Beranda Sample Page

Sample Page Title

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN – Padang Pariaman sekarang ini berada di PPKM level II, beberapa hari ini kita mencatatkan nol kasus Covid-19 dan presentase vaksinasi kita masih berada pada posisi 12 persen. Oleh karenanya perlu kita meningkatkan dan genjot kegiatan pelaksanaan vaksinasi terutama pada tingkatan terendah yaitu pada keluarga-keluarga.

Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Rudy Repenaldu Rilis, S.STP., M.M saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan dan Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman. Rabu (6/10).

Mewakili Bupati Padang Pariaman dalam sambutannya Sekda mengatakan sesuai dengan surat Nomor 443/961/Dinkes/IX/2021 Tentang Surat Edaran Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 yang telah dikeluarkan tanggal 5 Oktober 2021, semua ASN termasuk swakelola dari Organisasi Perangkat Daerah hingga tingkat nagari di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman,

Ditegaskan Semuanya harus divaksin tanpa kecuali sesuai dengan aturan yang ada. Tidak ada toleransi-toleransi lagi dengan tujuan agar bisa meningkatkan pencapaian target vaksinasi, terkait hal itu seluruh pencairan honorarium harus ada bukti bahwa yang bersangkutan telah di vaksin, tegas Sekda.

Dalam rangka pencapaian dan percepatan vaksinasi di Kabupaten Padang Pariaman untuk itu makanya sangat diperlukan peran camat dan seluruh elemen masyarakat untuk melakukan kegiatan sosialisasi tentang vaksinasi tersebut, Kalau perlu disetiap kecamatan harus ada terus kegiatan vaksinasi yang di dukung oleh forkopimca dan kepala puskesmas setempat dan juga giat meningkatkan sosialisasi vaksinasi kepada seluruh warga serta keluarga, disebutkan Vaksin itu tidak haram, vaksin itu adalah ibadah guna untuk menyelamatkan diri sendiri dan orang lai dari penyebaran virus Covid-19, ujar sekda.

Ia juga mengingatkan tingkatkan sosialisasi ke masyarakat serta perlunya cara untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan membuat inovasi-inovasi untuk meningkatkan pencapaian vaksinasi. Mari kita bersama-sama untuk bisa meningkatkan vaksinasi di wilayah kabupaten Padang Pariaman.

Dijelaskannya sesuai dengan pembicaraan bersama dr.Andani bahwa masih banyak masyarakat Padang Pariaman terpengaruh dan mempercayai berita-berita Hoak tentang pelaksanaan vaksinasi di lapangan.

Ia menambahkan dirinya juga mengajak masyarakat, Mari kita gandeng seluruh elemen masyarakat untuk tenaga pendidikan, dan juga sesuai dengan surat edaran Gubernur kita, beliau akan menindaklanjuti dengan secepatnya. Kalau ada yang melakukan pelanggaran-pelanggaran kita akan berikan sanksi administrasi sesuai undang-undang dan aturan yang berlaku. Ada Peraturan Pemerintah dan Pepres yang melindungi kita dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi ini, tambah Sekda.

Selanjutnya Sekda menyampaikan Kedepannya kita akan melaksanakan vaksinasi perwilayah atau perkecamatan supaya kita dapat melakukan evaluasinya. Laporan pencapaian vaksinasi perkecamatan ini nantinya yang menjadi bahan evaluasi bersama. Oleh karena itu Sekda mengharapkan dukungan dan suport dari bapak dan ibu-ibu yang di garda terdepan, yang mengeluarkan stegman.

“Kita laksanakan Gebyar Vaksin di seluruh Kecamatan Secara Serentak. Kegiatan ini akan dilaksanakan Setiap Minggu. Ini juga akan kita berikan door price untuk memancing masyarakat agar mau di vaksin. Rencanya juga akan diberikan Tabanas pelajar, dalam bentuk barang kita berikan hadiah nanti kedepannya ini akan kita lakukan.
Saat ini kita diskusi untuk membentuk rencana strategis bagaimana masyarakat mau di vaskin, diminta seluruh elemen harus terlibat untuk mengebyarkan dan mengkampanyekan baik itu di media sosial. Sebelum pelaksanaan gebyar ini kita harus sosialisasikan dulu pada masyarakat.”tuturnya

Senada dengan itu, Kabag Bin Op Ditlantas Polda Sumbar dalam arahannya mengatakan capaian vaksinasi di Kabupaten Padang Pariaman masih 12,15 persen, Pemerintah harus mendukung tetapi dengan fungsi yang berbeda. Polda diberikan target pelaksanaan vaksinasi. Kemudian polres dan polsek bahkan satuan fungsi-fungsi yang ada juga harus melaksanakan vaksinasi.

