paket yang diterima.
Salah satu perangkat desa Dawuhan wetan menyampaikan menolak menerima paket sembako karena bantuan tersebut diperuntukkan korban Erupsi Semeru malah di salurkan ke Poktan Dawuhan wetan dirinya menyampaikan “semua perangkat desa tidak mau menerima bantuan semua menolak karena itu untuk korban Erupsi Semeru di grup Pak PJ Kades menyampaikan tidak boleh menerima paket tersebut,” ujar perangkat desa yang tidak mau disebutkan namanya.
Dul Manan ketua Poktan cipta jasa II menjelaskan, “Dalam penyerahan paket bantuan tersebut, saya hanya dititipi oleh Pak Dewan, dan beliau menyampaikan agar jangan diutak-atik,kalau ada apa-apa itu tanggung jawab saya, sisanyanya ada 350 nunggu perintah dari saya, terangnya.
“Seribu paket diturunkan langsung di rumah saya pada tanggal 17 Desember 2025 ini surat nya”, sambil menunjukan surat penerimaan barang
Ditanya lebih lanjut sisa paket 350 itu akan di distribusikan kemana dulmanan menyampaikan “kalau masalah itu silahkan tanya ke pak dewan sendiri karena saya tidak tahu, “ucapnya dengan nada polos”.
Sedangkan salah satu penerima yang beralamat di dusun karang anyar satu menyampaikan pada saat pertemuan Poktan kami di bisikin ketua Poktan”kalau mau sembako silahkan kerumah,dan saya bareng sembilan orang mengambil kerumah pak dulmanan kalau tidak salah tanggal 7 Januari 2026 atau lima hari yang lalu” terangnya.(dsr)

