25.7 C
Jakarta
Senin, April 12, 2021

Kembali Kantor Pemkab Lumajang di Demo, Kali ini Tagih Janji Soal Pertambangan

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, LUMAJANG – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Lingkungan (FKMPL) Lumajang, menggelar aksi damai di depan Pemkab Lumajang, Kamis (8/4).

Dalam aksinya itu, massa yang juga membentang spanduk tersebut, menyampaikan tujuh poin tuntutan.

Diantaranya, meminta pengembalian kawasan pertambangan ketiga aliran sungai yaitu Glidik, Rejali dan Mujur kepada pertambangan rakyat (IPR) dengan meminta pencabutan Persemen ESDM tentang penetapan kawasan WIUP karena merugikan rakyat kecil.

Puluhan Masyarakat yang Tergabung di FKMPL Lurug Kantor Pemkab Lumajang, Tagih Janji Soal Pertambangan
Lalu, meminta hentikan pengeluaran pasir dari wilayah Lumajang, sesuai dengan resolusi damai yang ditandatangani bersama antara masyarakat dan pemerintah.

Poin tuntutan lainnya, meminta kepada aparat penegak hukum agar melakukan penyelidikan terkait pembendungan aliran sungai Rejali di Dusun Kamar Kajang Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro, oleh CV Duta Pasir, yang mengakibatkan meluapnya air kepada kepemukiman warga.

Selain beberapa poin tuntutan itu, FKMPL juga meminta kepada pemerintah untuk menutup pertambangan besar (IUP) diseluruh Kabupaten Lumajang, karena sangat merugikan masyarakat dan merusak lingkungan.

Seperti, kerusakan jalan, kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan exploitasi pasir besar-besaran yang sangat mengganggu aktivitas secara umum. Kemudian tuntutan lainnya, menghentikan dan memproses hukum penggilingan batu yang diduga ilegal sejak tahun 2017-2021.

Tuntutan lain yang disampaikan dalam aksi itu, juga diantaranya meminta agar menindak tegas Stokpile yang sebagian besar ilegal sesuai pernyataan Bupati, Thoriqul Haq di Sosmed.

Lalu, memproses secara hukum penambang ilegal pratragedi Salim Kancil yang tertuang dalam laporan Pansus pertambangan DPRD Kabupaten Lumajang tahun 2014, yang diketuai oleh Agus Wicaksono.

Koordinator Aksi Unjuk Rasa, Tosa, mengatakan bahwa pertambangan pasir di Kabupaten Lumajang, merupakan anugerah Tuhan. Harusnya, bisa mensejahterakan rakyat. Tetapi pada kenyataannya, justru malah merugikan.

“Pertambangan yang ada di Kabupaten Lumajang, merupakan anugerah Tuhan yang patut kita syukuri dan harusnya bisa mensejahterakan rakyat. Nyatanya, justru merugikan, terutama masyarakat kecil,” ungkap Tosan.

Ditambahkannya, selama ini masyarakat banyak dirugikan karena yang terjadi, aktivitas pertambangan malah merusak lingkungan. Bahkan, membuat jalanan hancur dan hilir-mudik kendaraan pasir menjadi pemicu kecelakaan lalulintas.

Dirinya meminta, agar Bupati Lumajang memenuhi tujuh poin tuntutan yang menjadi permintaan warga dan mengembalikan kawasan pertambangan pasir di 3 aliran sungai, yakni Sungai Glidik, Sungai Rejali dan Sungai Mujur.

“Sebagai masyarakat yang peduli lingkungan, kami minta pada bupati untuk memenuhi permintaan kami,” paparnya. (Agus)

- Advertisement -

Latest news

Diduga Cemburu, Seorang Pria Bacok Warga Wonomerto Hingga Tewas

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Peristiwa pembunuhan di Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, kejadian sekira pukul 17.30 WIB, Minggu (11/4). Korban bernama Roni (30) Warga...
- Advertisement -

Ketua Bapemperda Kota Cimahi Sambut Kedatangan DPRD Padang Pariaman

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Soal Pembubaran Kuda Kepang, Kapolrestabes Medan: 10 Orang Sudah Tersangka

Kabarmetro.id, MEDAN – Pihak kepolisian telah mengamankan 10 tersangka dalam kasus dugaan pembubaran pertunjukan kuda kepang di Kecamatan Medan Sunggal. “Saat ini sudah 10 orang...

DPRD Kabupaten Padang Pariaman Kunker ke Kota Cimahi

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Related news

Ketua Bapemperda Kota Cimahi Sambut Kedatangan DPRD Padang Pariaman

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

DPRD Kabupaten Padang Pariaman Kunker ke Kota Cimahi

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Majalengka Tuan Rumah Saresehan Dalang se Jawa Barat

Kabatmetro.id, MAJALENGKA - Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Majalengka membuka acara Pembinaan pengurus dan ketua PEPADI se provinsi jawa barat yang dilaksanakan di gedung...

Forsip Laksanakan Pelatihan Fardhu Kifayah

Kabarmetro.id, MELAWI - Forum Silaturahmi Insanak Pantai Utara (FORSIP) menggelar pelatihan Fardhu Kifayah di surau At-Taqwa BTN SMA 1 Nanga Pinoh, Minggu (11/4). Kegiatan tersebut...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan