BerandaEkbisBUMDes Desa Selokbesuki Dapatkan Pendampingan Serius, Pelatihan Budidaya Lele dan Aquaponik Dorong...

BUMDes Desa Selokbesuki Dapatkan Pendampingan Serius, Pelatihan Budidaya Lele dan Aquaponik Dorong Ekonomi Desa  

LUMAJANG || Sebagai upaya penguatan ekonomi desa dan pengembangan potensi usaha lokal, BUMDes Desa Selokbesuki menggelar pelatihan serta diskusi panel bersama Dinas Perikanan Kabupaten Lumajang dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lumajang.

Acara yang berlangsung hari ini di Selokbesuki Sport Center (SRC) menghadirkan materi komprehensif tentang budidaya lele dan sistem aquaponik berbasis kelayakan usaha, Rabu (31/12/2025).

Kepala Desa Selokbesuki Muhammad Nasih memberikan sambutan baik atas adanya kegiatan pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan ini sangat tepat untuk menggerakkan semangat masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif lokal dan menjadi langkah awal penting untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari dinas terkait, dan berharap pelatihan ini dapat menghasilkan wirausahawan muda yang mampu mengelola usaha budidaya dengan baik,” ucapnya.

Ketua BUMDes Selokbesuki Fatih Aisiyah, S.Sos juga menyampaikan harapannya terhadap kegiatan ini. “Kami berharap kegiatan ini sukses dan dapat berjalan sesuai harapan, sehingga mampu membawa manfaat nyata bagi BUMDes dan seluruh masyarakat desa,” katanya. Ia menambahkan bahwa pihak BUMDes siap untuk mengawal setiap tahapan pengembangan usaha budidaya lele dan aquaponik.

Dalam kegiatan ini, peserta yang terdiri dari pengelola BUMDes, petugas desa, serta masyarakat yang berminat mengembangkan usaha perikanan mendapatkan pemahaman mendalam tentang analisis kelayakan usaha, identifikasi peluang pasar, tata kelola sumber daya manusia yang efektif, serta praktik budidaya langsung di lapangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Lumajang Bayu Ruswantoro, S.STI menekankan pentingnya aspek tata kelola dalam pengelolaan usaha BUMDes.

Ia juga mengungkapkan bahwa program ini mendapatkan dukungan anggaran dari pemerintah sebesar Rp70 juta. “Usaha ini harus dijalankan dengan prinsip transparan dan akuntabel, serta segera didaftarkan sesuai peraturan yang berlaku agar tidak menyalahi aturan. Anggaran sebesar Rp70 juta dari pemerintah akan digunakan untuk pendampingan, pembelian peralatan, serta pembangunan infrastruktur awal budidaya,” jelasnya.

Menurutnya, langkah ini penting untuk menjamin keberlanjutan usaha dan melindungi kepentingan masyarakat desa serta pemerintah daerah.

Pengelola BUMDes Desa Selokbesuki menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan dan berkomitmen untuk menerapkan ilmu yang didapatkan, serta menjalankan usaha budidaya lele dan aquaponik dengan sesuai prinsip yang ditetapkan bagi kesejahteraan masyarakat desa.(dsr)

latest articles

explore more

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini