- Advertisement -spot_img

CATEGORY

Opini

Riau Dalam HPN yang Terbelah

Catatan : H Dheni Kurnia Pekanbaru || Saya dua periode menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau. Empat tahun di priode Margiono dan lima tahun...

Hari Pers Nasional: Kata “Cantik” untuk Ratna Sari Dewi

Catatan : M. Nasir, Wartawan Harian Kompas 1989- 2018, kini Pengurus Harian PWI Pusat Jakarta || Jangan menggunakan kata sifat “cantik” kalau kita tidak bisa...

Soal Gugatan Sengketa Pembekuan PWI Jaya Oleh PWI Pusat

Jakarta || Sidang sengketa pembekuan kepengurusan PWI Jaya oleh PWI Pusat di Pengadilan Jakarta Pusat memasuki babak baru. Eksepsi atau keberatan yang dilayangkan pihak...

Kepercayaan Kepada Hendry Ch Bangun Makin Nyata

Jakarta || Jika ada yang menilai pelaksanaan perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kalimatan Selatan (Kalsel) biasa-biasanya saja, bisa jadi hati dan jiwanya...

Usia Boleh Tua Semangat Anak Muda, Setelah HPN Ambruk… 

  Catatan : Tundra Meliala / Ketua Bidang Kerjasama Dan Kemitraan PWI Pusat Jakarta || Usia boleh tua tapi semangat tetap muda. Itu yang kami alami...

HPN 2025 Kalsel : Buku, Puisi dan Ziarah Para Wali

Catatan : Hery Farmansyah (Wakil Direktur Anugerah PWI Pusat) Jambi || Bersyukur dan berterima kasih. Hanya dua kata tersebut rasanya yang layak diungkapkan atas kesuksesan...

HPN Sebuah Pesta Kebudayaan

Oleh : M. Sarwani Sekretaris Panitia HPN 2025 Banjarmasin/Wakil Bendahara Umum PWI Pusat Jakarta || Aku terjaga dari tidur mendengar telepon dan pesan dari aplikasi WhatsApp...

Bumi Lambung Mangkurat Dalam Genggaman

Catatan : A.R. Loebis Jakarta || Kalimantan Selatan yang dijuluki Bumi Lambung Mangkurat berada dalam genggaman? Luar biasa majas metafora ini, tapi ini sebenarnya, bukan kiasan,...

HPN Kalsel 2025: Zainal Helmie Pandai Mengelola Kompleksitas

Catatan : M. Nasir, Wartawan Harian Kompas 1989 - 2018 Jakarta || Ada sejumlah tokoh kunci di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang turut mengantar kesuksesan Hari...

HPN 2025 Kalsel Sukses, Yel Yel HCB Pun Menggema

Catatan : Djunaedi Tjuti Agus Jakarta ||  Mendidih, menggelegar, berteriak marah Jari-jaripun dikepalkan, keras membatu Siap menghatam, meluluhlantakkan Tidak boleh ada yang membantah Meski untuk menuntut, memperjuangkan hak Sayalah sang...

Latest news

- Advertisement -spot_img