LUMAJANG || Musyawarah Nasional (Munas) Pencak Organisasi (PO) Tahun 2026 yang berlangsung Sabtu (30/5/2026) di Aula BKPSDM Kabupaten Lumajang, resmi menetapkan Arif Wibowo kembali menduduki jabatan Ketua Umum untuk periode kepemimpinan 2026–2030. Keputusan ini diambil secara aklamasi dan mendapat dukungan penuh dari 48 utusan cabang yang hadir dari seluruh Indonesia.
Dalam forum tertinggi organisasi yang mengusung tema “Paradigma Baru Pencak Organisasi Menuju Perguruan Silat yang Berkualitas dan Berkemajuan untuk Meraih Prestasi Gemilang”, kepercayaan kembali diberikan kepada Arif Wibowo dinilai sebagai langkah tepat untuk meneruskan dan mempercepat program transformasi organisasi yang telah digagas sebelumnya.
Tokoh sekaligus Anggota DPRD Lumajang, H. Bukasan, S.Pd. yang juga menjadi saksi pelantikan, menyambut baik hasil keputusan ini. Ia menyebutkan, aspirasi mayoritas peserta memang sejak awal menghendaki Arif Wibowo memimpin kembali demi menjaga kesinambungan program.
“Seluruh utusan cabang sepakat dan berharap Pak Arif kembali memimpin. Ini bentuk kepercayaan besar agar program regenerasi, digitalisasi, dan penguatan organisasi yang sudah berjalan bisa diselesaikan dan mencapai hasil maksimal. Kehadiran utusan dari berbagai daerah, bahkan dari Nusa Tenggara Timur, membuktikan bahwa figur beliau mampu menyatukan kita semua,” ungkap Bukasan.
Di bawah kepemimpinan periode kedua ini, Arif Wibowo menegaskan komitmennya mewujudkan visi organisasi: menjadikan PO sebagai perguruan silat yang unggul di segala bidang—mulai prestasi olahraga, pembentukan karakter anggota, hingga pengabdian sosial kepada masyarakat.
Ia menekankan fokus utama ke depan adalah memperkuat regenerasi kader, menyempurnakan sistem administrasi digital, serta meningkatkan kualitas SDM agar organisasi makin profesional, mandiri, dan berdaya saing tinggi. Selain itu, nilai-nilai sejarah perjuangan dan perlawanan yang menjadi asal-usul berdirinya PO di Lumajang akan tetap dijaga dan diwariskan ke generasi mendatang.
“Kami bertekad membawa PO masuk ke era modern, maju dan berkembang mengikuti zaman, namun tidak akan pernah meninggalkan nilai luhur dan jati diri sebagai organisasi yang lahir dari semangat perjuangan bangsa. Target kita jelas: lebih banyak prestasi, organisasi yang makin kokoh, dan kehadiran yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tegas Arif Wibowo setelah dikukuhkan.
Munas 2026 ini ditutup dengan harapan besar bahwa kepengurusan baru mampu membawa Pencak Organisasi menjadi perguruan silat terdepan di Indonesia, sekaligus semakin mengukuhkan nama Lumajang sebagai daerah kelahiran dan pusat perkembangan organisasi bela diri ini.(dsr)





