KOTA PROBOLINGGO || Rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah oleh Kelurahan Mangunharjo, pada puncak acara dilaksanakan Jalan Sehat Berbudaya bersama Wali Kota Probolinggo.
Dalam kegiatan yang dikemas dengan Belah Jimat (Bersih Lahir Jiwa Masyarakat Mangunharjo), yang dihadiri Wali Kota Probolinggo dr H Aminuddin, ketua TP PKK dr Evariani, Sekda Kota drg Ninik Ira wibawati, Kapolsek Mayangan, Camat Mayangan Agus Dwiwantoro, seluruh Lurah dan Ketua RT RW se-kecamatan mayangan, dan tamu undangan lainnya.
Di hadapan masyarakat Kelurahan Mangunharjo, Wali Kota dr H Aminuddin mengapresiasi langkah perangkat Kelurahan Mangunharjo bersama warga, yang senantiasa rutin tiap tahun menggelar Jalan sehat belah jimat kelurahan mangunharjo, namun sebelumnya masyarakat melakukan ziarah makam ke tokoh-tokoh kelurahan setempat.
“Itulah kewajiban kita untuk mengingat jasa para leluhur, Janganlah kita mudah melupakan bahwasanya kehidupan ini tentunya ada tahapan-tahapan yang harus dijadikan sejarah atau nilai-nilai yang harus kita pertahankan, Sehingga kita semua bisa menjalankan apa yang menjadi kewajiban kita semua,” ucap Walikota Aminuddin, Minggu (29/6/2025) pagi.
“Pelaksanaan jalan sehat berbudaya ini merupakan puncak kegiatan Belah Jimat (Bersih Lahir Jiwa Masyarakat Mangunharjo), dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 hijriah.
Hari juga mengatakan,” tujuan dilakukannya giat ini yaitu untuk memberikan wawasan pada generasi muda tentang sejarah berdirinya Kelurahan Mangunharjo, serta mempromosikan potensi seni dan budaya sekaligus menghibur masyarakat di Kelurahan Mangunharjo.
“ Selain itu juga ada kegiatan Bazar UMKM Kelurahan Mangunharjo untuk menggerakkan perekonomian, yang pada akhirnya dapat memberikan kesejahteraan untuk masyarakat sekitar,” terang Lurah Mangunharjo.
Jalan sehat ini juga diikuti para tokoh masyarakat, pelaku seni, pemilik UMKM, anak-anak, orang tua dewasa hingga nenek nenek.
Ketua RW 10, Didik Jokowi Narno, mengapresiasi kegiatan Belah Jimat ( Bersih Lahir Masyarakat Mangunharjo), kegiatan ini saya harap menjadi agenda tahunan, disamping memiliki nilai histori, juga bisa mengangkat perekonomian masyarakat.
“Warga RW 10 sendiri dalam kegiatan ini menyajikan tari gambyong, tarian ini merupakan tari penyambutan para tamu undangan, yang dibawakan oleh warga jalan Patiunus RW 10 Kelurahan Mangunharjo,” terang Didik.(Choy)

