27 C
Jakarta
Rabu, Juni 16, 2021

Kemensos Luncurkan New Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Kementerian Sosial RI meluncurkan New Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang sudah dipadankan dengan NIK yang dikelola Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

“Per 1 April Kementerian Sosial meluncurkan New DTKS yang sudah dipadankan dengan NIK dari Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri,” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini di Jakarta pada Rabu (21/4) lalu.

Hasil New DTKS, kata Mensos, ada 21.156 juta data ‘ditidurkan’ yang sudah dilakukan pengontrolan dengan melibatkan lembaga BPK, BPKP, KPK, Kejaksaan Agung, serta kepolisian.

Soal kekurangan data akan diminta kepada daerah terkait usulan-usualan baru. Untuk transparansi publik bisa mengecek data New DTKS di cekbansos.kemensos.go.id.

“Iya, banyak akun mengatasnamakan bansos, tapi yang officialy New DTKS bisa dibuka oleh publik melalui https://cekbansos.kemensos.go.id/, ” tandas Mensos.

Publik terbuka luas untuk memantau data penerima bansos PKH, BPNT, BST yang berakhir April. Dalam New DTKS disedikan dua sisi, yaitu seseorang yang berhak maka akan difasilitasi mengusulkan dirinya untuk menerima bantuan.

“Di sisi lain, bagi penyanggah akan disembunyikan beberapa nomor handphone di belakangnya untuk memberikan keberanian. Jika ada perbedaan data akan dibantu dengan melibatkan pihak perguruan tinggi,” ungkapnya.

Dari 21.156 juta data yang ‘ditidurkan’ itu terjadi karena beberapa kondisi, yaitu: ada nama ganda, ganda menerima bantuan, sesuai aturan jika menerima PKH dan BPNT bisa, namun jika menerima BST tidak bisa menerima jenis bantuan yang lain.

“Menerima PKH dan BPNT bisa, tapi jika menerima BST tidak bisa menerima bantuan yang lain, serta jika terjadi ganda akan ambil 1 data saja,” tandas Mensos

Sebelumnya, beredar kabar di media lokal Kabupaten Siak, bahwa sebanyak 2000 warga ‘mengamuk’ karena tidak menerima lagi bantuan usai dilakukan pemadanan data yang dilakukan oleh Dinas Sosial setempat.

Namun, setelah diklarifikasi langsung kepada Dinas Kabupaten Siak, Wan Idris pada Minggu (25/4) pukul 07.30 WIB membantah dengan tegas ada warga yang mengamuk yang ada mempertanyakan alasan tidak menerima lagi bantuan.

“Saya klarifikasi tidak ada warga di Kabupaten Siak yang mengamuk, namun hanya memepertanyakan alasan kenapa tidak menerima bantuan lagi,” tandas Wan Idris.

Masih terkait pemberitaan di atas, Biro Humas Kementerian Sosial juga mengklarifikasi melalui PIC PT Indonesia untuk BST Hendrasari berdasarkan pemantauan di Kabupuaten Siak sama sekali tidak ditemukan warga ngamuk.

“Kami melakukan pemantauan penyaluran dan tidak ditemukan warga mengamuk karena tidak menerima bantuan lagi, tapi yang ada warga mempertanyakan alasan dan hal itu dianggap wajar-wajar saja,” tandas Hendra. (Iwan/Red)

- Advertisement -

Latest news

Sampai Habis Masa Jabatan, Bupati Majalengka Targetkan Bangun Masjid Tiap Kecamatan

Kabarmetro.id, MAJALENGKA - Bupati membuka kegiatan Pembinaan Manajemen Masjid bagi masjid agung dan masjid jami di Kabupaten Majalengka...
- Advertisement -

Polda Sumbar Kumpulkan Denda Puluhan Juta Rupiah dari Pelanggar Prokes

Kabarmetro.id, PADANG - Polda Sumatera Barat masih melakukan Operasi Yustisi dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) kepada masyarakat.

Subdenpom XII/2-2 Pangkalanbun Bersihkan Tempat Ibadah Pura

Kabarmetro.id, PANGKALANBUN - Sebagai bentuk toleransi antar umat beragama, personel Subdenpom XII/2-2 Pangkalanbun melakukan kerja bakti membersihkan tempat...

Presiden Jokowi Soroti Progam Kampus Merdeka

Kabarmetro.id, JAKARTA - Saat berbicang dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, Presiden Joko Widodo...

Related news

Presiden Jokowi Soroti Progam Kampus Merdeka

Kabarmetro.id, JAKARTA - Saat berbicang dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, Presiden Joko Widodo...

Klaim Pejabat Kemenkeu Tak Ada Niat Kenakan Pajak Pendidikan

Kabarmetro.id, JAKARTA - Staf Khusus Menteri Keuangan (Stafsus Menkeu) Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengklaim, tidak ada niatan...

Punya Ciri Khas dan Unik, UMKM Harus Bangun Produk Unggulan

Kabarmetro.id, BANDUNG - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan bahwa pelaku UMKM harus mulai masuk ke produk-produk...

Blusukan di Kota Solo, Gibran Temani Puan

Kabarmetro.id, SOLO - Ketua DPR Puan Maharani blusukan di Kota Solo, Minggu (13/6). Selama kunjungan kerjanya, Puan ditemani...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan