26.1 C
Jakarta
Minggu, September 19, 2021

Mulai Jarang Tampil Azis Syamsuddin di Parlemen, Golkar: Sedang Isoman!

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin jarang muncul di depan publik, pasca banyaknya pemberitaan yang menyeret dirinya di pusaran kasus suap. Azis diduga memberikan suap sebesar Rp3,099 miliar dan USD 36.000 atau sekitarRp 512 juta kepada bekas penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berasal dari institusi kepolisian, Stepanus Robin Pattuju.

Ketua DPP Partai Golkar Adies Kadir, mengaku dirinya masih berkomunikasi dengan koleganya tersebut membahas hal-hal yang berkaitan dengan urusan partai.

“Komunikasi jalan terus saya saja masih kontak dengan beliau, tidak ada masalah karena beliau kan Waketum di Partai Golkar, kami masih berkomunikasi menanyakan beberapa hal-hal terkait dengan urusan-urusan partai,” ujar Adies di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (14/9).

Wakil Ketua Komisi III DPR ini menyebutkan, kabar terbaru dari Azis Syamsuddin. Kata dia, Azis saat ini sedang melakukan isolasi mandiri lantaran tertular Covid-19.

“Terkait dengan kolega saya saat ini memang sedang melakukan isolasi, setahu saya menurut info yang kami dengar sedang melakukan isolasi mandiri,” katanya.

Adies berharap masyarakat bisa menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah terhadap Azis Syamsuddin terkait kasus dugaan suap yang tengah diusut oleh KPK.

“Jadi sekali lagi begini ya, kita ini kan masyarakat yang taat hukum, tentunya kita menjunjung asas praduga tidak bersalah,” ungkapnya.

Adapun sejak mencuat kabar Azis Syamsuddin diduga memberi duit suap kepada eks penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju, Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu tidak pernah tampak di gedung parlemen.

Sebelumnya, bekas penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju, disebut menerima Rp3,099 miliar dan USD36.000 dari Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Hal tersebut diketahui dalam surat dakwaan Pattuju dilihat dari laman http://sipp.pn-jakartapusat.go.id, terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara tahun 2020-2021.

Dalam surat dakwan, dia total menerima suap dengan jumlah keseluruhan Rp 11.025.077.000 dan USD 36.000.

“Bahwa terdakwa Stepanus Robin Pattuju selaku penyelenggara negara, yakni Penyidik KPK telah melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan, yang diancam dengan pidana pokok yang sejenis, menerima hadiah atau janji berupa uang dengan jumlah keseluruhan Rp11.025.077.000 dan USD36.000 atau setidak-tidaknya sejumlah itu,” demikian bunyi dakwaan kepada dia, dikutip dari laman http://sipp.pn-jakartapusat.go.id.

Penerimaan tersebut berasal dari Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial, sejumlah Rp1.695.000.000, Azis Syamsuddin dan Aliza Gunado sejumlah Rp3.099.887.000 dan USD36.000.

Selanjutnya menerima dari Wali Kota Cimahi di Jawa Barat, Ajay Muhammad Priatna, sejumlah Rp507.390.000, Usman Effendi sejumlah Rp525.000.000, dan mantan Bupati Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur, Rita Widyasari, sejumlah Rp5.197.800.000. (Red)

- Advertisement -

Latest news

Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir Sandang Gelar Adat Datuak Rajo Nan Sati Dikukuhkan Oleh LKAAM

Kabarmetro.id, PADANG - Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir resmi menyandang gelar Datuak Rajo Nan Sati. Gelar adat ini diberikan dari kaum...
- Advertisement -

Duel Anthony Joshua Lawan Tyson Fury Akan Terwujud?

Kabarmetro.id - Juara dunia kelas berat, Anthony Joshua bertekad untuk melakukan segala daya untuk bertemu Tyson Fury di atas ring. Joshua sebenarnya...

Pemkab-Kemenkop UKM Berikan Pelatihan Vocational Pengembangan Marketing Mix

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Sebagai upaya memberikan pemahaman kepada UMKM dalam mengelola usahanya agar dapat meningkatkan omsetnya dan perluasan pasar melalui marketing mix,...

Pertemuan G20, Agar Capai Target SDGs Indonesia Dukung Pertanian Afrika

Kabarmetro.id, ITALIA - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak negara G20 meningkatkan peran sektor pertanian berkelanjutan dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),...

Related news

Tegas! Pernyataan Puan Maharani Seret Nama Presiden

Kabarmetro.id, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengeluarkan pernyataan tegas soal masuknya sejumlah kapal China ke Laut Natuna Utara.

Bamsoet Sebut Kecil Kemungkinan Ada Penumpang Gelap untuk Merubah Pasal 7 Terkait Periodesasi

Kabarmetro.id, BALI - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan keberadaan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sangatlah mendasar dan mendesak. PPHN diperlukan sebagai bintang...

Pemilu 2024, Mendagri Dorong Efisiensi Anggaran

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) M Tito Karnavian mendorong efisiensi anggaran Pemilu 2024. Sebab, pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19, masih menjadi...

Bawaslu Pesibar : PP Nomor 94 Tahun 2021 Mudahkan Bawaslu dalam Pengawasan Netralitas ASN

Kabarmetro.id, PESISIR BARAT - Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat mengapresiasi terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here