Angin Baru di Kanci: Setelah PHK Massal, PT Yihong Siap Rekrut Buruh Kembali

Must read

Setelah PHK massal, PT Yihong siap merekrut kembali seluruh eks butuh. (cnbc)

CIREBON – Aroma mesin tekstil mungkin akan kembali terdengar di Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon. Setelah hampir sebulan lebih dibayangi kecemasan pasca pemutusan hubungan kerja (PHK) massal terhadap 1.126 buruh, kabar baik datang dari PT Yihong Novatex Indonesia. Perusahaan tekstil itu disebut telah menyelesaikan kewajiban pembayaran hak-hak buruh dan bahkan bersiap membuka pintu rekrutmen ulang.

Kepala Bidang Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat, Firman Desa, memastikan bahwa pembayaran pesangon dan kompensasi telah dilakukan sebelum Lebaran. Tak ada keberatan dari para buruh terhadap jumlah yang diterima. “Pekerja sudah menerima haknya dan perusahaan memberi waktu untuk menyampaikan keberatan. Tapi sampai batas waktu yang ditentukan, tak ada satu pun yang mengajukan,” ujar Firman, Rabu (9/4/2025).

Mogok kerja yang terjadi pada awal tahun menjadi titik tolak gejolak. Aksi unjuk rasa buruh yang berlangsung dari 30 Januari hingga 4 Maret dianggap tidak sah oleh perusahaan, memicu pemutusan kontrak dari pemberi order. Imbasnya tak kecil: mesin ditarik, bahan baku dihentikan, dan akhirnya seluruh buruh diberhentikan pada 10 Maret 2025.

Namun titik terang mulai tampak. Dalam pertemuan tripartit yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon pada 12 Maret, perusahaan lewat kuasa hukumnya menyatakan niat untuk bangkit kembali. Salah satu langkahnya: merekrut ulang buruh-buruh lama yang telah kehilangan pekerjaan.

“Informasi terakhir dari Disnaker Kabupaten Cirebon, kemungkinan pertengahan April ini perusahaan akan membuka kembali rekrutmen dengan fasilitasi dari pemerintah daerah,” kata Firman.

Komitmen perusahaan untuk memprioritaskan eks-buruh dalam proses rekrutmen pun diamini oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat, Teppy Wawan Dharmawan. Menurut dia, selain mendesak perusahaan untuk tetap berinvestasi, Pemkab Cirebon juga mendorong agar kepercayaan dari pemberi order bisa kembali pulih.

Kabar soal pembukaan kembali lapangan kerja di Desa Kanci ini disambut harap-harap cemas. Bagi sebagian buruh yang sempat dirundung ketidakpastian, ini bukan cuma soal pekerjaan, tapi juga pemulihan harga diri. Seorang buruh senior yang enggan disebut namanya berharap rekrutmen nanti benar-benar berpihak pada mereka yang dulu diberhentikan. “Kami bukan cuma butuh pekerjaan, kami ingin diberi kesempatan untuk menebus yang kemarin,” ujarnya lirih.

PT Yihong tampaknya tengah berada di simpang jalan. Di satu sisi, mereka harus memulihkan kepercayaan mitra bisnis. Di sisi lain, mereka memikul harapan ratusan keluarga di Cirebon. Rekrutmen ulang bukan sekadar proses administratif, tapi titik balik: apakah luka lama bisa benar-benar sembuh, atau hanya ditambal sementara. (aih)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article