Masih Samar! Tragedi Penembakan

Must read

Kabarmetro.id – Calon Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengaku Tuhan menyelamatkan nyawanya. Pada Sabtu (13/7/24) lalu, Trump menjadi sasaran pembunuhan.

Upaya pembunuhan tersebut terjadi saat Trump sedang berkampanye di Butler, Pennsylvania. Peluru yang ditargetkan kepada Trump melukai telingannya.

Sehari setelah kejadian, lewat unggahan di sosial media Truth Trump bersyukur kepada Tuhan karena nyawanya selamat.

“Tuhan sendiri yang mencegah sesuatu yang tak pernah terpikir terjadi,” kata Trump seperti dikutip dari AFP.

Trump kemudian meminta agar warga AS bersatu setelah kejadian yang menimpanya itu.

“Pada waktu ini, lebih penting agar kami semua bersatu,” sambung Trump yang mengaku sebagai seorang Kristen non-denominasi ini.

Trump mengaku tidak merasa takut. Oleh sebab itu, Trump mendorong warga AS agar tidak membiarkan kejahatan dalam bentuk apa pun menang.

Polisi saat ini, sedang menyelidiki motif serangan. Pelaku penembakan, Thomas Matthew Crooks, ditembak mati oleh agen Secret Service sesaat usai mencoba membunuh Trump.

Sampai sekarang motif serangan terhadap Trump masih samar.

Sementara, Trump kini sudah berada di Milwaukee. Dia di sana untuk diresmikan menjadi kandidat capres Partai Republik.(*)

Editor : Tundra. M

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_img

Latest article