Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO – Asosiasi Pengusaha Limbah dan Logam Tua Indonesia (APELLTI) bersama Organisasi Masyarakat Garuda Kencana Nusantara Indonesia (GKNI) menggelar aksi demo di Kanwil DJKN Jawa Timur jalan Dinoyo.

Puluhan massa GKNI melakukan demo terkait dengan Lelang PT Kertas Leces yang diduga penuh dengan rekayasa.bSenin (18/10).

Mereka menuntut pihak pantia lelang agar melakukan peninjauan ulang terkait dengan lelang pabrik kertas Leces milik PT Kertas Leces. Pasalnya, dalam proses lelang yang dilakukan oleh PT kertas milik BUMN itu diduga ada kejanggalan, salah satu indikasinya adalah kurator dan pihak panitia lelang tidak hadir saat aanwijzing (pemilihan penyedia produk barang atau jasa-red).

Didik Muadi, Koordinator lapangan aksi bersama anggota aksi lainnya meminta agar pihak KPKNL segera meninjau ulang atau dibatalkan.

“Saya bersama kawan-kawan asosiasi APELLTI menanyakan tentang proses lelang pada pabrik kertas di Leces, kami menduga proses lelang tersebut penuh rekayasa,” ujar Didik Muadi yang juga sebagai ketua Organisasi Masyarakat Garuda Kencana Nusantara Indonesia (GKNI).

Kapolsek Tegalsari AKP Dwi Nugroho, yang memimpin pengamanan menyanggupi untuk bertemu dengan pihak Kanwil DJKN sebanyak 3 orang perwakilan.

“Tiga saja ya, yang masuk menemui pihak DJKN,” ujar Kapolsek Tegalsari.
Tiga perwakilan, H Toha, H Holik dan Didik selaku ketua GKNI ditemui Rudi Prasetya Kasi Humas Kanwil DJKN.

Didik menceritakan kronologi saat proses lelang yang dilakukan pada tanggal 06 Oktober 2021 lalu itu.

“Saat itu kami hadir tepat waktu akan tetapi pada saat itu para pihak yang berkompeten khususnya kurator dan pihak panitia lelang tidak hadir di waktu aanwijzing tersebut, sehingga pembicaraan menjadi liar,” jelas Didik Muadi.

Ketidakhadiran para pihak yang berkompeten, menurutnya, menimbulkan kejanggalan.

“Tanda tanya dan informasi menjadi tidak menentu. Akibatnya H. Holik, M.Toha Habibi dan kawan-kawan belum dapat menyerahkan jaminan sebagaimana ketentuan lelang,” tambahnya.

Didik menyapaikan agar KPKNL Jember membatalkan ataupun dilaksanakan ulang lelang yang dilaksakan pada tanggal 08 Oktober 2021 lalu.

Mediasi berlangsung agak alot , karena Kepala Kantor DJKN sedang tidak ada dan diwakili Rudi Hidayat sebagai kasi Humas.

“Saya sebagai Humas karena kepala sedang ada tugas,” ujar Rudi mengawali pembicaraan.

M Toha Abidin pengusaha dari Probolinggo mengatakan, Ia datang hanya ingin tahu apa yg terjadi sebenarnya dalam proses lelang ini.

“Kami sudah ikuti aturan, kurator tidak hadir jangan seperti ini, ada pemenang tunggal. Jangan ada dusta diantara kita,” ucapnya.

H Malik Ali menambahkan, Dia sudah daftar dan mengisi absen, tapi pihak pengundang saat itu malah tidak hadir.

Pihak DJKN, diwakili Humas mengatakan, kurator adalah pihak penjual/penyelenggara. Jadi bukan ranah kami untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Pihak DJKN hanya menjawab proses lelang sudah sesuai prosedur dan diumumkan secara online.

“Sebagai Humas, saya akan sampaikan segala keluhan tersebut kepada pihak yang lebih tinggi,” terang Rudi.

Terkait dengan tuntutan agar lelang di ulang atau lelang ini dibatalkan.Rudi menjawab diplomatis,
“Nanti kami sampaikan ke pihak kurator, karena itu bukan ranah kami,” kelitnya.

Didik sendiri menanggapi, pihaknya harus dipertemukan dengan pihak panita agar transparan.

“Kami akan datang dengan massa yang lebih besar, seluruh massa dari Jawa timur akan kami datangkan,” tegas Didik.

“Tolong jembatani kami ketemu pihak kurator dan KPKNL,” imbuhnya.
Lucunya dalam daftar hadir yang dipegang panitia, salah satu peserta lelang yakni H Ali tidak ada.Sedangkan dirinya hadir pada saat itu dan mengisi daftar hadir.(Choy)

RELATED ARTICLES

Masyarakat Keluhkan Proyek Drainase Pekerjaan PPK 2.4 Padat Karya Tunai (PKT) Tepat di STA 197, Diduga Tidak Sesuai Bestek dan Spesifikasi Pembangunan

Kabarmetro.id, LAMPUNG BARAT - Proyek pekerjaan drainase PPK 2.4 Padat Karya Tunai (PKT) di jalan lintas liwa tepat di STA 197 Desa Padang Tambak...

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kabupaten Hadiri Deklarasi Paguyuban PKL Pasar Cikarang dan Santunan Anak Yatim

Kabarmetro.id, KABUPATEN BEKASI - Bertempat di halaman Pasar Cikarang pada Kamis (27/1/22) sekitar jam 09:00 WIB diadakan Deklarasi Paguyuban PKL Pasar Cikarang. Acara...

Bus Angkutan Karyawan PT KTI Alami Laka Lantas, Pihak Keluarga Korban Tuntut Vendor Bertanggung Jawab! Ini Yang Dibahas Dalam RDP

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO - Bus angkutan karyawan PT KTI (Kutai Timber Indonesia) Kota Probolinggo yang beroperasi antar jemput karyawan KTI dikeluhkan pengguna jalan, pasalnya...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Denada Merasa Lebih Sehat, Karena Zumba?

Kabarmetro.id - Penyanyi Denada sudah cukup lama belajar Zumba. Dia sampai sekarang masih aktif menekuninya karena merasakan sejumlah manfaat baik untuk kesehatan fisik ataupun...

Genting! Panglima TNI Jenderal Andika Terbang ke Papua

Kabarmetro.id, JAKARTA - Tiga prajurit TNI gugur setelah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyerang Pos Koramil Gome di Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (27/1/22). Anggota Komisi I...

Tantangan Kedepan! Revolusi Industri 4.0 dan Revolusi 5.0, Polri Bidik Berbasis TI Rekrut 1.291 Bintara

Kabarmetro.id, JAKARTA – Polri telah merekrut sebanyak 1.291 orang Bintara Kompetensi Khusus Teknologi Informasi. Hal ini dilakukan, untuk mengadapi tantangan era Revolusi industri 4.0...

Anjlok Harga Cabe! Petani: Aaahh Sudah Biasa

Kabarmetro.id, BERASTAGI - Para petani di dataran tinggi Kabupaten Karo mengeluhkan anjloknya harga jual cabe lokal yang hanya senilai Rp12.000 sampai dengan Rp15.000/kg di...

Recent Comments