23.9 C
Jakarta
Kamis, Maret 4, 2021

Gardu Papak Parimono di Jombang

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id – Sebuah bangunan dengan bentuk menyerupai kubus disebut Gardu Papak yang ada di Dusun Parimono, Desa Plandi, Kabupaten Jombang. Tempat itu menyimpan sejarah tentang keberadaan Stasiun Kereta Api dan pohon asem misterius.

Gardu Papak adalah bangunan lama yang diperkirakan ada sejak zaman penjajahan dulu. Susi (50) warga setempat mengatakan, sejak masa kecilnya bangunan tersebut sudah ada. Bahkan, orangtuanya yang tinggal berdekatan dengan bangunan tersebut sejak kecil juga sudah ada.

“Kalau pastinya tahun berapa atau bagaimana saya kurang tahu. Tapi selama saya dan orang tua saya bahkan masih adanya kakek nenek saya sudah ada Gerdu Papak ini,” tuturnya, Sabtu (20/2).

Menurutnya, melalui cerita yang diterima, Gardu Papak ada sejak jaman penjajahan. Memang dibangun untuk pos sebuah stasiun kereta api yang berada di sebelah selatan letak Gerdu tersebut.

“Kalau cerita-ceritanya itu jadi pos atau tempat penjagaan. Karena sebelah selatannya dulu itu stasiun kereta api. Kalau sekarang balas (jalur kereta api) gak kelihatan, kalau dulu masih ada bekasnya. Makam didepan itu juga dulu agak maju sekarang agak ke belakang.”jelasnya.

Tentang nama atau penyebutan ‘Gardu Papak’ dikatakan Susi karena memang bentuknya papak. Menurut bahasa Jawa menggambarkan bentuk yang persegi lurus seperti bentuk kubus.

“Kalau namanya kan memang bentuknya itu papak orang Jawa nyebutnya kan begitu, gak ada bangunan yang lain diatasnya ya cuma papak itu.”katanya.

Menurut Susi terdapat pohon misterius di Gardu Papak tersebut. Yaitu pohon asem yang tidak diketahui kaitannya apa dengan keberadan Gerdu Papak yang sempat bagian atap ambrol karena dilakukan penebangan pohon tersebut.

“Ada cerita dulu pas saya masih kecil, gak tahu kaitannya apa dengan Gardu Papak. Dulu itu ada orang pintar bilang pohon asem di sebelah utara dari gardu kalau ditebang pasti pengaruh ke bangunan gardu,” ungkapnya.

“Dan ternyata benar, setelah pohon itu ditebang, memang berpengaruh ke gerdu. Jadi pernah atapnya sempat ambrol waktu itu. Dan sampai sekarang kenapanya itu saya gak tahu,“ tambahnya.

Keberadaan Gardu Papak nampaknya membuat beberapa pihak tertarik untuk mempelajari sejarah dan asal usulnya. Dikatakan Susi, beberapa waktu lalu sekelompok pihak ingin terlihat mempelajari bangunan tersebut.

“Beberapa waktu lalu ada orang-orang yang gak tahu saya darimana, kayaknya sedang penelitian tentang Gardu Papak. Sempat menggali juga kok kayaknya, lihat batanya atau gimana saya juga kurang tahu,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -

Latest news

Kaporles Banjar Rutin Imbau Protokol Kesehatan

Kabarmetro.id, BANJAR - Mengambil start di Mapolres Banjar, Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK MH dengan didampingi Kasat Sabhara, Kasat Lantas, dan Kasat Binmas...
- Advertisement -

10 Kota Paling Toleran Tahun 2020 Versi SETARA Institute

Kabarmetro.id - Mengutamakan praktik-praktik toleransi terbaik di Indonesia, SETARA Institute melaporkan Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2020. Dari 94 kota yang menjadi objek studi,...

Hadiri Asean Economic Ministers Retreat, Mendag Fokus Pemulihan Ekonomi

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi menghadiri Asean Economic Ministers (AEM) Retreat ke-27 yang berlangsung secara virtual di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta,...

Sukseskan Program Kerja dan Visi Misi Kepala Desa Nanga Kayan

Kabarmetro.id, MELAWI - Kepala Desa terpilih Hamdan Desa Nanga Kayan Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi telah resmi dilantik oleh Bupati Melawi Bertempat di halaman...

Related news

PT Surya Mandiri Jaya Bersama Persit KCK Berikan Bantuan Kepada Korban Banjir

Kabarmetro.id, TANGERANG - Bersama Ketua Persit KCK Cabang XXIV Kodim 0510/Trs NY. Herawati Bangun I E Siregar PT Surya Mandiri Jaya yang terletak di...

Si Jago Merah Lalap Gudang Prosesing Ikan

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Gudang tempat prosesing ikan yang terletak dikawasan PPP Mayangan Probolinggo, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo sekitar pukul 19:00 WIB, terlihat hangus terbakar....

Wow! Wali Kota Habib Hadi Pinjamkan Mobil Dinas ke Pengantin Baru

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Rasa bahagia yang luar biasa nampak dari raut wajah Martino Wibisono dan Maria Oktavia Natalia. Martino mengaku tak menyangka bakal dipinjami...

Perahu Nelayan Tenggelam Diterjang Ombak Perairan Indramayu

Kabarmetro.id, INDRAMAYU - Perahu nelayan asal Kabupaten Indramayu tenggelam di perairan Indramayu pada Jumat (19/2) sekitar pukul 06.40 WIB. Selain itu, tiga nelayan tradisional asal...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan