25.7 C
Jakarta
Senin, April 12, 2021

Keajaiban Dunia Kuno, Piramida Agung Giza

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id – Adalah Piramida Agung Giza, satu-satunya monumen yang masuk dalam Keajaiban Dunia Kuno. Tak heran, jika banyak pengunjung yang menjadikan piramida ini sebagai tujuan wisata.

Piramida Giza memiliki sejarah yang kuat karena teknik pembangunannya yang rumit. Sehingga membuat para sejarawan kebingungan mempelajarinya.

Piramida Giza adalah makam yang dibangun untuk Raja Firaun Mesir. Orang Mesir kuno percaya ketika Firaun meninggal, mereka akan melanjutkan ke alam baka sebagai dewa.

Piramida inilah yang akan menjadi tempat penyimpanan barang yang dibutuhkan di dunia berikutnya.

Pembangunan piramida pertama dan terbesar, Piramida Khufu dimulai sekitar 2550 SM sebagai tempat untuk Raja Firaun Khufu. Tiga puluh tahun kemudian, putra Khufu memerintahkan untuk membuat makamnya sendiri yang disebut sebagai Piramida Khafre.

Lalu piramida agung terakhir yang dibangun adalah Piramida Meunkaure, dibangun sekitar 2490 SM oleh putra Khafre. Ketiga piramida agung ini pun membentuk Komplek Piramida Agung Giza bersama dengan Sphinx dan piramida serta makam lainnya.

Teknik pembangunan Piramida Giza sangat mengesankan, membuat para sejarawan dan ilmuan merasa tidak yakin tentang bagaimana piramida tersebut dibangun. Namun, selama beberapa dekade terakhir, para arkeolog menemukan banyak penelitian yang membantu memahami konstruksi piramida.

Para peneliti setuju dibutuhkan antara 10-20 ribu pekerja selama 20 tahun untuk membangun tiga piramida. Buku-buku sejarah lama mengklaim Piramida Giza dibangun oleh budak, tetapi penemuan kemudian menyimpulkan mayoritas pekerja adalah petani asli Mesir.

Orang Mesir menggunakan berbagai alat dan bahan untuk membangun piramida. Batu yang digunakan dalam pembangunan Khufu dan Menkaure berasal dari tambang, meskipun tidak jelas dari mana batu yang digunakan untuk membangun piramida Khafre berasal.

Untuk memindahkan batu-batu ini ke darat dan ke piramida itu sendiri, para pekerja menyeret kereta luncur melintasi pasir basah dan mengangkut material ke atas menggunakan serangkaian jalur landai.

Piramida Giza memiliki posisi yang hampir sejajar sempurna di sepanjang titik mata angin. Para peneliti telah mencari teori dari berbagai metode tentang bagaimana hal ini dapat dibuat. Sampai saat ini, belum ada bukti konklusif yang menunjukkan hal ini.

Piramida Giza dulunya ditutupi dengan selubung batu kapur halus yang telah dikupas untuk digunakan di bangunan lain di seluruh Mesir. Hanya Piramida Khafre yang masih mempertahankan sebagian casing batu kapur aslinya di bagian atas.

Piramida Khufu, Khafre, dan Menkaure bukanlah satu-satunya piramida di Kompleks Giza. Tiga piramida yang lebih kecil dapat ditemukan di sepanjang sisi timur Piramida Khufu. Makam ini, yang dikenal sebagai Piramida Ratu, dibangun untuk istri dan saudara perempuan Khufu.

Kuil dan piramida kecil tambahan dapat ditemukan di dekat piramida Khafre dan Menkaure juga. Bangunan-bangunan ini, bersama dengan mastabas (kuburan batu), digunakan untuk penguburan pejabat raja dan anggota keluarga kerajaan lainnya. (*)

- Advertisement -

Latest news

Diduga Cemburu, Seorang Pria Bacok Warga Wonomerto Hingga Tewas

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Peristiwa pembunuhan di Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, kejadian sekira pukul 17.30 WIB, Minggu (11/4). Korban bernama Roni (30) Warga...
- Advertisement -

Ketua Bapemperda Kota Cimahi Sambut Kedatangan DPRD Padang Pariaman

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Soal Pembubaran Kuda Kepang, Kapolrestabes Medan: 10 Orang Sudah Tersangka

Kabarmetro.id, MEDAN – Pihak kepolisian telah mengamankan 10 tersangka dalam kasus dugaan pembubaran pertunjukan kuda kepang di Kecamatan Medan Sunggal. “Saat ini sudah 10 orang...

DPRD Kabupaten Padang Pariaman Kunker ke Kota Cimahi

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Related news

Ramadhan Bulan Istimewa, Allah SWT Menurunkan Al-Qur’an Kepada Nabi Muhammad SAW

Kabarmetro.id - Ramadhan adalah bulan yang sangat istimewa. Karena pada bulan inilah, Allah SWT menurunkan Alquran kepada Nabi Muhammad SAW. Dan malam turunnya Alquran...

Sejarah Invasi Nazi Jerman Terhadap Yugoslavia dan Yunani

Kabarmetro.id - Invasi Yugoslavia atau yang juga dikenal sebagai Operasi 25 adalah serangan yang dipimpin Jerman terhadap Kerajaan Yugoslavia oleh blok Poros. Invasi ini...

Sejarah Patung Selamat Datang di Jakarta

Kabarmetro.id, JAKARTA - Patung Selamat Datang Bundaran HI terletak di tengah persimpangan Jalan MH Thamrin, dengan Jalan Imam Bonjol, Jalan Sutan Syahrir, dan Jalan...

Seni Ukir Jepara Berkelas Dunia

Kabarmetro.id - Sejak abad ke-19 daerah Jepara telah dikenal luas sebagai daerah yang memproduksi mebel dan ukiran yang terkenal di Indonesia. Terbukti dengan adanya...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan