32.6 C
Jakarta
Sabtu, Juni 12, 2021

Polisi Tangkap Penyiksa Satwa Langka yang Viral

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, PADANG – Polda Sumbar dan Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menangkap pria yang diduga menyiksa satwa langka simpai sumatera. Aksi pria tersebut terekam dalam sebuah video yang belakangan viral di media sosial.

Ada enam orang yang diamankan, di antaranya MR (15) yang memegang ekor simpai, HF (32) memegang karung, TPT (16) dan JM (45) berada di lokasi itu, A (17) sebagai perekam video, serta RM (18) penyebar video.

“Terduga pelakunya sudah kita amankan bersama penyebar videonya kemarin,” kata Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) BKSDA Sumbar Ade Putra, Minggu (4/4).

Ade menambahkan, sebelum diamankan, BKSDA Sumbar dan Polda Sumbar melakukan identifikasi lokasi.

Lokasi penganiayaan satwa langka itu diketahui terjadi di Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, Kabupate Tanah Datar, Sumatera Barat.

“Setelah itu kita melakukan penyelidikan dan pelaku akhirnya berhasil kita amankan,” kata Ade.

Sebelumnya, sebuah video yang berisikan konten penganiayaan terhadap satwa langka dilindungi negara, Simpai atau Surili Sumatera viral di media sosial.

Dalam video itu terlihat sejumlah remaja laki-laki menyakiti satwa langka itu dengan menarik-narik ekornya.

Simpai tersebut terlihat menjerit-jerit dan kemudian masuk ke sungai. Saat itu terlihat remaja-remaja itu tertawa melihat Simpai tersebut kesakitan.

Dari hasil penelurusan logat bahasanya diduga hal itu terjadi di Sumatera Barat.

Penyiksa satwa langka Simpai yang viral di media sosial terancam hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 100 juta.

Penyiksa diduga melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

Sesuai pasal 21 ayat 2 UU Nomor 5 tahun 1990 tentang KSDAHE, setiap orang dilarang menangkap, melukai, membunuh, memiliki, menyimpan, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa dilindungi baik dalam keadaan hidup, mati ataupun bagian-bagian tubuhnya serta hasil olahannya. (Red)

- Advertisement -

Latest news

Rumah Mie Nokol Bondowoso Akan Di Bangun Cafe Oleh CCF

Kabarmetro.id, BONDOWOSO - Tim Climate Change Frontier atau CCF ,berkunjung kesalah satu UKM Binaan CCF.Yaitu Rumah Mie NOKOL...
- Advertisement -

Panglima TNI dan Kapolri Rangkul Tokoh Agama Untuk Tekan Covid-19 di Bangkalan

Kabarmetro.id, BANGKALAN - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung penanganan Covid-19...

Kepala Kampung Marga Jaya Peningkatan Ekonomi Warga Jadi Prioritas Proker

Kabarmetro.id, LAMPUNG UTARA - Peningkatan perekonomian melalui Pengelolaan dan pengembangan serta Pemanfaatan beberapa sektor yang ada, seperti, Sumber...

Peduli Cagar Budaya, Subdenpom Xll/1-5 Ketapang Bersihkan Keraton

Kabarmetro..id, KETAPANG - Personel Subdenpom Xll/1-5 Ketapang , membantu membersihkan salah satu bangunan situs cagar budaya yaitu Keraton...

Related news

Polrestro Jaktim Gasak Preman Resahkan Masyarakat

Kabarmetro.id, JAKARTA - Polres Jakarta Timur menggelar konferensi pers di halaman Polres Metro Jaktim, terkait dengan operasi penegakan...

Dua Anggota Polri di Lampung Tertangkap Miliki Ratusan Pil Extacy.

Kabarmetro.id - BANDAR LAMPUNG - Institusi Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, kembali tercoreng oleh ulah Dua orang oknum personilnya,...

Edan! Oknum Guru Bawa Kabur 12 Mobil Rental

Kabarmetro.id, PONTIANAK – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalimantan Barat menangkap sindikat kasus terhadap sebanyak 12 unit...

Polres Metro Jakarta Timur Tindak Lanjuti Cluster Kelurahan Kayu Putih

Kabarmetro.id, JAKARTA - Adanya Claster Pandemi Covid 19 di Kelurahan Kayu Putih di RT.11, RW. 09 Kecamatan Pulogadung...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan