25.2 C
Jakarta
Senin, April 12, 2021

Tok! Djoko Tjandra Divonis 4,5 Tahun Penjara

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis 4 Tahun dan 6 bulan penjara dan denda Rp 100 juta terhadap Djoko Tjandra.

Hakim menyatakan Djoko Tjandra terbukti telah menyuap dua jenderal polisi terkait pengecekan status red notice dan penghapusan namanya dari Daftar Pencarian Orang (DPO) di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

“Menyatakan terdakwa Djoko Soegiarto Tjandra terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ucap Hakim saat membacakan amar putusan, Senin (5/4).

Vonis Djoko Tjandra lebih berat dibanding tuntutan jaksa penuntut umum yakni 4 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan penjara.

Seperti diketahui, Djoko lewat rekannya Tommy Sumardi memberikan uang kepada eks Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadivhubinter) Polri, Irjen Napoleon Bonaparte, sebanyak S$200 ribu dan US$370 ribu.

Dia juga terbukti memberikan uang sejumlah US$100 ribu kepada eks Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetijo Utomo. Hal tersebut dilakukan agar Djoko Tjandra bisa masuk ke wilayah Indonesia secara sah dan tidak ditangkap oleh aparat penegak hukum karena berstatus buron.

Djoko Tjandra terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a dan Pasal 15 juncto Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) dan (2) KUHP.

Selain itu, Djoko terbukti menyuap eks Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi 2 pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan Kejaksaan Agung, Pinangki Sirna Malasari, untuk pengurusan fatwa MA.

Fatwa itu dimaksudkan agar meloloskan Djoko dari hukuman MA terkait kasus korupsi hak tagih Bank Bali. Djoko dinilai terbukti menyuap Pinangki sejumlah US$500 ribu. Jaksa menjelaskan uang itu merupakan fee dari jumlah US$1 juta yang dijanjikan Djoko.

Duit tersebut diterima Pinangki melalui perantara yang merupakan kerabatnya sekaligus politikus Partai NasDem, Andi Irfan Jaya.

Djoko juga dinyatakan terbukti melakukan pemufakatan jahat dengan Pinangki dan Andi Irfan Jaya dalam pengurusan fatwa MA.

Djoko Tjandra terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a dan Pasal 15 juncto Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 65 ayat (1) dan (2) KUHP. (Red/KM)

- Advertisement -

Latest news

Diduga Cemburu, Seorang Pria Bacok Warga Wonomerto Hingga Tewas

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Peristiwa pembunuhan di Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, kejadian sekira pukul 17.30 WIB, Minggu (11/4). Korban bernama Roni (30) Warga...
- Advertisement -

Ketua Bapemperda Kota Cimahi Sambut Kedatangan DPRD Padang Pariaman

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Soal Pembubaran Kuda Kepang, Kapolrestabes Medan: 10 Orang Sudah Tersangka

Kabarmetro.id, MEDAN – Pihak kepolisian telah mengamankan 10 tersangka dalam kasus dugaan pembubaran pertunjukan kuda kepang di Kecamatan Medan Sunggal. “Saat ini sudah 10 orang...

DPRD Kabupaten Padang Pariaman Kunker ke Kota Cimahi

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Related news

Diduga Cemburu, Seorang Pria Bacok Warga Wonomerto Hingga Tewas

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Peristiwa pembunuhan di Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, kejadian sekira pukul 17.30 WIB, Minggu (11/4). Korban bernama Roni (30) Warga...

Ditresnarkoba Polda Banten Tangkap Oknum PNS Pengedar Shabu

Kabarmetro.id, SERANG – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial MS (52) yang beralamat di Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten diamankan Ditresnarkoba Polda Banten Sabtu...

Pria 45 Tahun Cabuli Anak Dibawah Umur, Tim Unit PPA Satreskim Polres Padang Pariaman Tangkap Pelaku

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - Bukti yang cukup telah dilakukan upaya paksa/penangkapan terhadap tersangka dalam perkara perbuatan cabul terhadap yang dialami oleh korban ER di...

Terduga Teroris FA, Polri Tegaskan Bukan Pengurus Muhammadiyah

Kabarmetro.id, JAKARTA – Mabes Polri menegaskan, FA terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Bandara Soekarno Hatta bukan pengurus PP...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan