BerandaInternasionalRusia Manfaatkan Kesempatan Serang Ukraina, Ini Tuduhan Zelensky!

Rusia Manfaatkan Kesempatan Serang Ukraina, Ini Tuduhan Zelensky!

Komentarnya muncul setelah AS menyetujui paket bantuan militer senilai USD61 miliar untuk Ukraina.

Zelensky mengatakan beberapa bantuan sudah mulai berdatangan, namun menambahkan bahwa bantuan tersebut perlu disalurkan lebih cepat.

“Tentara Rusia kini mencoba mengambil keuntungan dari situasi ketika kami sedang menunggu pasokan dari mitra kami, terutama dari Amerika Serikat,” terangnya saat konferensi pers bersama di Kyiv, dikutip BBC.

“Dan itulah mengapa kecepatan pengiriman berarti menstabilkan bagian depan,” lanjutnya.

Dia secara khusus menyoroti kebutuhan Ukraina akan peluru artileri dan sistem pertahanan udara.

“Mitra kami memiliki semua hal ini dan mereka seharusnya bekerja sekarang di Ukraina untuk menghancurkan ambisi teroris Rusia. Tentara Rusia sedang mempersiapkan tindakan ofensif lebih lanjut,” ungkapnya.

Ia berbicara bersama Ketua Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Jens Stoltenberg, yang mengatakan belum terlambat bagi Ukraina untuk menang.

Komentar tersebut muncul setelah pihak berwenang di pelabuhan Odesa di Laut Hitam mengatakan serangan rudal Rusia telah menewaskan empat orang dan melukai 32 lainnya.

Stoltenberg setuju bahwa Kyiv membutuhkan senjata, dengan mengatakan bahwa Ukraina telah kalah persenjataan selama berbulan-bulan sehingga terpaksa menjatah amunisinya.

Ketua NATO mengatakan penundaan bantuan militer AS selama enam bulan telah mengakibatkan konsekuensi serius di medan perang.

Namun Stoltenberg menambahkan bahwa dia optimis bahwa ketika senjata tersebut dikirimkan, hal itu akan membantu membalikkan keadaan.

“Sekutu kami sedang mencari apa lagi yang bisa mereka lakukan dan saya memperkirakan akan ada pengumuman baru segera. Jadi kami bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan mendesak Ukraina,” kata ketua NATO itu.

Kepala daerah Odesa Oleh Kiper mengatakan tiga perempuan dan satu laki-laki tewas, dan korban luka termasuk seorang anak berusia empat tahun dan 16 tahun, serta seorang wanita hamil. Rumah-rumah warga sipil dan infrastruktur telah rusak.

Sebelumnya pada Senin (29/4/24), Rusia mengatakan pihaknya telah merebut desa kedua dalam dua hari dalam serangannya di Ukraina timur.

Rusia mengatakan telah merebut desa Semenivka, yang terletak di utara Avdiivka yang direbut Moskow pada Februari lalu. Pada Minggu (28/4/2024), Rusia mengatakan desa terdekat Novobakhmutivka telah jatuh ke tangan pasukannya. (TM)