DPC PKB Gelar Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional 2025, Ini Kata Abdul Mujib

Must read

KOTA PROBOLINGGO || Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Probolinggo gelar Tasyakuran atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2025 terhadap tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) dan PKB yaitu Saikhona Muhammad Khalil dan K.H Abdurrahman Wahid serta salah satu aktivis Indonesia yaitu Marsinah.

Para Kader dan Pengurus serta Anggota DPRD Kota Probolinggo dari fraksi PKB, berkumpul di kantor DPC PKB, Jalan Mastrip Kota Probolinggo, berkumpulnya para punggawa partai yang didirikan oleh K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tersebut, merupakan bentuk syukur dan apresiasi atas penganugerahan gelar Pahlawan bagi beberapa Tokoh Islam dan aktivis Indonesia yaitu Marsinah.

Ketua DPC PKB Kota Probolinggo. Abdul Mujib mengatakan, gelar Pahlawan yang dianugerahkan terhadap para tokoh dan ulama’ terutama Penggagas berdirinya NU yaitu Saikhona Muhammad Kholil Bangkalan dan Pendiri PKB K.H Abdurrahman Wahid merupakan suatu kebanggaan bagi organisasi besar Nahdlatul Ulama.

“Ya tentu ini sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami, dimana para tokoh ini merupakan tokoh yang betul-betul memperjuangkan, terutama organisasi Ahlussunnah Wal Jamaah, dengan isyarat dari Saikhona Kholil maka Kyai Hasyim Asy’ari mendirikan organisasi NU,” kata Mujib, Minggu (16/11/2025) malam.

Mujib juga menambahkan bahwa juga K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur) merupakan tokoh dan ulama’ yang memperjuangakan aspirasi masyarakat khususnya warga Nahdliyin serta Gus Dur merupakan sipil Pesantren pertama yang menjadi Presiden RI yang ke 4.

“ Gus Dur merupakan tokoh sentral yang selama ini getol memperjuangkan aspirasi-aspirasi dari warga Nahdliyin, tasyakuran yang kita laksanakan pada malam ini mudah-mudahan perjuangan para tokoh ini betul-betul bermaanfaat bagi warga Negara Indonesia dan segala Amalnya diterima di Sisi Allah SWT,” jelas Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo itu.

Diketahui, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh dari berbagai daerah dalam sebuah upacara khidmat yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 10 November 2025. Penganugerahan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025 tanggal 6 November 2025, sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa-jasa luar biasa para tokoh dalam mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.(Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article