Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO – Menjelang perayaan Tahun Baru 2022, harga jual ikan laut di Pasar PPP Mayangan mengalami kenaikan mulai 20% hingga 30%.
Pedagang ikan di Pasar Ikan PPP Mayangan, mengatakan, permintaan akan ikan laut meningkat selama sebulan menjelang akhir tahun 2021. Namun, sayangnya, hasil tangkapan ikan nelayan sedikit menurun disebabkan perubahan cuaca dan gelombang tinggi.

“Pembeli memang banyak, tangkapan nelayan sedikit, jadi harganya melonjak tinggi. Yang tadinya beli ke nelayan Rp16 ribu, Rp17 ribu, sekarang jadi Rp24 ribu, tapi harga jual naik dikit aja.”

Ikan tongkol tadinya beli ke nelayan Rp 12 ribu sekilo, sekarang jadi Rp 25 ribu. Kita jual Rp 30 ribu, tapi kalau sepi pembeli ya jual modal Rp25 ribu,” ujarnya. Rabu (29/12).

Dia mengaku kenaikan harga beli ikan ke nelayan ini menyebabkan penghasilannya turun drastis. Jika sebelumnya, dalam satu bulan dia mendapat penghasilan Rp 4 juta sampai Rp5 juta, sekarang turun hanya sekitar Rp2,5 juta.

Hal yang sama disampaian Nuraini, pedagang ikan lainnya. Menurut dia, harga cumi-cumi yang biasanya Rp45 ribu naik hingga Rp55 ribu. Sehingga, dia terpaksa menjual cumi antara Rp 60 ribu sampai Rp65 ribu.

“Rata-rata kenaikan itu lima hingga sepuluh ribu untuk semua jenis ikan,” katanya.

Sementara, buruh nelayan kapal besar, Malik mengatakan cuaca buruk dan gelombang tinggi di laut sering datang secara dadakan. Kondisi ini menyebabkan nelayan kesulitan mencari ikan.

“Cuaca lagi kurang baik, di laut sering dadakan, pengaruh juga, yang tadinya kita nyari, kaarena gelobang gede, ngak jadi. Kalau ikan mah nggak ngaruh sama angin atau gelombang, walau gelombang tinggi, tetap ada ikan,” tuturnya.

Walaupun, dalam kondisi mendesak karena kebutuhan nafkah keluarga,Ia mengaku tetap nekad mencari ikan walau ada peringatan dini dari BMK Panjang akan adanya gelombang tinggi.

“Kalau mikiran gelombang gede, nggak nyari ikan terus, mau makan apa kita. Kita ini udah jadi nelayan puluhan tahun, jadi, ya ibaratnya gelombang itu bantalnya kita,” ujarnya sambil tertawa.

Dia mengaku, selama dua bulan belakangan ini, hasil tangkapan ikan menurun. Istilah para nelayan paceklik ikan. Tak jarang, Malik bersama belasan nelayan lain yang menjadi pekerja di kapal penangkapan ikan harus berada di laut sampai sepuluh hari. Itupun, hasil tangkapan menurun drastis dibandingkan sebelumnya.

“Sekarang banyak tekornya, tapi ya namanya nelayan gimana lagi ya. Biasanya dapat 6 ton, sekarang paling 3 ton,” pungkasnya. (Choy)

RELATED ARTICLES

Wagub Audy: Sumbar Targetkan Produksi Padi 1.5 Juta Ton di Tahun 2022 

Kabarmetro.id, SUMATERA BARAT - Sebagai salah satu dari 17 provinsi penyangga padi nasional, memegang amanah dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Mendukung program ini, Sumbar...

Minyak Goreng di Sejumlah Retail Modern Ludes! Pasar Tradisional Belum Berlakukan Harga Subsidi

  Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO - Minyak goreng kemasan subsidi pemerintah yang berlaku mulai kemarin telah sold out alias ludes di beberapa toko retail modern yang...

Wagub Audy Joinaldy Gandeng Cimory Berinvestasi di Sumbar

Kabarmetro.id, SUMBAR - Mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat, Wakil Gubernur, Audy Joinaldy mulai melakukan lobby-lobby agar dapat menarik minat berinvestasi di Ranah Minang....

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Gelar Komsos Ajak Warga Tertib Prokes

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Koramil 0820/19 Gending dimasa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level I melaksanakan komunikasi sosial (komsos) di Desa Pajurangan Kecamatan Gending Kabupaten...

Bagikan Nasi Bungkus Serta Ajak Masyarakat Tertib Lalu Lintas dan Prokes, Ini Program Jumat Berkah

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO - Satlantas Polres Probolinggo Kota kembali membagikan ratusan bungkus nasi kepada masyarakat di sekitaran wilayah Kota Probolinggo. Kegiatan rutin yang dilakukan setiap...

Wagub Audy: Sumbar Targetkan Produksi Padi 1.5 Juta Ton di Tahun 2022 

Kabarmetro.id, SUMATERA BARAT - Sebagai salah satu dari 17 provinsi penyangga padi nasional, memegang amanah dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Mendukung program ini, Sumbar...

Bupati Suhatri Bur, Hadiri Tasyakuran Hari Jadi Baznas ke 21, Ini Harapannya

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - Dalam rangka perayaan hari jadi Baznas ke 21 yang bertepatan pada 17 Januari lalu, Baznas Padang Pariaman menggelar tasyakuran sekaligus...

Recent Comments