26.5 C
Jakarta
Sabtu, Februari 27, 2021

Tahap Kedua Vaksinasi Untuk Lansia di Fasilitas Kesehatan

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksinasi tahap dua untuk lansia akan diselenggarakan di fasilitas kesehatan (faskes) masyarakat, baik di puskesmas maupun rumah sakit milik pemerintah maupun swasta.

“Peserta bisa mendaftar dengan mengunjungi website Kemenkes yaitu www.kemkes.go.id dan website KPCPEN di www.covid19.go.id. Kedua website tersebut tersedia link untuk menjawan sejumlah pertanyaan untuk diisi,” kata Nadia saat konferensi pers secara virtual Jumat (19/2).

Untuk pengisiannya, peserta lansia bisa meminta bantuan kepada anggota keluarga atau meminta bantuan kepada ketua RT/RW setempat. Link yang ada di kedua website tersebut, akan memperbarui link yang sebelumnya telah beredar di masyarakat.

Dengan adanya link yang baru ini, kata Nadia link lama sudah tidak dapat dilakukan lagi. Bagi peserta lansia yang sudah mengisi di link lama tersebut, maka tidak perlu khawatir karena data akan tersimpan aman di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi peserta tinggal.

Bagi peserta lansia yang sudah mendaftar di link lama, tidak perlu mendaftar lagi di link yang ada di website Kemenkes maupun KPCPEN. Bagi peserta yang mendaftar di link baru, maka seluruh data akan masuk ke Dinkes Provinsi masing-masing peserta.

Selanjutnya, Dinkes Provinsi akan menentukan jadwal (hari, tanggal, jam, dan lokasi) pelaksanaan vaksinasi.

Nadia berharap peserta bersabar menanti informasi yang akan diberikan Dinkes Provinsi, Kabupaten/Kota juga melalui puskesmas/RS setempat untuk pelaksanaan vaksinasi. Peserta juga diminta untuk mengisi data dengan benar.

Pendaftaran dengan metode kedua yaitu vaksinasi massal yang dilakukan organisasi atau institusi yang bekerja sama dengan Kemenkes ataupun Dinkes Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Nadia mencontohkan, organisasi seperti organisasi untuk para pensiunan, organisasi keagamaan, maupun organisasi kemasyarakatan. Setelah itu, institusi maupun organisasi melakukan pendataan dan pendaftaran peserta lansia untuk pelaksanaan vaksinasi.

Kemudian institusi atau organisasi tersebut bekerja sama dengan Dinkes Provinsi, Kabupaten/Kota lalu menyusun jadwal pelaksanaan vaksinasi massal.

Nadia mengatakan bahwa pihaknya menjamin bahwa pelaksanaan vaksin di fasilitas kesehatan maupun vaksinasi masal yang taat protokol kesehatan.

“Peserta harus menggunakan masker saat menunggu hingga proses vaksinasi selesai dilakukan. Kami juga memastikan bahwa tidak akan ada kerumunan dan memastikan vaksinator sudah mendapatkan pelatihan,” kata Nadia.

Untuk mengantisipasi kejadian ikutan paska imunisasi (KIPI) lanjut Nadia, disetiap tempat pelaksanaan vaksinasi akan memiliki contact person perwakilan dari Komisi Daerah ataupun Vocal Point KIPI yang berasal dari Provinsi, Kabupaten/Kota tersebut. Contact person tersebut harus dapat dihubungi oleh panitia penyelenggara ataupun pasien.

“Meskipun nanti sudah di vaksinasi kita tetap harus melaksanakan program kesehatan 3M, meskipun kita telah divaksinasi. Karena kemungkinan kita untuk terpapar virus akan tetap ada namun kemungkinan untuk penderita gejala parah akan semakin kecil,” kata Nadia. (Rls)

- Advertisement -

Latest news

Lantik Delapan Pejabat Eselon II, Wali Kota Habib Hadi Nantikan Terobosan dan Inovasi

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Di tengah rintik hujan yang membasahi Kota Probolinggo, Jumat malam (26/2), Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin melantik delapan pejabat yang...
- Advertisement -

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi Lantik Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan

Kabarmetro.id, MEDAN - Salah Satu kepala daerah yang dilantik yakni Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan Prosesi pelantikan kepala daerah periode 2021-2026 dilakukan secara langsung di...

Ikon Jembatan Nanga Pinoh Sasaran Warga, Tim Satgas Bubarkan Kerumunan

Kabarmetro.id, MELAWI - Tim Yustisi Kabupaten Melawi dan Satgas Aman Nusa II Polres Melawi melakukan imbauan agar masyarakat tidak melakukan kerumunan dibawah jembatan Nanga...

Diskominfo Purwakarta Raih Penghargaan Urusan Persandian se Jawa Barat

Kabarmetro.id, PURWAKARTA - Era keterbukaan dan globalisasi berdampak pada keterbukaan informasi, dimana untuk memperoleh informasi sangatlah mudah, bahkan dijamin oleh Undang-Undang. Masyarakat memiliki kebebasan...

Related news

Resmi Dilantik Rohidin-Rosjonsyah, Presiden RI Titip Salam Kepada Masyarakat Bengkulu

Kabarmetro.id, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi melantik gubernur bengkulu Rohidin Mersyah dan Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah di Istana Negara, Kamis pada...

Butuh Dua Kali Suntikan Vaksin Capai Titer Optimal Guna Melawan Virus

Kabarmetro.id, JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemkes) dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, adanya tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat yang terinfeksi Covid-19...

Presiden Joko Widodo Berikan Target Dua Hari, Jebolnya Tanggul Citarum

Kabarmetro.id, BEKASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Gubernur Jawa...

PBNU dan Baznas Jalin Kemitraan Strategis, Gerakan Cinta Zakat

Kabarmetro.id, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjalin kemitraan strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). PBNU pun mendukung penuh BAZNAS dalam mengelola...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan