26.1 C
Jakarta
Minggu, September 19, 2021

Presiden Jokowi Teken Perpres Dana Abadi Pesantren, Gus Jazil Sebut Kado Istimewa Jelang Hari Santri

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Perpres Nomor 82 Tahun 2021 yang mengatur tentang dana abadi pesantren tersebut diteken pada 2 September 2021.

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengapresiasi langkah Jokowi yang akhirnya meneken Perpres tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren sebagai aturan turunan dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 Tentang Pesantren yang disahkan oleh DPR sejak 15 Oktober 2019 lalu.

”Alhamdulillah, Presiden Jokowi akhirnya menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Ini yang kita tunggu-tunggu selama ini. Perpres ini menjadi kado indah bagi santri dan kalangan pesantren yang akan memperingati Hari Santri pada 22 Oktober mendatang,” ujar Gus Jazil-sapaan akrab Jazilul Fawaid, Selasa (14/9).

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa ditandatanganinya Perpres tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemerintah dalam memajukan sekaligus perlakuan yang adil terhadap pesantren. ”Dulu Pak Jokowi melalui usulan dari berbagai kalangan pesantren dan dikawal oleh PKB, menetapkan Hari Santri Nasional pada 2015. Kemudian lahir Undang-Undang Pesantren pada 2019, dan kini diteken Perpres tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Ini harus kita apresiasi, dan PKB akan terus mengawalnya,” ujar Gus Jazil.

Menurutnya, memang sudah seharusnya bangsa ini memberikan perhatiannya kepada pesantren. Sebab, pesantren memiliki kiprah atau peran yang sangat besar bagi bangs aini, bahkan jauh sejak Republik ini berdiri.

”Lahirnya Indonesia juga tidak lepas dari peran pesantren, para santri, para kiai. Dan pesantren pula yang selama ini menjadi kekuatan dalam melahirkan kader-kader bangsa yang berakhlaqul karimah. Tidak akan berdiri bangs aini tanpa adanya peran dari kalangan pesantren,” urainya.

Dikatakan Gus Jazil, cukup lama kalangan pesantren kurang mendapatkan perhatian yang setara. Termasuk dalam hal pendanaan yang selama ini dilakukan secara mandiri. Padahal, pesantren memiliki andil yang luar biasa dalam kemajuan bangsa.

Bahkan, kata Gus Jazil, di era pandemi saat ini, sistem belajar ala pesantren yang masih bisa berjalan dengan baik. ”Ketika yang lainnya harus belajar virtual, di pesantren umumnya masih tetap belajar tatap muka karena memang sistem di pesantren adalah isolasi. Berkumpul tapi isolasi. Jadi orang luar tidak bebas masuk. Alhamdulillah, selama ini secara umum sistem belajar di pesantren masih berlangsung lancar dan aman,” urainya.

Dalam Perpres tersebut, disebutkan pada Pasal 3 bahwa pendanaan penyelenggaraan pesantren dikelola untuk pengembangan fungsi pesantren meliputi fungsi pendidikan, fungsi dakwah, dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

Sumber pendanaan penyelenggaraan pesantren sebagaimana diatur pada pasal 4 bahwa pendanaan penyelenggaraan pesantren bersumber dari masyarakat, pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Dana Abadi Pesantren. Sementara pada Pasal 5 disebutkan bahwa pendanaan penyelenggaraan pesantren dapat berupa uang, barang, dan atau jasa. (Red/KM)

- Advertisement -

Latest news

Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir Sandang Gelar Adat Datuak Rajo Nan Sati Dikukuhkan Oleh LKAAM

Kabarmetro.id, PADANG - Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir resmi menyandang gelar Datuak Rajo Nan Sati. Gelar adat ini diberikan dari kaum...
- Advertisement -

Duel Anthony Joshua Lawan Tyson Fury Akan Terwujud?

Kabarmetro.id - Juara dunia kelas berat, Anthony Joshua bertekad untuk melakukan segala daya untuk bertemu Tyson Fury di atas ring. Joshua sebenarnya...

Pemkab-Kemenkop UKM Berikan Pelatihan Vocational Pengembangan Marketing Mix

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Sebagai upaya memberikan pemahaman kepada UMKM dalam mengelola usahanya agar dapat meningkatkan omsetnya dan perluasan pasar melalui marketing mix,...

Pertemuan G20, Agar Capai Target SDGs Indonesia Dukung Pertanian Afrika

Kabarmetro.id, ITALIA - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak negara G20 meningkatkan peran sektor pertanian berkelanjutan dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),...

Related news

Tegas! Pernyataan Puan Maharani Seret Nama Presiden

Kabarmetro.id, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengeluarkan pernyataan tegas soal masuknya sejumlah kapal China ke Laut Natuna Utara.

Bamsoet Sebut Kecil Kemungkinan Ada Penumpang Gelap untuk Merubah Pasal 7 Terkait Periodesasi

Kabarmetro.id, BALI - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan keberadaan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sangatlah mendasar dan mendesak. PPHN diperlukan sebagai bintang...

Pemilu 2024, Mendagri Dorong Efisiensi Anggaran

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian mendorong efisiensi anggaran Pemilu 2024. Sebab, pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, masih menjadi...

Bawaslu Pesibar : PP Nomor 94 Tahun 2021 Mudahkan Bawaslu dalam Pengawasan Netralitas ASN

Kabarmetro.id, PESISIR BARAT - Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat mengapresiasi terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here