25.7 C
Jakarta
Senin, April 12, 2021

Pembekalan Materi Pendataan SDGs Desa Tanjung Tenggang Tahun 2021

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, MELAWI – Kebijakan Program Pembanguan berbasis SDGs Desa pada prinsipnya sudah dilaksanan oleh desa sesuai dengan kewenangan desa sebagaimana amanah UU No. 06 tahun 2014 Tentang Desa. SDGs (Suistanable Development Goals) Desa merupakan pembumian SDGs (global) dengan menambahkan poin kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif.

Dalam konteks pembangunan desa tersebut, saat ini dibutuhkan arahan pembangunan yang lebih sesuai kondisi lapangan, yaitu yang detil atau mikro, mencakup aspek metode, substansi, dan tujuan akhir, serta tertuju pada kawasan yang sangat kecil, sampai pada pemanfaat keluarga atau individu. Sustainable Development Goals (SDGs) atau di Indonesiakan menjadi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/TPB) berposisi mengisi segenap kebutuhan tersebut.

Kali ini sasaran pelaksanaan kegiatan sosialisasi, pembentukan pokja relawan pendataan desa/SDGs Desa 2021 adalah Desa Tanjung Tengang, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi. kegiatan tersebut berlangsung di kantor desa Tanjung Tengang. Jumat, (9/4).

Hadir di kesempatan tersebut,Kepala desa Tanjung Tengang Slamet Haryanto pendamping desa, dan para undangan yang terlibat sebagai Tim relawan pendataan SDGs Desa Tanjung Tengang.

Selanjutnya kegiatan sosialisasi sekaligus pembekalan tim Relawan Pendataan SDGs bertujuan untuk memberikan penguatan baik konseptual maupun substansial terkait SDGs Desa kepada pemerintahan desa, tim relawan pendataan SDGs Desa dan masyarakat umumnya.

Pihak yang Terlibat dalam proses pemutakhiran data SDGs Desa ialah Kelompok Kerja Relawan Pendataan Desa, pemerintah daerah kabupaten/kota.

Dalam kata sambutanya Slamet Haryanto selaku Kepala Desa Tanjung Tengang
Menyampaikan bahwa ” pengembangan SDGs Desa sesuai dengan PP No. 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dalam hal ini SDGs Desa merupakan pembangunan total atas desa, yang aspek pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.”

SDGs memenuhi kebutuhan akan detil pembangunan yang lebih sesuai dengan kondisi riil dan diterjemahkan sampai level desa menjadi SDGs Desa. Karenanya mendata dari desa, dusun, keluarga dan individu adalah satu-satunya kesempatan untuk memutakhirkan data mikro dengan maksud dan tujuan untuk mengimplementasikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat berbasis data.

Diharapkan nantinya Tim Relawan Pendataan SDGs Desa dapat melaksanakan alur tahapan pendataan berbasis Data Desa, Dusun, Kepala Keluarga dan Individu secara maksimal agar didapatkan data yang akurat sebagai dasar bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan prioritas dan berkelanjutan, harap Slamet.

” Hari ini kebetulan ada pembekalan untuk pendataan akhir dari pada program pemerintah menteri desa yaitu SGDs 2021 untuk mengisi data SGDs desa membangun, dengan tujuan supaya data masyarakat itu benar-benar sesuai dengan keadaan desa, baik itu dari data kependudukan, sosial, budaya dan ekonomi. Intinya dengan data-data ini menjadi tolak ukuran demi kesejahteraan kita kedepan.”

Tentunya yang ikut mengisi formulir itu diambil beberapa unsur karena di dalam pokja itu harus diambil dari perangkat desa, BPD, terutama para kadus yang memiliki wilayah, ucap Kades Slamet.

Pada Titik inilah kepala desa berperan penting dalam memimpin proses pemutakhiran data SDGs Desa. Tugas kepala desa dalam hal ini ialah:

Menetapkan Relawan Pendataan Desa dalam surat keputusan kepala desa.
Menggunakan dana desa atau sumber pendapatan lain dalam APB Desa untuk proses pelaksanaan pemutakhiran data SDGs Desa memantau dan mengawasi proses pelaksanaan pemutakhiran SDGs Desa Selanjutnya kegiatan sosialisasi sekaligus pembekalan tim Pokja Relawan Pendataan SDGs bertujuan untuk memberikan penguatan baik konseptual maupun substansial terkait SDGs Desa kepada pemerintahan desa, tim pokja relawan pendataan SDGs Desa dan masyarakat umumnya.

Pihak yang Terlibat dalam proses pemutakhiran data SDGs Desa ialah Kelompok Kerja Relawan Pendataan Desa, pemerintah daerah kabupaten/kota.

Dalam kata sambutanya Wendi selaku Koordinator Tenaga Ahli P3MD Kemendes PDTT
Menyampaikan bahwa pengembangan SDGs Desa sesuai dengan PP No. 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, dalam hal ini SDGs Desa merupakan pembangunan total atas desa, yang aspek pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa.

SDGs memenuhi kebutuhan akan detil pembangunan yang lebih sesuai dengan kondisi riil dan diterjemahkan sampai level desa menjadi SDGs Desa. Karenanya mendata dari desa, dusun, keluarga dan individu adalah satu-satunya kesempatan untuk memutakhirkan data mikro dengan maksud dan tujuan untuk mengimplementasikan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat berbasis data.

” Diharapkan nantinya Tim Relawan Pendataan SDGs Desa dapat melaksanakan alur tahapan pendataan berbasis Data Desa, Dusun, Kepala Keluarga dan Individu secara maksimal agar didapatkan data yang akurat sebagai dasar bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan pembangunan prioritas dan berkelanjutan,” ujar Wendy, S.Sos.

Sementara itu kepala desa Sidokayo Agus Sari Pudin menjelaskan, Hari ini kebetulan ada pembekalan untuk pendataan akhir dari pada program pemerintah menteri desa yaitu SGDs 2021 untuk mengisi data SGDs desa membangun, dengan tujuan supaya data masyarakat itu benar-benar sesuai dengan keadaan desa, baik itu dari data kependudukan,sosial, budaya dan ekonomi. Intinya dengan data-data ini menjadi tolak ukuran demi kesejahteraan kita kedepan.

” Tentunya yang ikut mengisi formulir itu di ambil beberapa unsur karena di dalam pokja itu harus di ambil dari perangkat desa, BPD, kutai, terutama para kadus yang memiliki wilayah,” ujar kades Agus.

Pada Titik inilah kepala desa berperan penting dalam memimpin proses pemutakhiran data SDGs Desa. Tugas kepala desa dalam hal ini ialah:

Menetapkan Pokja Relawan Pendataan Desa dalam surat keputusan kepala desa.
Menggunakan dana desa atau sumber pendapatan lain dalam APB Desa untuk proses pelaksanaan pemutakhiran data SDGs Desa memantau dan mengawasi proses pelaksanaan pemutakhiran SDGs Desa Melaksanakan musdes penetapan hasil pemutakhiran data SDGs Desa. (Erik.P)

- Advertisement -

Latest news

Diduga Cemburu, Seorang Pria Bacok Warga Wonomerto Hingga Tewas

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Peristiwa pembunuhan di Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, kejadian sekira pukul 17.30 WIB, Minggu (11/4). Korban bernama Roni (30) Warga...
- Advertisement -

Ketua Bapemperda Kota Cimahi Sambut Kedatangan DPRD Padang Pariaman

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Soal Pembubaran Kuda Kepang, Kapolrestabes Medan: 10 Orang Sudah Tersangka

Kabarmetro.id, MEDAN – Pihak kepolisian telah mengamankan 10 tersangka dalam kasus dugaan pembubaran pertunjukan kuda kepang di Kecamatan Medan Sunggal. “Saat ini sudah 10 orang...

DPRD Kabupaten Padang Pariaman Kunker ke Kota Cimahi

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Related news

Ketua Bapemperda Kota Cimahi Sambut Kedatangan DPRD Padang Pariaman

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

DPRD Kabupaten Padang Pariaman Kunker ke Kota Cimahi

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Majalengka Tuan Rumah Saresehan Dalang se Jawa Barat

Kabatmetro.id, MAJALENGKA - Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Majalengka membuka acara Pembinaan pengurus dan ketua PEPADI se provinsi jawa barat yang dilaksanakan di gedung...

Forsip Laksanakan Pelatihan Fardhu Kifayah

Kabarmetro.id, MELAWI - Forum Silaturahmi Insanak Pantai Utara (FORSIP) menggelar pelatihan Fardhu Kifayah di surau At-Taqwa BTN SMA 1 Nanga Pinoh, Minggu (11/4). Kegiatan tersebut...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan