25.7 C
Jakarta
Senin, April 12, 2021

Polisi Tangkap Penyiksa Satwa Langka yang Viral

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, PADANG – Polda Sumbar dan Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menangkap pria yang diduga menyiksa satwa langka simpai sumatera. Aksi pria tersebut terekam dalam sebuah video yang belakangan viral di media sosial.

Ada enam orang yang diamankan, di antaranya MR (15) yang memegang ekor simpai, HF (32) memegang karung, TPT (16) dan JM (45) berada di lokasi itu, A (17) sebagai perekam video, serta RM (18) penyebar video.

“Terduga pelakunya sudah kita amankan bersama penyebar videonya kemarin,” kata Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Sumbar Ade Putra, Minggu (4/4).

Ade menambahkan, sebelum diamankan, BKSDA Sumbar dan Polda Sumbar melakukan identifikasi lokasi.

Lokasi penganiayaan satwa langka itu diketahui terjadi di Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, Kabupate Tanah Datar, Sumatera Barat.

“Setelah itu kita melakukan penyelidikan dan pelaku akhirnya berhasil kita amankan,” kata Ade.

Sebelumnya, sebuah video yang berisikan konten penganiayaan terhadap satwa langka dilindungi negara, Simpai atau Surili Sumatera viral di media sosial.

Dalam video itu terlihat sejumlah remaja laki-laki menyakiti satwa langka itu dengan menarik-narik ekornya.

Simpai tersebut terlihat menjerit-jerit dan kemudian masuk ke sungai. Saat itu terlihat remaja-remaja itu tertawa melihat Simpai tersebut kesakitan.

Dari hasil penelurusan logat bahasanya diduga hal itu terjadi di Sumatera Barat.

Penyiksa satwa langka Simpai yang viral di media sosial terancam hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Penyiksa diduga melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

Sesuai pasal 21 ayat 2 UU Nomor 5 tahun 1990 tentang KSDAHE, setiap orang dilarang menangkap, melukai, membunuh, memiliki, menyimpan, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa dilindungi baik dalam keadaan hidup, mati ataupun bagian-bagian tubuhnya serta hasil olahannya. (Red)

- Advertisement -

Latest news

Diduga Cemburu, Seorang Pria Bacok Warga Wonomerto Hingga Tewas

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Peristiwa pembunuhan di Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, kejadian sekira pukul 17.30 WIB, Minggu (11/4). Korban bernama Roni (30) Warga...
- Advertisement -

Ketua Bapemperda Kota Cimahi Sambut Kedatangan DPRD Padang Pariaman

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Soal Pembubaran Kuda Kepang, Kapolrestabes Medan: 10 Orang Sudah Tersangka

Kabarmetro.id, MEDAN – Pihak kepolisian telah mengamankan 10 tersangka dalam kasus dugaan pembubaran pertunjukan kuda kepang di Kecamatan Medan Sunggal. “Saat ini sudah 10 orang...

DPRD Kabupaten Padang Pariaman Kunker ke Kota Cimahi

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Related news

Diduga Cemburu, Seorang Pria Bacok Warga Wonomerto Hingga Tewas

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Peristiwa pembunuhan di Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, kejadian sekira pukul 17.30 WIB, Minggu (11/4). Korban bernama Roni (30) Warga...

Ditresnarkoba Polda Banten Tangkap Oknum PNS Pengedar Shabu

Kabarmetro.id, SERANG – Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial MS (52) yang beralamat di Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten diamankan Ditresnarkoba Polda Banten Sabtu...

Pria 45 Tahun Cabuli Anak Dibawah Umur, Tim Unit PPA Satreskim Polres Padang Pariaman Tangkap Pelaku

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - Bukti yang cukup telah dilakukan upaya paksa/penangkapan terhadap tersangka dalam perkara perbuatan cabul terhadap yang dialami oleh korban ER di...

Terduga Teroris FA, Polri Tegaskan Bukan Pengurus Muhammadiyah

Kabarmetro.id, JAKARTA – Mabes Polri menegaskan, FA terduga teroris yang ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Bandara Soekarno Hatta bukan pengurus PP...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan