27 C
Jakarta
Rabu, Juni 16, 2021

Penyelundupan 70.000 Benih Lobster Berhasil Digagalkan Polda Jabar

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JABAR – Direktorat Kriminal Khusus Polda Jabar Berhasil menggagalkan Penyelundupan 70,000 bibit Lobter (Benur) yang dikirm dari Sukabumi Jawa Barat.

Pengungkapan kasus berawal pada hari Jum’at tanggal 23 sekitar jam 2 pagi kemudian Penyidik Unit I Subdit IV/Tipidter Krimsus Polda Jabar berhasil mengamankan tersangka C dan CS, yang diketahui membawa puluhan ribu benih Lobster yang akan di jual ke Vietnam dan Singapura.

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Caniago S.I.K., M.Si dalam konferensi pers Jum’at (23/4) di Bandung.

Dikatakan Kabid Humas Polda Jabar bibit lobter tersebut didapat berasal itu dari para nelayan yang ada tiga tempat di wilayah Sukabumi yakni daerah Cidaun, Tegal Bulan dan daerah Ujung Genteng Kabupaten Sukabumi.

“Mereka menjual bener-bener ini ada dua jenis, yaitu benih benih lobster jenis pasir dan jenis mutiara.

Untuk jenis pasir, Kabid Humas mengatakan, satu ekornya dinjual dengan harga Rp. 6.000 dari nelayan, sementara jenis mutiara idibeli dengan harga Rp. 28.000.

Jadi ada perbedaan harga antara dua jenis benih benih lobster tersebut, imbuhnya.

Dari perkara ini sambung Kabid Humas, petugas berhasil menyita barang bukti, 9 box sterofom yang berisi kurang lebih 70.000 benih lobster, satu unit Mobil minibus merk Toyota Avanza dan 2 buah handphone merk Oppo.

“Para tersangka telah melakukan penyelundupan benih Lobster ini dari daerah Sukabumi, kemudian diberangkatkan ke daerah Serang Banten, yang rencananya akan diekspor ke negara Vietnam dan Singapura” ungkapnya.

Dari hasil penjulan 70.000 benih Lobster para tersangka meraup keuntungan kurang lebih 2 Rp. miliar ” jelas dia.

Dalam perkara ini. Kabid Humas Polda Jabar menjelaskan, para tersangka telah melanggar pasal 88 junto pasal 92 tentang perikanan, tahun 2004 nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan yang diubah dalam undang-undang RI nomor 42 tahun 2009 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan yang telah diubah dalam ketentuan pasal 27 dan pasal 26 undang-undang RI nomor 11 tentang cipta kerja.(Red)

- Advertisement -

Latest news

RSUD Waluyo Jati Kraksaan Direkomendasikan Sebagai Rumah Sakit Kelas B

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati Kraksaan mendapatkan visitasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi...
- Advertisement -

Dispendik Sosialisasikan Tata Cara Penulisan Ijazah

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Sebagai upaya penyelenggaraan proses belajar dan ujian bagi peserta didik, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo...

Alkes Impor, Luhut Sayangkan Pemesanan Lima Kali Lipat Produksi Lokal

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, penyerapan produk alat kesehatan (Alkes)...

Dampingi Wabup Bondowoso, Kasdim 0822 Resmikan Kampung Tangguh Bersih Narkoba

Kabarmetro.id, BONDOWOSO - Kalimat bebas narkoba dalam judul tulisan ini mengandung maksud sesuai dengan Program Indonesia Negeri Bebas...

Related news

Satuan Reserse Narkoba Polres Melawi Tangkap SA als IPUL di Parkiran Sebuah Toko Karena Memiliki Narkotika Jenis Sabu

Kabarmetro.id, MELAWI - SA als Ipul seorang laki-laki yang beralamatkan di Dusun Tanah Tinggi Desa Tanjung Niaga Kecamatan...

Fahri Hamzah Sebut UU KPK Mengintegrasi ke Sistem Peradilan Pidana Indonesia

Kabarmetro.id, JAKARTA - Mantan pimpinan DPR Fahri Hamzah menilai, polemik penertiban Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah berada di...

Upacara Welcome And Farewell Parade Iringi Pisah Sambut Kapolres Lampung Tengah

Kabarmetro.id, LAMPUNG – Polres Lampung Tengah menggelar upacara welcome and farewell parade dalam rangkaian acara pisah sambut Kapolres...

Polrestro Jaktim Gasak Preman Resahkan Masyarakat

Kabarmetro.id, JAKARTA - Polres Jakarta Timur menggelar konferensi pers di halaman Polres Metro Jaktim, terkait dengan operasi penegakan...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan