Home News PKL Bermobil Kian Menjamur di Jalan Raya Sukarno Hatta, Ini Melanggar Butuh Ditertibkan!

PKL Bermobil Kian Menjamur di Jalan Raya Sukarno Hatta, Ini Melanggar Butuh Ditertibkan!

0
PKL Bermobil Kian Menjamur di Jalan Raya Sukarno Hatta, Ini Melanggar Butuh Ditertibkan!

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO – Jalan Raya Sukarno Hatta Kecamatan Kanigaran kini dipadati para pedagang kali lima yang membuka lapak di pinggir jalan protokol tersebut. Tak jarang, keberadaan mereka kerap menimbulkan kemacetan karena kondisi badan jalan menjadi kian sempit dan membuat pengendara baik motor maupun mobil kesulitan untuk berhenti parkir. Kamis (22/9/22).

Pantauan di lapangan, sepanjang Jalan Raya Sukarno Hatta mulai dari depan Kantor Bappeda sebelah selatan hinggi pertigaan menuju TMP tampak pedagang kaki lima bermobil memadati badan jalan tersebut untuk menjajakan dagangannya kepada pengendara yang melintas di jalan protokol tersebut.

Tak jarang, pengendara motor maupun mobil terlihat berhenti di badan jalan tepat di depan stand jualan PKL untuk membeli dagangan mereka. Akibatnya, kawasan yang padat akan arus lalu lintas tersebut menjadi sedikit tersendat dan tak jarang juga menyebabkan kemacetan karena pengendara yang sembarangan menghentikan kendaraannya.

Salah seorang pengendara mobil yang melintas,Arya mengaku sedikit kesal dengan diambilnya badan jalan yang merupakan hak penggunaan jalan, baik motor maupun mobil untuk melintas dan kini dijadikan sebagai tempat berjualan.
Bahkan, posisi barang dagangan mereka diletakan bersama dengan mobilnya tepat di tepi jalan sehingga pengendara yang ingin menyalip merasa kesulitan karena takut terkena lapak mereka,” ujarnya.

Dirinya berharap kepada Pemerintah Kota melalui dinas terkait dapat segera menata dan menertibkan mereka karena dinilai sangat membahayakan keselamatan pengendara dan juga PKL sendiri.

“Apalagi tak hanya hak pengendara yang dirampas, namun hak pejalan kaki pun ikut dirampas dengan dijadikan sebagai tempat berjualan. Bagusnya mereka ditata. Ditempatkan di kawasan yang memang menjadi kawasan ekonomi sehingga mereka tidak berjualan di badan jalan. Karena kalau sampai kesenggol kendaraan bermotor nyawa mereka bisa ikut melayang,” kata dia.(Choy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here