25.7 C
Jakarta
Senin, April 12, 2021

Imbas Kader Terjaring OTT, Elektabilitas PDIP Melorot?

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus menilai penangkapan sederet kader berpotensi membuat elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merosot.

Sebab, kader yang tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cukup sering. Terakhir, kader PDIP yang juga Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah diamankan KPK atas kasus dugaan suap pembangunan infrastruktur.

Menurut Lucius, mereka yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK selain membawa identitas pejabat publik, juga melekat identitas partainya.

“Hal itu yang bukan tak mungkin akan menimpa PDIP yang kebetulan menjadi identitas politik beberapa politisi yang ditangkap KPK karena kasus korupsi,” ujar Lucius kepada wartawan, Senin (1/3).

Dia menambahkan, ada sejumlah kader PDIP yang tersangkut kasus korupsi beberapa waktu terakhir. Sebelum Nurdin Abdullah, KPK juga mengamankan politikus PDIP yang juga menjabat Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo. Bupati non-aktif Banggai Laut, Sulawesi Tengah itu disangkakan kasus suap pengadaan barang dan jasa. Juga ada eks calon legislatif dari PDIP Andreu Misanta Pribadi yang terjerat kasus dugaan suap ekspor benih lobster. Andreu merupakan mantan staf khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Masih ada nama mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara yang terjerat kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial Covid-19. Menilik lebih jauh ke belakang, muncul nama politikus PDIP lainnya dalam kasus suap kepada mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan, Harun Masiku. Bahkan, hingga kini, KPK gagal menemukan dan menangkap Harun.

“Rentetan kasus yang melibatkan kader dari PDIP tersebut tak bisa tidak berpotensi menggerus elektabilitas partai karena sebagian warga yang terafiliasi secara ideologis dengannya mungkin saja kecewa,” katanya.

Menurutnya, semua partai memiliki potensi untuk mengalami penurunan kepercayaan publik jika muncul kasus-kasus korupsi yang menimpa kadernya. Sebab, elektabilitas merupakan gambaran kepercayaan publik kepada partai.

Sementara, menurut Lucius, kepercayaan terhadap parpol pada tingkatnya yang paling mendasar disumbang oleh perilaku bersih jujur dan berintegritas. Dia meyakini jika nilai kejujuran dan kebersihan hilang dari kader parpol bisa berakibat larinya kepercayaan publik kepada partai.

“Jika kepercayaan tercoreng terus menerus oleh kasus korupsi, maka secara otomatis akan berdampak pada berkurangnya orang yang menitipkan mandat politiknya pada partai tersebut,” ungkapnya.

Sebelumnya, KPK menangkap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pada Sabtu (27/2) dini hari di kediamannya. Politikus PDIP itu kemudian ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi perizinan, pengadaan barang dan jasa pembangunan sejumlah infrastruktur di Sulsel pada Minggu (28/2) dini hari. Ketua KPK Firli Bahuri menuturkan, proses penangkapan terkait kasus ini dilakukan di tiga tempat sejak Jumat (26/2) malam hingga Sabtu (27/2) dini hari.

“Yang pertama adalah di rumah dinas ER di kawasan Jalan Hertasning, kedua di jalan poros Bulukumba, dan di rumah jabatan Gubernur Sulsel,” tutur Firli. Firli menambahkan, hanya tiga orang yang akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dari enam orang yang diperiksa KPK. (Red/FA)

- Advertisement -

Latest news

Diduga Cemburu, Seorang Pria Bacok Warga Wonomerto Hingga Tewas

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Peristiwa pembunuhan di Desa Tunggak Cerme Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo, kejadian sekira pukul 17.30 WIB, Minggu (11/4). Korban bernama Roni (30) Warga...
- Advertisement -

Ketua Bapemperda Kota Cimahi Sambut Kedatangan DPRD Padang Pariaman

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Soal Pembubaran Kuda Kepang, Kapolrestabes Medan: 10 Orang Sudah Tersangka

Kabarmetro.id, MEDAN – Pihak kepolisian telah mengamankan 10 tersangka dalam kasus dugaan pembubaran pertunjukan kuda kepang di Kecamatan Medan Sunggal. “Saat ini sudah 10 orang...

DPRD Kabupaten Padang Pariaman Kunker ke Kota Cimahi

Kabarmetro.id, PADANG PARIAMAN - kunjungan kerja Komisi I DPRD Kabupaten Padang Pariaman ke DPRD Kota Cimahi, sesuai dengan agenda Bamus DPRD Kabupaten Padang Pariaman...

Related news

Golkar Usung Airlangga Hartarto Capres 2024

Kabarmetro.id, PADANG - sehubungan dengan telah dilaksanakanya Munas dan rakernas partai Golkar, DPD partai Golkar Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan rapat kerja daerah (rakerda) bertempat...

Danramil 0820/20 Banyuanyar Hadiri Rapat Pleno Penetapan DPT Pilkades

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Dibeberapa Desa yang ada di Kabupaten Probolinggo akan diadakan Pilkades secara serentak, salah satu sarat dan tahapan untuk dilaksanakan Pilkades adalah...

Perkuat Soliditas Partai, AHY Safari Nusantara

Kabarmetro.id, JAKARTA - Setelah pemerintah menolak kepengurusan Partai Demokrat (PD) versi Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang dipimpin Moeldoko, Ketua Umum Partai Demokrat...

Anies Unggul Teratas, Gerindra Tetap Usung Prabowo di Pilpres 2024

Kabarmetro.id, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi favorit para anak muda sebagai calon presiden mendatang. Hal itu diketahui berdasar hasil survei Indikator...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan