26.1 C
Jakarta
Sabtu, Desember 4, 2021

Sample Page Title

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO – Organisasi Massa yang mengatas namakan Ormas LMP (Laskar Merah Putih) Kota Probolinggo melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor DPRD Kota Probolinggo. Aksi ini dilakukan terkait dugaan persekongkolan pembangunan RS Baru yang ada di Jalan Prof Hamka Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo. Senin (22/11).

Koordinator Aksi, Sumedi dalam orasinya meminta agar pembangunan RS baru tersebut dihentikan atau dibatalkan karena diduga melakukan kesalahan dalam pelaksanaan dokel.

“ Meminta Wali Kota menunda pembangunan rumah sakit baru. Yakni, proyek pembangunan yang dianggarkan Rp 182,800 miliar. “Kami minta dibatalkan,” pinta Sumedi.

Sementara itu,Walikota Probolinggo,mengatakan, akan melanjutkannya. Karena pihaknya dalam hal ini Dinas PUPR secara formal telah mendapatkan jawaban tertulis dari perusahaan terkait dengan proyek tersebut.

“Kami sudah mendapat jawaban tertulis. Mereka mempersilakan. Kalau ada yang berselisih, itu hak masing-masing.”Itu apa kata Tim,biarkan Tim yang bekerja,soal dilanjutkan apa tidak itu nanti Tim yang akan menentukan,” tegas Walikota.

Proyek lanjutan pembangunan rumah sakit baru di Kota Probolinggo, benar-benar menarik perhatian. Bukan hanya legislatif. Para kontraktor pun berebut untuk menggarapnya. Maklum, anggarannya cukup besar. Mencapai Rp 182,8 miliar.

Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo menilai dokumen lelang proyek pembangunan RSUD Baru yang beralamat di Jalan Prof Hamka Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo dinilai banyak mengandung kesalahan.

Hal itu terungkap saat Komisi III DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Sehingga Komisi III merekomendasikan untuk mengkaji ulang proyek yang dianggarkan dengan memakan biaya Rp 182 miliar tersebut.

Rapat Dengar Pemndapat yang digelar waktu itu dengan menghadirkan Dinas PUPR, Bagian Pembangunan, Kelompok Kerja (Pokja) dan Inspektorat serta Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) Kota setempat sebagai pelapor.

Ketua komisi III Agus Riyanto menyatakan tidak bertanggungjawab kalau tender proyek pembangunan RSUD Baru diteruskan. Sebab akan berdampak hukum, karena dokumen lelangnya diduga salah atau keliru.

Komisi III menggelar RDP, setelah menerima laporan dari masyarakat atas kesalahan dokumen lelang. “LPK yang melapor ke kami, kalau dokumen lelangnya salah. Ya, kami gelar RDP,” katanya.

Agus menyebut dokumen lelang berisi tentang pekerjaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe B, Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Padahal yang akan dikerjakan proyek pembangunan RSUD Baru Kelas II B Kota Probolinggo, Jawa Timur.

“Kalau salah ketik, ya satu kali. Ini beberapa kali, bahkan sampai 20 kali.Tentunya pasti, copy paste lah. Ini kesalahan fatal,” jelas Agus.

Jika dokumennya salah, maka seluruh proses atau tahapan, ikut salah alias cacat hukum. Komisi yang dipimpinnya tidak bertanggungjawab, jika nantinya proyek pembangunan lanjutan RSUD Akfarizi, diteruskan.

“Itu rekomendasi kami. Teman teman komisi III sudah sepakat,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini belum mengetahui, apakah proyek senilai Rp 182 miliar tersebut akan dilanjutkan atau tidak. Komisi tidak mau tahu, apakah dilanjutkan atau dihentikan, dengan alasan tidak memiliki kewenangan dan kepentingan.“Kami hanya menyarankan dikaji ulang. Keputusannya terserah ekskutif,” terangnya.

Sementara Robit Riyanto anggota komisi III menyayangkan kesalahan yang terjadi. Padahal sebelum tender digelar, dokumen lelang diteliti dan dikoreksi. Poniman mendengar dokumen lelang diperiksa beberapa kali oleh Pokja. Namun, pokja tidak menemukan kesalahan di dalam dokumen lelang.

Karenanya Ia menyebut, pokja kurang teliti. Politikus dari PPP ini tidak menjelaskan apakah tender proyek diteruskan atau dihentikan.Ia hanya memberi contoh saat dirinya ikut tender saat menjadi kontraktor.

“Dokumen penawaran saya salah menyebut lokus atau alamat. Tawaran saya digugurkan. Apalagi ini kesalahannya fatal,” tandasnya.

Lantaran dokumen lelangnya salah, Robit menyatakan apa yang dihasilkan dari proses lelang atau tender, juga salah alias tidak benar.

“Ini kan pekerjaan proyeknya ada di Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Yang membiayai proyek itu pemerintah Kota Probolinggo. Wah, ini sudah tidak benar,” katanya heran.

Sekedar informasi, bahwa tahapan tender proyek lanjutan tahap II pembangunan RSUD Baru Type B yang beralamat di Jalan Prof Hamka Kecamatan Kademangan tersebut dianggarkan sekitar Rp 182 miliar sudah sampai pada proses atau tahapan sanggah.

Selain Ketua Ormas LMP Kota Probolinggo dalam beraudiensi hadir pula ketua Komisi III, Agus Riyanto bersama Anggota Robit Riyanto, Ketua DPRD Kota Probolinggo, Abdul Mujib, Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin,Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sabani.(Choy)

- Advertisement -

Latest news

Unit III Tipidkor Polres Lampura Menangkan Gugatan Prapid dari Kuasa Hukum Kades

Kabarmetro.id, LAMPUNG UTARA - Tim Bidang Hukum Polda Lampung melalui Subbid Bankum bersama Seksi Hukum Sub Bankum Polres Lampung Utara selaku kuasa...
- Advertisement -

Koramil 412-01dan Polsek Saksikan Pemusnahan Sisa Surat Suara Pilkati Kecamatan TBT

Kabarmetro.id, LAMPUNG UTARA - Komandan Koramil (Danramil 412-01) TBT Kapten Inf Jauhari yang diwakili oleh Serma Hermanto menghadiri dan saksikan pemusnahan sisa...

Bupati Suhatri Bur Terima Bantuan RUTILAHU dari Kemensos RI, Diserahkan Oleh Anggota DPR RI H.Jhon Kenedy Azis, SH.,MH.

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - Bertempat di Hall IKK (Ibu Kota Kabupaten) pada Jum'at (3/11), Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE. MM, menerima...

Aura Kasih Kasin Sinyal, Cari Jodoh?

Kabarmetro.id - Aura Kasih tak mau sendiri. Dia menantikan kehadiran jodoh menjelang pergantian tahun 2022 mendatang. Melalui Instagram, Aura mengaku ingin segera...

Related news

Ketua DPD Partai Golkar Asmadi, Sip Dampingi H.Jhon Kenedy Azis, SH., MH Serahkan Bantuan Rutilahu Untuk 41 Warga Padang Pariaman

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - Sebanyak 41 rumah masyarakat tidak layak huni (Rutilahu)di kabupaten Padang pariaman menerima bantuan dana Pokir dari anggota DPR...

Polsek Lambu Kibang dan Koramil 412-01 TBT Jaga Monitoring Pelipatan Surat Suara Pilkati/Desa

Kabarmetro.id, TULANGBAWANG BARAT- Jajaran Personel Kepolsian Sektor (Polsek) Lambu Kibang bersama Jajaran Komando Rayon Militer (Koramil 412-01) TBT melaksanakan Monitoring dan Penjagaan...

Polsek Abung Tengah Ikuti Gelar Apel Siaga Penyelenggaraan Pilkades

Kabarmetro.id, LAMPUNG UTARA - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Abung tengah, yang dihadiri oleh Kanit Pembinaan Masyarakat (Binmas) Aipda Lukman, SH mengikuti Apel...

Tak Penuhi Kuorum Raperda APBD 2022, Tetap Disahkan! Begini Kata Fraksi NasDem

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO - Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Kota Probolinggo tahun 2022, tetap disahkan eksekutif dan legislative.Meskipun rapat paripurna tidak...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here