BerandaNusantaraPemprov Kalbar Gelar Operasi Pasar di Melawi

Pemprov Kalbar Gelar Operasi Pasar di Melawi

Kabarmetro.id, MELAW – Pemprov Kalbar Gelar Operasi Pasar di Melawi, Upaya Penekanan Inflasi Jelang Hari Raya Idul Fitri kegiatan tersebut dilaksanakan di pasar pantai tepat nya di lapangan basket, Rabu (29/3/23).

Operasi Pasar yang di laksanakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah di Kabupaten Melawi diserbu ratusan masyarakat kabupaten Melawi.

Sementara itu, Ahmad Ridha Priari Analis perdagangan Disperindag ESDM Provinsi Kalbar menyampaikan, operasi pasar bahan pangan sudah dilaksanakan dari minggu pertama Ramadhan yang dijadwalkan pada setiap minggu di hari Senin dan Selasa untuk daerah inflasi. Sementara untuk kabupaten lain di luar perhitungan inflasi bisa dilaksanakan hari Rabu dan Kamis, seperti yang akan digelar di Melawi hari ini,” ungkapnya, Rabu (28/3/23).

Sementara harga jual beras di Operasi Pasar ini kita bandrol Rp.9.500/kilo gram yang mana harga standar jualnya karena sudah di Subsidi Rp. 2000. Selain itu beras yang saat ini digunakan untuk subsidi kepada masyarakat pemerintah provinsi menggunakan beras lokal petani dari desa Semparuk Kabupaten Sambas.

” Mengunakan beras ini bentuk upaya pemerintah membantu petani lokal Kalbar. Alhamdulillah masyarakat Melawi antusias, yang mana kita subsidi ini beras baru hasil petani, sebanyak 7 ton stok ludes,” ujar Ahmad Ridha Priari.

Hal senada juga disampaikan Paulus, kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan di Kabupaten Melawi, Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Kalimantan Barat (TPID Prov Kalbar) dalam hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Operasi Pasar.

” Sebenarnya Kabupaten Melawi tidak termasuk daerah sasaran operasi pasar, namun atas kebijakan Gubernur Kalimantan Barat sehingga ini kita mendapatkan Kouta sebanyak 7 Ton”, jelasnya.

Dia juga berharap, dengan operasi pasar ini dapat meringankan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, selain itu dengan operasi pasar ini tentunya kita juga berharap stabilitas harga dapat terjaga, pungkas Paulus. (Januar)