TVRI Minta Maaf Setelah Media Rusia Koreksi Judul Berita

0
77
TVRI Minta Maaf Setelah Media Rusia Koreksi Judul Berita

Kabarmetro.id, JAKARTA – Televisi Republik Indonesia atau TVRI jadi pergunjingan di media sosial karena penggunaan kata judul beritanya dianggap tidak menggunakan tulisan bahasa Indonesia yang benar, Rabu (31/3).

Ironisnya lagi, judul berita TVRI yang salah ketik malah dikoreksi oleh media Rusia. Akibatnya TVRI pun menjadi bahan olok-olokan netizen dan sempat viral.

Teguran itu disampaikan akun @RBTHIndonesia, saat menanggapi cuitan TVRI terkait penembakan polisi terhadap terduga pelaku teror di Mabes Polri.

“Terduga Teroris Di Tembak Mati, Satu Masih Dalam Pencarian. Selengkapnya: https://t.co/eibSCbLaYH,” bunyi cuitan akun TVRI sembari membubuhkan hastag TVRI, TVRINasional, MediaPemersatuBangsa.

Cuitan itu langsung ditanggapi akun RBTHIndonesia. “Sedikit koreksi, ‘ditembak’, bukan ‘di tembak’. Seharusnya disambung, tidak dipisah. “Di-” di situ sebagai prefiks, bukan preposisi (kata depan),” tulisnya.

Cuitan itu sudah dikomentari ratusan netizen. Berbagai komentar lucu pun memenuhi status tersebut. Menyadari akan kesalahannya, TVRI pun tidak segan mengucapkan terimakasih. “Terima kasih atas koreksinya, selanjutnya akan kami perbaiki dan lebih teliti.”

Setelah mendapat koreksi penulisan dari Media asal Rusia, TVRI kembali bikin geger warganet saat memposting permintaan maaf.

Melalui akun Twitternya, @TVRINasional, TVRI tiba-tiba membuat heboh para pengguna media sosial Twitter dengan mengeluarkan statement permohonan maaf yang ditujukan langsung ke semua pemirsanya.

Selain itu, TVRI juga turut mengucapkan terima kasih kepada media asal Rusia, yakni RBTH (Russian Beyond the Headlines) yang telah mengingatkan kesalahan dalam penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Permohonan maaf mimin untuk semua #PemirsaTVRI. Terima kasih ya @RBTHIndonesia udah ngingetin mimin. Mimin jadi harus banyak belajar lagi. -Mimin Tersayang,” tulis admin akun Twitter TVRI.

Selain itu, di dalam cuitan itu juga terdapat sepucuk surat terbuka untuk netizen sebagai bentuk permohonan maafnya. Berikut isi lengkap dari surat tersebut:

“Untuk Netizen Dari Mimin Tersayang, Sebelumnya, selamat hari Kamis untuk kamu yang manis tanpa pemanis. Terima kasih untuk kamu yang sudah menyodorkan mimin tentang kesalahan ini. Tanpa kamu, mungkin mimin gak akan sadar.”

Dengan ini mimin mau menyampaikan permohonan maaf atas apa yang sudah membuat heboh dunia sosial media Indonesia. “Mimin mengakui kesalahan yang telah dilakukan. Mimin janji akan belajar lagi untuk memahami kaidah kebahasaan yang baik dan benar. Mimin izin pantun dulu.”

Mimin juga sempet membubuhkan pantun.

“Makan apel sama Kinasih, Setelah itu lanjut makan bubur. Atas perhatiannyaMimin ucapkan terimakasih.”

Tinggalkan Balasan