27 C
Jakarta
Rabu, Juni 16, 2021

PPnBM dan PPN Sembako Dibenturkan, Respon Sri Mulyani: Teknik Hoax Bagus Banget!

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merespons pertanyaan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi XI yang menanyakan terkait dengan rencana Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk produk Sembako. Menurutnya untuk saat ini pembahasan pengenaan PPN tidak layak untuk dibahas. Apalagi mengaitkan PPnBM dengan PPN sembako. Sebab, PPnBM ditetapkan pemerintah untuk mendorong geliat sektor otomotif. Sedangkan PPN masih belum dibahas dan belum tentu juga akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Tidak betul dibentur-benturin seolah-olah PPnBM untuk mobil diberikan dan sembako dipajaki, itu kan teknik hoax yang bagus banget memang,” ujar Sri Mulyani di ruang rapat komisi XI, Kamis (10/6).

Menkeu mengaku sangat ironis dengan kabar kebijakan itu mencuat ke permukaan yang menimbulkan kegelisahan di masyarakat. Padahal PPN sendiri masih belum dibahas dan belum tentu juga akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Dengan demikian, dia meminta para wakil rakyat agar dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat terutama di daerah dapil masing-masing bahwa saat ini fokus pemerintah adalah pada pemulihan ekonomi.

“Jadi tolong disampaikan pada para konstituen, masyarakat, fokus kita sekarang pemulihan ekonomi,” imbuhnya.

Sri Mulyani mengatakan APBN saat ini diberikan untuk membantu masyarakat agar bisnisnya dapat bertahan, membayar perawatan Covid-19, membayar vaksin, bayar isolasi mandiri, membantu UMKM, membayar pendidikan, internet. “Segala macam kita berikan dan segala pajak tentu kita relaksasi,” ucapnya.

Sri Mulyani juga menegaskan dan meyakinkan bahwa pemerintah tidak akan membuat satu kebijakan pun tanpa koordinasi dengan DPR terutama terkait perpajakan. Sehingga, ia memastikan apa yang beredar di masyarakat tidak lengkap.

“Nggak mungkin (tidak didiskusikan oleh DPR), jangankan pajak yang PPN, cukai pun kita harus diskusikan dengan bapak dan ibu sekalian,” pungkasnya. (Red/KM)

- Advertisement -

Latest news

RSUD Waluyo Jati Kraksaan Direkomendasikan Sebagai Rumah Sakit Kelas B

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan mendapatkan visitasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi...
- Advertisement -

Dispendik Sosialisasikan Tata Cara Penulisan Ijazah

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Sebagai upaya penyelenggaraan proses belajar dan ujian bagi peserta didik, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo...

Alkes Impor, Luhut Sayangkan Pemesanan Lima Kali Lipat Produksi Lokal

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, penyerapan produk alat kesehatan (Alkes)...

Dampingi Wabup Bondowoso, Kasdim 0822 Resmikan Kampung Tangguh Bersih Narkoba

Kabarmetro.id, BONDOWOSO - Kalimat bebas narkoba dalam judul tulisan ini mengandung maksud sesuai dengan Program Indonesia Negeri Bebas...

Related news

Alkes Impor, Luhut Sayangkan Pemesanan Lima Kali Lipat Produksi Lokal

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, penyerapan produk alat kesehatan (Alkes)...

Presiden Jokowi Soroti Progam Kampus Merdeka

Kabarmetro.id, JAKARTA - Saat berbicang dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, Presiden Joko Widodo...

Klaim Pejabat Kemenkeu Tak Ada Niat Kenakan Pajak Pendidikan

Kabarmetro.id, JAKARTA - Staf Khusus Menteri Keuangan (Stafsus Menkeu) Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengklaim, tidak ada niatan...

Punya Ciri Khas dan Unik, UMKM Harus Bangun Produk Unggulan

Kabarmetro.id, BANDUNG - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan bahwa pelaku UMKM harus mulai masuk ke produk-produk...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan