26.6 C
Jakarta
Jumat, Februari 26, 2021

Penting! JK: Check and Balance Dalam Pemerintahan

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Wakil presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla mengatakan kemampuan untuk saling mengontrol dan menjaga keseimbangan perlu untuk menjalankan suatu negara dengan pemerintahan yang demokratis.

“Saya tentu berterima kasih dan penting sekali bahwa Pemerintah membuka diri dalam hal kritikan karena kritikan itu sangat penting untuk Pemerintah sendiri. Oleh karena itu, kalau Pemerintah ingin berjalan secara demokratis, penting ada check and balances,” kata JK dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (15/2).

Terkait dengan pernyataannya yang disalahartikan oleh kelompok-kelompok tertentu di media sosial, JK menegaskan bahwa tidak ada kesalahan dalam pertanyaan yang dia kemukakan di acara diskusi virtual Demokrasi Kebangsaan Fraksi PKS DPR RI.

“Apa yang saya kemukakan itu berbentuk pertanyaan, wajar, bahwa bagaimana caranya agar mengkritik tanpa dipanggil polisi. Itu murni pertanyaan, (tetapi) banyak yang menanggapi berbeda-beda, terutama buzzer-buzzer ini, kan,” tukasnya.

JK menegaskan bahwa pertanyaannya tentang bagaimana cara mengkritik yang baik tersebut murni hasil dari pemikirannya sendiri. Pertanyaan tersebut, menurut JK, juga bertujuan untuk memberikan kebaikan bagi Pemerintah dan masyarakat.

“Bodoh benar itu orang yang suka menafsirkan yang tidak-tidak suatu ucapan yang sederhana, yaitu bagaimana caranya mengkritik tanpa dipanggil polisi. Dan itu betul-betul keluar dari hati saya untuk memberikan kebaikan bagi Pemerintah dan juga kebaikan kepada masyarakat,” katanya menjelaskan.

JK juga mengapresiasi pernyataan Presiden Jokowi yang terbuka akan kritik terhadap dirinya dan pemerintahannya.

“Sekarang Presiden sendiri meminta, membuka kritik itu. Itu sangat baik sekali, kita mendukung itu. Cuma caranya, harus dijelaskan supaya baik untuk Pemerintah dan baik untuk masyarakat,” katanya.
Menurut JK, serangan para buzzer tersebut justru berlawanan dengan kehendak Presiden Joko Widodo yang membuka kritik terhadap dirinya oleh masyarakat.

“Justru mereka bertentangan dengan Pak Jokowi, kan, para buzzer itu bertentangan dengan Pak Jokowi sendiri. Pak Jokowi bilang silakan kritik, (tapi) mereka sendiri mengkritik yang bertanya. Jadi, bagaimana pikirannya?” ujarnya. (Red)

- Advertisement -

Latest news

Jokowi Effect Beranjak Naik Pamor PDI Perjuangan

Kabarmetro.id, JAKARTA - Hasil jajak pendapat 4 lembaga survei di awal tahun 2021 menunjukkan kenaikan elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). “Membaca hasil survei dan...
- Advertisement -

Tagline, Desa Cerdas Untuk Purwakarta Istimewa

Kabarmetro.id, PURWAKARTA - Pemkab Purwakarta melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta, terus berinovasi untuk menyesuaikan diri dengan percepatan teknologi komunikasi masa kini....

Warkop Sustainable Coffe Konsep Bisnis Peduli Lingkungan

Kabarmetro.id, MELAWI - Kopi berkelanjutan adalah kopi yang ditanam dan dipasarkan untuk keberlanjutannya. Kopi memiliki sejumlah klasifikasi yang digunakan untuk menentukan partisipasi petani (atau...

Wali Kota Probolinggo Imbau Waspadai Cuaca Ekstrim dan Penyebaran Covid-19

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Pelaksanaan Rakor Penanganan Konflik Sosial di Command Center secara virtual kembali digelar oleh Pemerintah Kota Probolinggo, Kamis (25/2). Gelaran rakor rutin...

Related news

Jokowi Effect Beranjak Naik Pamor PDI Perjuangan

Kabarmetro.id, JAKARTA - Hasil jajak pendapat 4 lembaga survei di awal tahun 2021 menunjukkan kenaikan elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). “Membaca hasil survei dan...

Jelang Pelantikan Nina-Lucky, Gerindra Indramayu Diguncang Isu SK Kepengurusan Palsu

Kabarmetro.id, INDRAMAYU – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Indramayu diguncang isu soal beredarnya SK kepengurusan DPC Gerindra baru. SK kepengurusan DPC Gerindra Kabupaten Indramayu...

PKS: Pekerja Cemas Nasib Dana Investasi BPJS

Kabarmetro.id, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR F-PKS Kurniasih Mufidayati mendesak pengumuman yang transparan tentang ada tidaknya dugaan kasus investasi BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan...

Pasca Dilantik, PKS Lebak Optimis Raih 10 Kursi

Kabarmetro.id, JAKARTA - Ketua DPP Drs KH Iip Makmur optimis PKS raih sepuluh kursi DPRD kabupaten Lebak. Hal ini disampaikan pada acara pelantikan pengurus...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan