Sidak Pasar Tradisional: Fokus pada Ketersediaan dan Stabilitas Harga Sembako, Ini Kata Wali Kota Aminuddin

Must read

KOTA PROBOLINGGO || Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Kronong dan Pasar Wonoasih

Inspeksi tersebut bertujuan untuk memantau ketersediaan pasokan sembako serta memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok. Kegiatan ini turut melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Probolinggo.

Lokasi pertama yang dipantau adalah Pasar Kronong Kecamatan Mayangan di mana Wali Kota Aminuddin mengecek harga berbagai bahan pokok.

Berdasarkan pengamatan, harga beras medium di pasar ini dibanderol Rp14.000 per kilogram, sedangkan beras premium Rp15.500 per kilogram. Selain itu, harga telur ayam mencapai Rp28.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan dipatok Rp17.000 per liter.

Sementara itu untuk sayuran seperti tomat dibandrol Rp 22.000 per kilonya,cabe rawit dibandrol Rp 70.000 perkilonya,cabe merah besar Rp 30.000 per kilonya,Untuk bawang merah dibandrol Rp 36/000 per kilo dan bawang putih Rp 27.000 per kilonya

Pedagang juga mengungkapkan beberapa keluhan, seperti harga kopi yang masih tinggi, namun gula dijual dengan harga yang relatif stabil. “Harga-harga di pasar ini umumnya masih dalam batas wajar dan sesuai dengan Harga Ecer Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah,” ujar Aminuddin, Selasa (15/7/2025) pagi.

Namun, kondisi pasar tradisional Pasar Kronong yang sepi pengunjung menjadi sorotan. Banyak pedagang mengeluhkan sepinya pembeli karena beberapa pedagang memilih untuk berjualan di luar pasar, tepatnya di sepanjang trotoar.

Salah satu pedagang, Mamik, menyampaikan bahwa meski harga ayam tetap pada angka Rp32.000, kondisi pasar yang sepi karena pedagang lebih memilih berjualan di luar menjadi masalah besar.

Tak hanya itu, masalah lainnya yang dihadapi Pasar Kronong adalah sulitnya akses masuk ke dalam pasar serta masalah kendaraan roda dua yang ikut terparkir., terutama di area los yang terletak di sisi selatan pasar.

Selanjutnya, Wali Kota Aminuddin juga melakukan sidak di Pasar Wonoasih Kecamatan Wonoasih . Di pasar ini, selain memantau harga sembako, Aminuddin mendengarkan berbagai keluhan pedagang terkait akses yang sulit dan sepinya pengunjung.

Untuk mengatasi masalah pedagang yang berjualan di luar, Pemkot Probolinggo berencana melakukan penertiban bersama instansi terkait, guna memastikan seluruh pedagang berjualan di dalam pasar sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masalah infrastruktur, akses pasar, dan keberlangsungan usaha pedagang dapat segera teratasi, serta stabilitas harga sembako tetap terjaga.

Wali Kota Aminuddin menegaskan, Pemkot Probolinggo akan terus melakukan pemantauan dan penataan pasar tradisional untuk meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli. Masyarakat juga diimbau untuk tetap berbelanja di pasar tradisional agar perekonomian lokal tetap berkembang.

Dengan demikian, inspeksi mendadak ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Probolinggo untuk menjaga stabilitas harga sembako dan memastikan kelancaran distribusi kebutuhan pokok di pasar tradisional.(Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article