BerandaNewsGSRA Akses Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Oro-Oro Ombo Bagi...

GSRA Akses Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Oro-Oro Ombo Bagi UMKM

Kabarmetro.id, LUMAJANG – GSRA (Gerakan Sinergi Reforma Agraria) ini bertujuan seluruh stakeholder melalui forkopimda dan instansi terkait bersama peserta calon penerima performa agraria sepakat dan bersinergi untuk mengurangi ketimpangan pemilikan tanah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gerakan ini di laksanakan di seluruh Indonesia, untuk kabupaten Lumajang kegiatan ini berlangsung pada hari Senin(22/4/24) di pusat kan di Desa Oro-Oro Ombo kecamatan Pronojiwo kabupaten Lumajang, Jumat (26/4/24).

Terkait dengan layanan unggulan melalui UMKM koperasi dan semacam itu sama-sama berkomitmen untuk bersinergi mewujudkan GSRA.

Kepala kantor ATR/BPN saat ditemui di kantor nya H.M Rocky Soenoko, S.H.,MSI menyampaikan, “GSRA ini untuk mengurangi ketimpangan kepemilikan tanah, semua itu dapat dicapai melalui redistribusi tanah objeknya adalah tanah sengketa konflik tanah yang tidak kunjung selesai atau hgu yang sudah berakhir dan pelepasan dari kawasan hutan itu diberikan pada masyarakat petani salak,di desa Oro-Oro Ombo,”terangnya.

Saat dikonfirmasi melalui telepon Suwarno kepala desa Oro-Oro ombo menyampaikan” Kepala BPN merangkul desa Oro-Oro Ombo memberikan program redistribusi tanah, dengan harapan bisa bersinergi sehingga bisa meningkatkan nilai ekonomi dengan cara mengembangkan UMKM,” tuturnya.

Masih menurut Suwarno “para petani salak banyak membuat hasil produk dari buah salak agar buah salak hasil panen lebih awet dan memiliki nilai jual yang tinggi,banyak hasil olahan dari salak seperti yang sudah banyak diketahui selain keripik salak dodol selai namun ada satu yang sangat istimewa yaitu gudeg salak produk desa Oro-Oro Ombo dirinya nanti juga akan membuat program manten salak,” pungkasnya. (Dsr)