“Target kita yakni harus menurunkan level. Level 3 ke level 2 dan level 2 ke level 1. Masyarakat yang divaksin cukup banyak tentu untuk mencapainya perlu strategi-strategi yang bisa kita laksanakan untuk menpercepat vaksinasi tersebut yaitu harus melkasanakan vaksinasi. ASN-ASN juga harus di tingkatkan vaksinasinya. Masyarakat Organisir, pemahaman, pendidikan dan wawasan bisa cepat kita berikan pemahaman. Kebijakan yang luar biasa yang dilakukan Pemerintah Daerah bahwa setiap ASN baik yang honorer juga wajib diberikan vaksinasi. Kebijakan ini juga sudah ada dari Gubernur, sehingga kepala cabang sudah memberikan . Kendala kita Hoak yang luar biasa,”ungkapnya.

Ia juga menambahkan pada tingkat provinsi masih susahnya izin dari orang tua untuk anaknya diberikan vaksin, Kalau masyarakat sudah terorganisir maka masyarakat yang lainnya bisa ikut. Jajaran polda sumbar sampai tingkat polsek wajib melaksanakan kegaiatan vaksinasi.

Lebih lanjut ia menjelaskan Persoalan masalah Hoak, ini adalah sudah masalah fenomena. Ini perlu kita bersama-sama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Dari pihak sekolah, hendaknya ditetunkan watu akan melaksanakan kegiatan vaksinasi ini. Kalau bisa serentak di sekolah-sekolah. 1064 siswa yang belum di vaksinasi ini perlu di inventarisisr berapa siswa yang belum di vaksin lagi dan ini bisa kita garap untuk kita capai target dan melaksanakan vaksinasi.

Sementara itu laporan dari beberapa Kapolsek di Kabupaten Padang Pariaman perlunya keterlibatan seluruh pihak dalam menggebyarkan vaksinasi ini juga perunya keterlibatan ulama di nagari tersebut juga kerjasama antar pihak dengan saling bersinergi antara Pemerintah Daerah dengan satuan TNI/Polri terutama dalam mengajak sasaran vaksin. (Rd)

RELATED ARTICLES

Bupati Suhatri Bur, Hadiri Tasyakuran Hari Jadi Baznas ke 21, Ini Harapannya

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - Dalam rangka perayaan hari jadi Baznas ke 21 yang bertepatan pada 17 Januari lalu, Baznas Padang Pariaman menggelar tasyakuran sekaligus...

Selain Memberikan Bantuan HFNC Vent-I Kepada Pemkab Lumajang, Institut Tehnologi Bandung Mengirim Mahasiswa untuk Membantu Kegiatan di Relokasi Pengungsian

Kabarmetro.id, LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab.) Lumajang mendapat bantuan alat kesehatan berupa High Flow Nasal Cannula (HFNC) Vent-I sebanyak satu (1) unit. Bantuan tersebut...

Gubernur Riau Syamsuar: Pemahaman Anti Narkoba Harus Dilakukan Mulai dari Siswa SD

Kabarmetro.id, KOTA PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau saat ini sudah siap untuk memberi pemahaman dan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Gelar Komsos Ajak Warga Tertib Prokes

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Koramil 0820/19 Gending dimasa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level I melaksanakan komunikasi sosial (komsos) di Desa Pajurangan Kecamatan Gending Kabupaten...

Bagikan Nasi Bungkus Serta Ajak Masyarakat Tertib Lalu Lintas dan Prokes, Ini Program Jumat Berkah

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO - Satlantas Polres Probolinggo Kota kembali membagikan ratusan bungkus nasi kepada masyarakat di sekitaran wilayah Kota Probolinggo. Kegiatan rutin yang dilakukan setiap...

Wagub Audy: Sumbar Targetkan Produksi Padi 1.5 Juta Ton di Tahun 2022 

Kabarmetro.id, SUMATERA BARAT - Sebagai salah satu dari 17 provinsi penyangga padi nasional, memegang amanah dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Mendukung program ini, Sumbar...

Bupati Suhatri Bur, Hadiri Tasyakuran Hari Jadi Baznas ke 21, Ini Harapannya

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - Dalam rangka perayaan hari jadi Baznas ke 21 yang bertepatan pada 17 Januari lalu, Baznas Padang Pariaman menggelar tasyakuran sekaligus...

Recent Comments