Mendagri Tito Karnavian memberi keterangan pers di Akademi Militer Magelang.
MAGELANG — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta pemerintah daerah menerapkan efisiensi anggaran dengan memangkas pengeluaran yang tidak mendesak. Dana dari perjalanan dinas, rapat seremonial, hingga pengadaan alat tulis kantor diharapkan dapat dialihkan untuk program yang langsung dirasakan masyarakat, seperti perbaikan sekolah dan peningkatan fasilitas kesehatan.
“Saya minta daerah melakukan efisiensi belanja. Anggaran untuk alat tulis kantor, perjalanan dinas, dan rapat yang tidak perlu dikurangi. Kegiatan seremonial yang berlebihan juga harus ditekan,” ujar Tito saat ditemui di Akademi Militer Magelang, Minggu (23/2).
Ia menegaskan bahwa anggaran yang dihemat harus dialokasikan untuk sektor prioritas, seperti pendidikan dan kesehatan. “Sekolah yang rusak, toilet yang tidak layak, MCK yang buruk harus diperbaiki. Begitu juga dengan puskesmas, standar layanannya harus bagus,” katanya.
Tito juga meminta DPRD di daerah mengawasi implementasi kebijakan ini. “Tolong diawasi, daerah mana yang melakukan perbaikan dan mana yang tidak,” ujarnya. Kemendagri sendiri akan memantau efisiensi ini melalui sistem informasi pemerintah daerah.
“Saya sudah tanda tangani surat edaran yang akan mulai berlaku besok. Semua pihak harus menyadari bahwa efisiensi ini dilakukan demi kepentingan masyarakat. Mungkin ada yang merasa tidak nyaman, tapi ini demi program yang lebih bermanfaat,” kata Tito. (iha)

