23.9 C
Jakarta
Kamis, Maret 4, 2021

Ciduk Kakek, Polisi Jerat Pasal Penipuan

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Polisi menangkap pelaku penipuan bernama IG (73) yang mengaku sebagai orang dekat Presiden pertama, Soekarno. Dalam aksinya, Iwan juga mengaku purnawirawan Letnan Jenderal TNI. Padahal ia adalah seorang pengangguran.

Namanya diubah menjadi KGPH Inu Kertopati dengan gelar profesor doktor. Polisi menjerat Iwan dengan pasal penipuan.

“Iya akibatnya korban J ini rugi Rp 20 juta,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (16/2).

Iwan ditangkap di salah satu hotel di kawasan Jakarta Pusat. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti dari tangan Iwan.

Saat ditangkap, ada uang pecahan Rp 100 ribuan. Ada juga 1 pucuk senjata api yang ternyata yang ternyata korek api. Ada juga keris imitasi. Tak hanya itu, ada juga uang pecahan dolar dan uang berbentuk emas. “Ini semua untuk meyakinkan korbannya,” tandas dia.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanudin menuturkan, petistiwa ini terjadi pada Oktober 2020 lalu. Saat itu, Iwan Gunawan bertemu korban J di salah satu showroom mobil. “Dia mengaku juga sebagai seorang profesor,” ujar Burhanudin.

Iwan juga mengaku memiliki sejumlah dokumen berharga yang berada di luar negeri. Nilainya cukup fantastis, yakni mencapai USD 2 miliar dan HKD 15 miliar. “Jika korban sanggup mencairkan dalam waktu dua bulan akan dibagi dua, 50% untuk korban, 50% untuk tersangka,” ucap Burhanuddin.

Dokumen-dokumen milik Iwan ke salah satu bank. Saat itu, pihak bank menyatakan dokumen milik Iwan palsu. J diperdaya usai diperlihatkan sejumlah barang dan dokumen-dokumen lainnya milik Iwan.

Korban pun memberikan uangnya kepada Iwan untuk membantu proses pencairan sejumlah dokumen itu. Setelah ditunggu dua bulan, tersangka mulai melakukan aksinya. Ia meminta dana ke korban sehingga korban sempat menstransfer uang ke tersangka lebih kurang Rp 20 juta.

“Di sinilah mulai terjadi tindak pidananya. Korban mulai percaya beberapa dokumen dan benda yang diperlihatkan,” kata Burhanuddin.

Apesnya, uang yang dijanjikan Iwan tak kunjung terwujud. Polisi juga telah melakukan pengecekan terkait sejumlah pangkat yang diakui Iwan. Sampai dengan sekarang uang yang dijanjikan tidak cair juga.

“Kita cek kebenaran pangkat dan mantan ajudan Soekarno dan gelar ternyata itu semua palsu,” tutur Burhanuddin.

Polisi pun menjerat tersangka dengan Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara. “Masyarakat agar berhati-hati dan tak mudah percaya dengan modus penipuan ini,” ungkap Burhan.

Ternyata, Iwan adalah seorang residivis yang terlibat kasus penipuan. Ia pernah ditangkap Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu. “Saya enggak tahu apa-apa. Cuman dititipin orang saja,” katanya berkelit. (Bis)

- Advertisement -

Latest news

Kaporles Banjar Rutin Imbau Protokol Kesehatan

Kabarmetro.id, BANJAR - Mengambil start di Mapolres Banjar, Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK MH dengan didampingi Kasat Sabhara, Kasat Lantas, dan Kasat Binmas...
- Advertisement -

10 Kota Paling Toleran Tahun 2020 Versi SETARA Institute

Kabarmetro.id - Mengutamakan praktik-praktik toleransi terbaik di Indonesia, SETARA Institute melaporkan Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2020. Dari 94 kota yang menjadi objek studi,...

Hadiri Asean Economic Ministers Retreat, Mendag Fokus Pemulihan Ekonomi

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi menghadiri Asean Economic Ministers (AEM) Retreat ke-27 yang berlangsung secara virtual di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta,...

Sukseskan Program Kerja dan Visi Misi Kepala Desa Nanga Kayan

Kabarmetro.id, MELAWI - Kepala Desa terpilih Hamdan Desa Nanga Kayan Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi telah resmi dilantik oleh Bupati Melawi Bertempat di halaman...

Related news

Polda Kalbar Musnahkan Barang Bukti 20 Kilogram Sabu

Kabarmetro.id, PONTIANAK - Sebanyak 20,141 kilogram narkoba jenis sabu dari empat kasus pengungkapan di bulan Februari 2021, dimusnahkan dengan cara dibakar. Di halaman Direktorat...

KPK Klaim Belum Menyerah Buru Harun Masiku

Kabarmetro.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim belum menyerah untuk memburu dan membekuk mantan Caleg PDIP, Harun Masiku. Sudah lebih dari setahun, lembaga antikorupsi...

Nurdin Sangkal Suap, KPK: Kami Punya Bukti Kuat!

Kabarmetro.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi tak ambil pusing dengan pernyataan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah yang membantah menerima suap dan gratifikasi terkait...

Sidang Perkara Kebakaran Kejagung RI Hadirkan Saksi JPU

Kabarmetro.id, JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadwalkan sidang perkara kebakaran Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan agenda meminta keterangan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU),...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan