Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol M. Sabilul Alif di dampingi Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Didik Hariyanto.

Dalam arahannya Wakapolda Banten Brigjen Pol. M. Sabilul Alif mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk melatih berbicara di masyarakat khalayak dan di media sosial. “Kegiatan ini bertujuan untuk melatih tata bahasa di masyarakat khalayak serta di media sosial,” ujar Sabilul.

Sabilul menambahkan di jaman yang semakin moderen ini perlu adanya peningkatan kompetensi di bidang kehumasan terutama Publik Speaking. “Perlunya membangun kompetensi di bidang kehumasan seperti membangun kemampuan dalam Publik Speaking, mengcounter berita dengan mengetahui strategi media dalam kasus tertentu, literasi digital yang edukatif, informatif yang dapat menarik simpati masyarakat dan menciptakan kreativitas yang dituangkan kedalam reels, infografis, fotografis yang kemudian diviralisasikan melalui semua platform media sosial,” tambah Sabilul.

Selanjutnya Sabilul juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para narasumber dan panitia pelaksana sehingga kegiatan tersebut terselenggara dengan baik. “Saya sampaikan penghargaan dan apresiasi serta ucapan terimakasih kepada para panitia yang sudah menyiapkan kegiatan dengan sangat baik dan seluruh peserta yang telah hadir untuk mengikuti pelatihan peningkatan kemampuan Publik Speaking ini,” ujar Sabilul.

Kegiatan tersebut diisi oleh para narasumber dari Erwin Saputra, S.H. Produser in charge Indosiar Agung Suprinato, S.T. Koordinator Peliputan SCTV Nuke Azwita Presenter Nusantara TV Adi Prastowo Mantan Korkam RCTI (Smartphone Videography).

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto mengungkapkan maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel Polda Banten dalam Publik Speaking, dengan harapan meningkatnya kompetensi penulisan literasi digital maupun dalam masyarakat khalayak serta dalam pemberitaan yang edukatif, informatif dan dapat menarik simpati masyarakat,” ujarnya. (Adit)

Terakhir Didik berpesan agar para peserta pelatihan mengikuti kegiatan tersebut dengan serius sehingga dapat mengimplementasikan hasil pelatihan di lapangan. “Saya berpesan kepada seluruh peserta pelatihan untuk mengikuti pelatihan ini dengan serius sehingga dapat mengimplementasikannya di lapangan,” tutup Didik.