Pastikan Aman, Polres Lumajang Siagakan Personel Hingga Puncak Hari Paskah

0
63
Petugas bersiaga di area gereja 48. Lumajang, Senin (5/4)

Kabarmetro.id, LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim melalui satuan fungsi yang ada, terus mengoptimalkan penjagaan di sejumlah Gereja di Lumajang, guna memastikan perayaan paskah, benar-benar aman tidak ada suatu gangguan.

“Hingga saat ini, anggota Polres Lumajang bergabung dengan anggota TNI dibantu sejumlah Organisasi Kemasyarakatan dan Satgas Keamanan Desa terus bersiaga. Bersinergi mengamankan momen peribadatan umat kristiani,” kata AKP Saiful Alam S.H M.H, koordinator pengamanan dikonfirmasi melalui Paursubbag Humas Ipda Andrias Shinta, Senin (5/4).

Paursubbag Humas menjelaskan, jika hingga saat ini sedari Kamis kemarin pihaknya melakukan pengamanan, dari pantauan secara keseluruhan di 29 gereja terbagi kawasan kota hingga pinggiran, terbilang kondusif. Dimana pengamanan serentak, saat itu turut melibatkan Satgas Keamanan Desa (SKD).

“Dimana kami sebelumnya kami sudah melakukan mapping area, sehingga penempatan personil kami sesuaikan dengan tupoksi ( tugas pokok dan fungsi ) masing – masing. Terlebih, di sejumlah gereja kami terjunkan anjing pelacak K-9,” imbuhhya.

Hal itu kata Shinta, bukan berarti di lokasi tertentu dinilai rawan, melainkan disesuaikan dengan kawasan yang sudah dilakukan pemetaan sebelumnya.

Sejumlah gereja yang menjadi sasaran giat saat ini di wilayah Kecamatan Lumajang diantaranya Gereja Tabernakel di Jalan Suwandak Lumajang, Gereja Bethel Indonesia di Jalan Iptu Jama’ari Lumajang, Gereja Kristus Tuhan Haleluya di Jalan Wachid Hasyim Lumajang, Gereja Injil Sepenuh di Jalan Wachid Hasyim Lumajang, Gereja Maria Ratu Damai Jalan Yos Sudarso Lumajang, Gereja GPIB Panjaitan Jalan Panjaitan Lumajang.

Sementara di wilayah Kecamatan Rowokangkung, Klakah, Jatiroro, Yosowilangun, Pasirian, Pronojiwo, Candipuro, Kunir, Senduro, Tempusari, juga dilakukan pengaman ketat.

Selain melakukan pengamanan, pihaknya juga memastikan jika Jemaat yang hadir saat itu sudah mematuhi protokol kesehatan.

“Bagi para Jemaat yang akan memasuki area gereja, wajib melalui sejumlah rangkaian pemeriksaan diantaranya metal detektor termasuk barang bawaannya. Kemudian khusus di gereja termaksud, K – 9 andil mendeteksi bersama sang pawang dalam hal ini Bripka Fajar,” tandas Ipda Shinta.

Selebihnya Ipda Shinta berterima kasih, dimana kegiatan pengamanan dapat dilaksanakan dengan baik, karen sudah terjalin hubungan yang harmonis bersama stake holder yang ada, sehingga rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir berjalan sesuai dengan harapan. (Agus)

Tinggalkan Balasan