KOTA PROBOLINGGO || Kawanan ubur-ubur kembali memenuhi kawasan pantai di wilayah PPP Mayangan Probolinggo, Jawa Timur, dalam beberapa hari terakhir, muncul lebih awal dari biasa.
“Itu sebenarnya tidak biasanya karena puncak kemunculan ubur-ubur biasanya terjadi sekitar Oktober dan November, namun sejak Mei sudah muncul,” kata Sholehah salah satu pengunjung
Menurut dia, ubur-ubur biasanya muncul di kawasan pantai saat terjadi perubahan suhu air laut dan perubahan musim.
“Jenis ubur-ubur yang biasa muncul di perairan PPP Mayangan sangat beragam, mulai dari yang warnanya kemerah-merahan, kebiru-biruan, dan keputih-putihan. Rata-rata muncul di tepian perairan, pantai,” katanya, Selasa (6/5/2025).
Warga yang suka berendam,Edy mengimbau warga yang beraktivitas di kawasan pantai menghindari ubur-ubur karena bisa menimbulkan rasa gatal jika bersentuhan dengan kulit.
Dia mengatakan bahwa ubur-ubur termasuk komoditas perikanan.”Ubur-ubur ini kadar air dan kolagennya tinggi sekali. Kolagen merupakan sejenis protein yang berperan penting dalam struktur jaringan, termasuk tendon, kulit, dan tulang. Namun, karena beracun, maka harus diolah dulu,” katanya.
Edy juga menjelaskan pula bahwa kedatangan ubur-ubur di wilayah perairan PPP Mayangan Probolinggo biasanya diikuti dengan kemunculan hiu tutul, katanya.( Choy)

