Menurut penelitian ilmiah, biji kopi yang melalui proses pencernaan hewan mengalami fermentasi alami karena terpapar air liur dan cairan pencernaan. Berikut adalah beberapa jenis kopi yang berasal dari kotoran hewan:

  1. Kopi Luwak: Ditemukan pertama kali di Indonesia, kopi luwak merupakan biji kopi yang melalui saluran pencernaan luwak. Meskipun harga kopi luwak cukup mahal, sebagian besar yang beredar adalah kopi luwak palsu.
  2. Kopi Monyet: Di India, monyet dimanfaatkan untuk memilih biji kopi dengan cara mengunyah ceri kopi. Para petani kopi percaya bahwa enzim dalam air liur monyet dapat meningkatkan rasa alami kopi.
  3. Kopi Gajah/Black Ivory: Diproduksi di Thailand, kopi ini berasal dari kotoran gajah. Proses pencernaan gajah membuat biji kopi mengalami pelepasan protein dan fermentasi alami.
  4. Kopi Kelelawar: Produsen kopi di Jamaika menggunakan kelelawar untuk membantu pengolahan biji kopi. Proses fermentasi dalam pencernaan kelelawar memberikan hasil kopi yang berbeda.
  5. Kopi Burung: Di Brasil, kopi berasal dari kotoran burung Jacu. Burung ini membantu memilah biji kopi berkualitas terbaik sebelum diproses.

Meskipun metode ini mungkin terdengar tidak lazim, namun banyak penggemar kopi yang menyukai hasil akhirnya yang unik dan berbeda dari kopi biasa. Harga kopi dari proses pencernaan hewan ini juga cukup tinggi, tetapi banyak yang bersedia membayar untuk mencicipi pengalaman kopi yang berbeda. (Tb)