Program Presiden Prabowo: Walimurid Sambut Gembira Adanya Sekolah Rakyat, Ini Tujuannya

Must read

KOTA PROBOLINGGO || Hari pertama Sekolah Rakyat (SR) disambut keceriaan siswa di Jawa Timur (Jatim) khususnya Kota Probolinggo. Mereka datang membawa perlengkapan yang diperlukan untuk tinggal di asrama. Sekolah Rakyat tersebut dibuka di 19 titik se-Jawa Timur.

Siswa kelas 1 SMP Sekolah Rakyat,Latifah mengaku sangat senang mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat ini. “Saya memiliki teman baru dan bisa bersekolah gratis. Kalau kangen orang tua kan bisa dikunjungi,” ucapnya senang.

Antusiasme menyambut hari pertama pengoperasian Sekolah Rakyat juga ditunjukkan wali murid bernama Yuyun dan banyak wali murid lain di sejumlah Kabupaten/Kota di Jatim.

Yuyunm rela untuk mengantar anaknya menempuh pendidilan di Sekolah Rakyat ini. Setiap hari Yuyun hanyalah seorang ibu rumah tangga, sementara suaminya hanyalah buruh tani yang penghasilannya tak menentu. Mengetahui program Sekolah Rakyat ini, kami sangat bersyukur dan menyambutnya dengan antusiasme tinggi.

“Senang karena sangat membantu, bahkan sebelum tahu adanya sekolah gratis ini, saya sempat berpikir takut tidak bisa membiayai sekolah untuk anak saya.Terima Kasih Pak Prabowo yang sudah memberikan pendidikan gratis kepada anak kami,” ungkapnya.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawasa terlihat bahagia melihat keceriaan dan kesiapan siswa serta orang tua mereka dalam mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat yang ada di Kota Probolinggo. Khofifah yakin Sekolah Rakyat yang merupakan implementasi gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam menjamin akses pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat ini berjalan efektif dalam memutus mata rantai kemiskinan.

“Pendidikan adalah jalan paling efektif dalam memutus rantai kemiskinan. Dengan asrama beserta walinya dan wali asuh, pembinaan karakter dan agama bisa lebih terarah,” kata Gubernur Khofifah, Senin (14/7/2025) siang. 6

Pada bagian lain, Khofifah membenarkan penerapan SR ini sangat tergantung pada kesiapan ruang dan sarana pendukung, salah satunya kesiapan asrama. “Masih ada yang perlu diperbaiki lagi untuk fasilitas ke depannya,” ujarnya.

Karena itu, pelaksanaan Sekolah Rakyat di Jatim dibagi dalam tiga kloter. Kloter 1A yang dimulai Senin hari ini menampung 1.183 siswa di seluruh Jawa Timur. “Ada tiga siswa yang izin belum hadir. Kloter 1B akan dimulai 19 Juli 2025 dan kloter 1C menyusul pada bulan September 2025 mendatang,” katanya,

Diketahui Sekolah Rakyat (SR) tersebut dibuka di 19 titik se-Jatim, diantaranya ; Kota Probolinggo, Kabupaten Jombang, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Mojokerto, Kota Malang dan beberapa Kabupaten/Kota di Jatim.

Salah satunya di Kota Malang yang Manfaatkan Gedung APDN Malang. Puluhan siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22 Kota Malang di hari pertama mereka, Senin, berkumpul di Gedung BPSDM Jatim Kampus di Jalan Kawi Kota Malang. Bangunan ini dulunya merupakan kampus Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Malang.

Wajah penuh senyum dan antusias terlihat jelas dari para orang tua yang mengantar anak-anak mereka dari berbagai penjuru Malang. Program populis dari Presiden Prabowo Subianto ini diharapkan mampu jadi jembatan menuju masa depan lebih cerah.

Selama menjalani pendidikan, siswa-siswi SR mendapatkan fasilitas sekolah, seragam, makan dan asrama, perlengkapan ibadah, perlengkapan sekolah, perlengkapan mandi, dan perlengkapan asrama.(Choy)

More articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Latest article