One way di Puncak (net)
JAKARTA – Rekayasa lalu lintas satu arah (one way) mulai diterapkan di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (1/4/2025), bertepatan dengan H+1 Lebaran. Kebijakan ini bertujuan mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat selama libur Lebaran. Pemberlakuan sistem one way berlangsung secara bergantian, baik untuk kendaraan yang naik ke Puncak maupun yang turun ke Jakarta.
Sistem ini diterapkan mulai dari Kilometer 48+200 Gerbang Tol (GT) Ciawi, Simpang Gadog, hingga Puncak Pass Cianjur. “Kami menerapkan sistem one way pada H+1 Idul Fitri 2025, baik untuk arus naik maupun turun,” ujar KBO Sat Lantas Polres Bogor, Iptu Ardian, Senin (31/3/2025).
Penyesuaian Lapangan
Ardian menegaskan bahwa penerapan one way bersifat situasional. Jika arus kendaraan menuju Puncak mengalami kepadatan tinggi, durasi rekayasa lalu lintas bisa diperpanjang untuk mengurai antrean. Selama sistem ini berlaku, akses masuk ke Puncak akan ditutup sementara di sekitar Pos 1B dan SPBU Patung Ayam.
Pengendara dari Jakarta yang ingin menuju Puncak diminta menunggu di sekitar Exit GT Ciawi atau Simpang Gadog hingga jalur kembali dibuka. Oleh karena itu, wisatawan disarankan berangkat lebih awal untuk menghindari keterlambatan akibat penutupan jalan.
Antisipasi Cuaca dan Keamanan
Selain kemacetan, pengendara diimbau mewaspadai kondisi cuaca di Puncak yang kerap berubah. Jalan licin akibat hujan, risiko pohon tumbang, dan potensi longsor menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan ini.
“Kami juga menyiapkan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu untuk pengendara yang membutuhkan tempat istirahat,” ujar Ardian.
Ia mengingatkan wisatawan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat dan tidak parkir sembarangan, terutama di area lereng atau tebing yang rawan longsor. “Utamakan keselamatan, perhatikan rambu lalu lintas, dan patuhi arahan petugas di lapangan,” katanya. (aih)