JAKARTA || Dari dunia musik ke layar lebar, Kim Ye-rim atau yang lebih dikenal sebagai Yeri dari grup K-pop Red Velvet kembali hadir, kali ini dalam nuansa yang jauh berbeda. Ia membintangi film horor remaja bertajuk ‘The Ghost Game’, yang dijadwalkan tayang perdana pada 6 Agustus 2025.
Disutradarai oleh Son Dong-wan, film ini mengisahkan sekelompok siswa sekolah menengah yang terlibat dalam ritual pemanggilan arwah untuk konten video. Alih-alih menjadi hiburan, percobaan tersebut justru memicu kutukan kuno yang tak dapat dikendalikan.
Yeri memerankan Ja-young, tokoh utama yang menyimpan trauma masa lalu. Dalam cuplikan trailer yang telah dirilis, karakter ini terdengar lirih dan penuh ketakutan saat berkata, “Kami dikutuk. Karena kami melanggar aturan.” Ucapan ini memberi petunjuk bahwa kisah yang akan disajikan bukan sekadar teror biasa.
Sebagai film debut layar lebarnya, ‘The Ghost Game’ menjadi tonggak baru bagi Yeri setelah beberapa kali membintangi drama televisi. Ia dipasangkan dengan sejumlah aktor muda lain, termasuk Park Seo-yeon yang berperan sebagai Seo-woo, seorang siswi yang dirasuki makhluk gaib, dan Kim Eun-bi, mantan trainee “PINK PUNK”, cikal bakal grup BLACKPINK, yang memerankan karakter Mi-yeon.
Sementara itu, aktor Lee Chan-hyung berperan sebagai Dong-jun, teman laki-laki Ja-young yang menyimpan rasa cinta diam-diam—sebuah elemen romansa yang menjadi bumbu dalam ketegangan kisah.
Soompi, dalam laporannya Minggu (6/7/2025), menulis bahwa film ini memadukan elemen horor supernatural dengan dinamika khas anak muda: pertemanan, rahasia, dan tekanan sosial.
Visual Gelap dan Tabu
Poster resmi film yang telah dirilis menunjukkan simbol bintang merah yang melingkar dalam aura hitam pekat, disertai kalimat “Kutukan yang tidak dapat diubah telah dimulai”. Nuansa ini mengisyaratkan bahwa The Ghost Game bukan hanya kisah penampakan atau jeritan malam, melainkan juga soal pelanggaran batas antara yang hidup dan yang mati.
Film ini menambah panjang daftar karya sinema Korea Selatan yang menyoroti persoalan spiritual dan kultural dalam konteks modern. Melalui tokoh Ja-young dan kawan-kawan, penonton diajak menyaksikan bagaimana permainan kecil yang sembrono dapat menjadi bumerang dalam dunia yang masih menyimpan banyak pantangan.
Tantangan Baru bagi Yeri
Berbeda dengan persona ceria dan enerjiknya saat di panggung bersama Red Velvet, Yeri menunjukkan sisi lain yang lebih emosional dan rapuh dalam film ini. Perannya sebagai Ja-young menuntut penggalian karakter yang lebih dalam, termasuk konflik batin dan rasa bersalah.
Bagi penggemar Yeri maupun pencinta horor Asia, The Ghost Game menjadi tontonan yang menarik untuk dinanti, baik karena kekuatan bintang muda yang terlibat maupun karena premis ceritanya yang meramu horor klasik dengan isu kekinian. (rih)

