30.3 C
Jakarta
Minggu, Mei 9, 2021

Perluasan Akses, Peningkatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan Hardiknas Tahun 2021

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, PONTIANAK – Selamat Memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2021. Kebijakan pengelolaan pendidikan di negeri ini sudah menunjukkan peningkatan namun belum begitu signifikan. Perluasan Akses, Peningkatan Mutu dan Tata Kelola Pendidikan masih menjadi Program yang utama untuk diselesaikan.

Berupa Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB), Perpustakaan, Laboratorium, Komputer dan Jaringan, serta Ruang Pembangunan Lainnya, termasuk sarana dan ruang ibadah. Hal ini semakin tampak jika sudah masuk di daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Terpencil). Senin (3/5)

Dr. Alexius Akim, M.M
Ketua DPW PSI Kalimantan Barat mengatakan upaya peningkatan mutu termasuk penyediaan Guru yang mumpuni, hal ini juga sampai hari ini masih menjadi PR Kemdikbud RI melalui Kementerian terkait. Baik jumlah guru maupun kompetensi guru untuk menghadapi Revolusi Industri Generasi 4.

Penyempurnaan dan pengembangan Kurikulum harusnya tidak boleh berhenti Karena kita harus mengejar ketertinggalan selama ini. Program Peningkatan Mutu Guru dan Kepala Sekolah, termasuk Para Pengawas  baik melalui MGMP, KKG/PKG, KKP, K3S, perlu dilakukan secara terus menerus (Sustainable).

Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) harus ditingkatkan lagi kegiatannya termasuk memastikan sekolah-sekolah apakah sudah memenuhi Standard Nasional Pendidikan (SNP) atau belum, ucapnya.

Dr. Alexius Akim, M.M menyampaikan, semua sekolah sudah terakreditasi secara menyeluruh atau belum, lantas bagaimana untuk sekolah-sekolah yang belum terakreditasi atau  sekolah yang akreditasinya masih rendah.

Tentang Tata Kelola Pendidikan ini juga belum semua sekolah memenuhi Standar Nasional Pendidikan (sudah disinggung di depan), Jabatan periodesasi Kepala Sekolah dan Pengawas, Mutasi Guru dalam rangka Penyebaran dan Penyegaran , Sistem Kenaikan Pangkat Guru dan Pengawas serta lain-lainnya yang harus menjadi perhatian pihak yang berkompeten.

Kebijakan bidang pendidikan tidak boleh disamakan dengan kebijakan-kebijakan pada institusi lain, sudah diketahui semua bahwa investasi yang paling mahal adalah bidang investasi Sumberdaya Manusia, dan paling mahal lagi apabila pihak-pihak yang berkompeten tidak melakukan sistem perbaikan layanan, karena kita akan kehilangan Sumberdaya manusia yang mumpuni dan akhirnya negara atau Pemerintah daerah kehilangan kesempatan untuk melakukan Pembangunan lainnya, pungkasnya.

Saat di hubungi Media Kabarmetro.id via WhatsApp Beliau juga menyinggung tentang ketersediaan Komputer dan Jaringan yang merupakan kebutuhan prima dalam melaksanakan Pembelajaran dalam jaringan (Daring) di musim Pandemi Covid-19, di daerah-daerah 3T memang menjadi kendala utama bagi guru dan siswa.

Ada daerah tertentu di Kalimantan Barat, untuk mendapatkan signal untuk Belajar Jarak Jauh para siswa harus naik ke daerah pegunungan, kalau lah dapat signal apakah di tempat seperti itu kita berani memastikan bahwa mereka betul melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh, atau hanya kepentingan main Game Online  karena tidak ada yang mengawasi. Hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian.

Semoga persoalan ini mendapat tanggapan dari para pengambil kebijakan, baik pusat maupun daerah.
Selamat Memperingati Hardiknas, ungkapnya.
(Jon.L)

- Advertisement -

Latest news

Mason Pastikan Chelsea ke Final Liga Champion

Kabarmetro.id - Gol yang diciptakan gelandang Mason Mount ke gawang Real Madrid kemarin (6/5) memastikan langkah Chelsea ke...
- Advertisement -

Wakil Presiden Sebut Melalui Dakwah Jaga Kehidupan Bangsa dan Bernegara

Kabarmetro.id, JAKARTA - Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin mengingatkan bahwa sebagai negara kesepakatan yang berlandaskan Pancasila, Indonesia memiliki...

Disporaparbud Gelar Rakor Pengelolaan Destinasi Wisata Saat Lebaran

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) pengelolaan destinasi...

Jajaran Dishub Kota Probolinggo Antisipasi Kemacetan Jelang Idul Fitri 1442 H

Kabarmetro.id, KOTA PROBOLINGGO - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadhan, jajaran Dishub Kota Probolinggo terus mengaktifkan...

Related news

Belum Siap Jakarta Ibukota Pindah, Masih Duduk Manis Anies dan DPRD

Kabarmetro.id, JAKARTA - Anggota DPD RI dari Dapil Provinsi DKI Jakarta, Jimly Ashiddiqie pada Diskusi dan Konsultasi Pemantauan...

Penularan Pandemi Covid-19 Belum Ada Tanda-Tanda Berakhir, Dibeberapa Tempat Menunjukkan Penambahan Angka Terkonfirmasi Yang Cukup Signifikan

Kabarmetro.id, PONTIANAK - Terdeteksi ada varian baru dari India yang sudah masuk ke Indonesia. Menyikapi kejadian ini pemerintah...

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE., Bersama Anggota DPRD Provinsi Sumbar Muhamad Ikhbal, SE

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE., MM dampingi anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Ketua...

Partai Golkar Sendiri Targetkan 10 Kursi Pada Pemilu 2024

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Ketua DPD Golkar Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma menyebutkan, Partai Golkar sendiri menargetkan 10...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan