26.1 C
Jakarta
Minggu, September 19, 2021

Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam Petelur Kelimpungan

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO – Harga telur yang anjlok membuat peternak ayam petelur kelimpungan. Yusria salah satu peternak ayam petelur di Kelurahan Jrebeng Lor Kecamatan Kedopok mengatakan, sekarang ini harga telur hanya kisaran Rp15.500 per kilogram dari peternak. Harga tersebut turun jauh dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp19.000.per kilogram.

Yusria menuturkan, harga yang sangat rendah itu membuat peternak tak bisa mendapatkan keuntungan yang sebanding dengan proses perawatan.

“Kemarin malah sempat sampai Rp15.000 per kilogram. Kemudian naik jadi Rp15.500 sampai sekarang ini,” katanya, Sabtu (11/9).

Menurutnya, dengan harga jual telur di kisaran Rp15.500, maka peternak harus memutar otak lebih keras untuk bisa menutup biaya operasional perawatan ayam. Terlebih saat ini harga pakan juga ikut-ikutan naik. Harga Jagung dan Bekatul yang menjadi pakan utama ayam juga mengalami kenaikan. Jagung kini per kilogram harganya Rp 6.000 dari sebelumnya Rp4.000. Lalu, Bekatul harganya Rp 4.200 dari sebelumnya Rp3.800. Kata Yusria.

“Dengan harga pakan yang juga naik, maka terus terang biaya operasional tidak tercover oleh penjualan telur,” tambahnya.

Kondisi itu kata Yusria, diperparah dengan minimnya serapan telur ke pasar. Hal itu membuat banyak telur yang terpaksa harus mengendap dan tak bisa keluar kandang karena permintaan pasar kecil.
Malahan, dalam beberapa waktu terakhir, Ia menyebut peternak tidak memanen telur secara harian karena stok di kandang masih banyak.”Serapan pasar juga menurun karena stok memang melimpah. Jadi banyak telur yang belum bisa keluar kandang. Ini juga menyulitkan peternak,” sambungnya.

Saat ini, tak banyak hal yang bisa dilakukan oleh peternak. Yusria mengatakan, tidak mungkin juga peternak memodifikasi pakan untuk ayam. Karena hal itu berpotensi membuat telur yang dihasilkan kualitasnya menurun. Kemudian ayam juga harus beradaptasi dengan pakan baru dan bisa memicu stress. Kalau sudah seperti itu maka produktifitas ayam juga akan terganggu. Selain itu, peternak juga tak bisa melakukan afkir pada indukan ayam petelur. Karena harga ayam afkir juga sedang anjlok.

“Kondisi ini membuat peternak dilema. Mau afkir ayam juga tidak mungkin. Harga ayam afkir juga sedang turun hanya Rp15.000 per kilogram. Kalau terus seperti ini, peternak bisa gulung tikar,” katanya.(Choy)

- Advertisement -

Latest news

Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir Sandang Gelar Adat Datuak Rajo Nan Sati Dikukuhkan Oleh LKAAM

Kabarmetro.id, PADANG - Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir resmi menyandang gelar Datuak Rajo Nan Sati. Gelar adat ini diberikan dari kaum...
- Advertisement -

Duel Anthony Joshua Lawan Tyson Fury Akan Terwujud?

Kabarmetro.id - Juara dunia kelas berat, Anthony Joshua bertekad untuk melakukan segala daya untuk bertemu Tyson Fury di atas ring. Joshua sebenarnya...

Pemkab-Kemenkop UKM Berikan Pelatihan Vocational Pengembangan Marketing Mix

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Sebagai upaya memberikan pemahaman kepada UMKM dalam mengelola usahanya agar dapat meningkatkan omsetnya dan perluasan pasar melalui marketing mix,...

Pertemuan G20, Agar Capai Target SDGs Indonesia Dukung Pertanian Afrika

Kabarmetro.id, ITALIA - Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak negara G20 meningkatkan peran sektor pertanian berkelanjutan dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),...

Related news

Pemkab-Kemenkop UKM Berikan Pelatihan Vocational Pengembangan Marketing Mix

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Sebagai upaya memberikan pemahaman kepada UMKM dalam mengelola usahanya agar dapat meningkatkan omsetnya dan perluasan pasar melalui marketing mix,...

Harga Jagung Terus Naik, Peternak Bicara Nasib Harga Telur

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO - Peternak ayam petelur mengeluhkan harga pakan jagung yang terus melambung tinggi. Mereka mengaku mengalami kerugian hingga Rp 6.000...

Suhatri Bur: UMKM Perlu Digeliatkan Pada Masa Pandemi Covid-19 untuk Tumbuhnya Perekonomian

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - UMKM perlu terus digeliatkan terlebih pada masa pandemi Covid-19 demi tumbuhnya perekonomian dan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Cuaca Ekstrim, Harga Ikan Melonjak 25 Persen

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO - Harga ikan basah disejumlah pasar tradisional di Kota Probolinggo mengalami kenaikan akibat cuaca buruk dan berdampak terhadap aktivitas...
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here