26.5 C
Jakarta
Sabtu, Februari 27, 2021

OJK Dukung Pertumbuhan Ekonomi Melalui Kebijakan Sektor Jasa Keuangan

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan kebijakan sebagai tindak lanjut stimulus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan sektor jasa keuangan. Hal ini telah disampaikan dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Januari 2021 dan sinergi kebijakan Pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, menyampaikan berbagai relaksasi kebijakan prudensial sektor jasa keuangan secara temporer untuk mendorong pertumbuhan kredit yang lebih cepat dengan mempertimbangkan adanya unsur idiosyncratic pada sektor jasa keuangan.

Wimboh Santoso menekankan pemberian pelonggaran peraturan prudensial ini bertujuan memberikan keleluasaan bagi calon debitur untuk memperoleh kredit berupa penurunan ATMR yang dikaitkan dengan Loan-to-Value Ratio dan Profil Risiko serta BMPK sebagai upaya menurunkan beban cost of regulation.

“Stimulus Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Kebijakan Sektor Jasa Keuangan, yang pertama kebijakan Perbankan seperti kebijakan Kredit Kendaraan Bermotor, denga menurunkan bobot risiko kredit (ATMR) menjadi 50% bagi Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dari sebelumnya 100%,” kata Wimboh dalam siaran pers, Kamis (18/2).

Wimboh menjelaskan, perbankan yang memenuhi kriteria profil risiko 1 dan 2 dimungkinkan untuk memberikan uang muka kredit kendaraan bermotor sebesar 0%.

untuk kredit kepada produsen Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) telah mendapat pengecualian batas maksimum pemberian kredit (BMPK), penilaian kualitas aset 1 (satu) pilar. Selanjutnya, untuk penilaian ATMR Kredit diturunkan menjadi 50% dari semula 75%.

Untuk kebijakan Perbankan selanjutnya yaitu kebijakan kredit beragun rumah tinggal. Dalam rangka meningkatkan efektivitas penerapan relaksasi prudensial yang telah dikeluarkan pada tahun 2018 yang belum secara optimal diterapkan untuk mendukung program sejuta rumah, yaitu kebijakan terkait bobot risiko ATMR kredit beragun rumah tinggal yang granular dan ringan tergantung pada rasio Loan to Value (LTV) yaitu, Uang Muka 0-30% (LTV =70%) ATMR 35%, Uang Muka 30-50% (LTV 50-70%) ATMR 25%, dan Uang Muka = 50% (LTV = 50%) ATMR 20%.

Dan kebijakan Kredit Sektor Kesehatan. Sebagai upaya dukungan langsung di sektor kesehatan untuk mengatasi pandemi, OJK menetapkan bahwa kredit untuk sektor kesehatan dikenakan bobot risiko sebesar 50% dari sebelumnya 100%.

Sementara untuk Kebijakan Perusahaan Pembiayaan, ada kebijakan Pembiayaan Kendaraan Bermotor. Yaitu dengan menurunkan bobot risiko pembiayaan (ATMR) menjadi 25%-50% dari sebelumnya 37,5%-75% untuk pembiayaan multiguna, ATMR 0% untuk program kepemilikan kendaraan bermotor bagi perusahaan yang memiliki Car Ownership Program (COP), dan perusahaan pembiayaan yang memenuhi kriteria tingkat kesehatan tertentu dimungkinkan untuk memberikan uang muka pembiayaan kendaraan bermotor sebesar 0%.

Terakit Kebijakan Perusahaan Pembiayaan selanjutnya yaitu, Kebijakan pembiayaan beragun rumah tinggal. Untuk mewujudkan program sejuta rumah, OJK menetapkan kebijakan bobot risiko ATMR pembiayaan beragun rumah tinggal yang granular dan ringan tergantung pada rasio Loan to Value (LTV) yaitu, Uang Muka 0-30% (LTV =70%) ATMR 35%, Uang Muka 30-50% (LTV 50-70%) ATMR 25%, dan Uang Muka = 50% (LTV = 50%) ATMR 20%.

Sementara itu dengan telah mulai beroperasinya Lembaga Pengelola Investasi (LPI), maka penyediaan dana dari Lembaga Jasa Keuangan kepada Sovereign Wealth Fund (SWF) dikenakan bobot risiko 0% dalam perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit (ATMR Kredit) yang disamakan dengan bobot risiko Pemerintah pusat.

“Kebijakan tersebut akan efektif berlaku sejak tanggal 1 Maret 2021 dengan diterbitkannya surat Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan dan Kepala Eksekutif Pengawas IKNB,” imbuh Wimboh. (Rls)

- Advertisement -

Latest news

Lantik Delapan Pejabat Eselon II, Wali Kota Habib Hadi Nantikan Terobosan dan Inovasi

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Di tengah rintik hujan yang membasahi Kota Probolinggo, Jumat malam (26/2), Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin melantik delapan pejabat yang...
- Advertisement -

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi Lantik Bupati dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan

Kabarmetro.id, MEDAN - Salah Satu kepala daerah yang dilantik yakni Bupati/Wakil Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan Prosesi pelantikan kepala daerah periode 2021-2026 dilakukan secara langsung di...

Ikon Jembatan Nanga Pinoh Sasaran Warga, Tim Satgas Bubarkan Kerumunan

Kabarmetro.id, MELAWI - Tim Yustisi Kabupaten Melawi dan Satgas Aman Nusa II Polres Melawi melakukan imbauan agar masyarakat tidak melakukan kerumunan dibawah jembatan Nanga...

Diskominfo Purwakarta Raih Penghargaan Urusan Persandian se Jawa Barat

Kabarmetro.id, PURWAKARTA - Era keterbukaan dan globalisasi berdampak pada keterbukaan informasi, dimana untuk memperoleh informasi sangatlah mudah, bahkan dijamin oleh Undang-Undang. Masyarakat memiliki kebebasan...

Related news

Resmi Dilantik Rohidin-Rosjonsyah, Presiden RI Titip Salam Kepada Masyarakat Bengkulu

Kabarmetro.id, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi melantik gubernur bengkulu Rohidin Mersyah dan Wakil Gubernur Bengkulu Rosjonsyah di Istana Negara, Kamis pada...

Butuh Dua Kali Suntikan Vaksin Capai Titer Optimal Guna Melawan Virus

Kabarmetro.id, JAKARTA - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemkes) dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, adanya tenaga kesehatan dan tokoh masyarakat yang terinfeksi Covid-19...

Presiden Joko Widodo Berikan Target Dua Hari, Jebolnya Tanggul Citarum

Kabarmetro.id, BEKASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Tri Rismaharini, dan Gubernur Jawa...

PBNU dan Baznas Jalin Kemitraan Strategis, Gerakan Cinta Zakat

Kabarmetro.id, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjalin kemitraan strategis dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). PBNU pun mendukung penuh BAZNAS dalam mengelola...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan