31.5 C
Jakarta
Rabu, Maret 3, 2021

KKP Kumpulkan Bukti Kerusakan Ekosistem Terumbu Karang di Raja Ampat

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah mengumpulkan bukti kerusakan ekosistem terumbu karang akibat kejadian kapal kandas di Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) Suaka Alam Perairan (SAP) Raja Ampat.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Tb Haeru Rahayu dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (14/2), menyatakan pihaknya sangat menyayangkan kejadian ini dan memerintahkan agar bukti kerusakan ekosistem dapat dikumpulkan.

Kapal yang kandas pada 2 Februari 2021 itu tepatnya berada di sebelah barat Pulau Yefmo, Kampung Meosmanggara, Distrik Waigeo Barat Kepulauan, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

Tim yang terdiri dari Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang Wilayah Kerja Raja Ampat, Satuan Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (Satwas SDKP) Wilayah Kerja Raja Ampat dan Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Raja Ampat, memperoleh hasil bahwa kapal yang kandas tersebut adalah KM Sabuk Nusantara 62 berukuran 750 GT.

Kapal ini merupakan kapal penumpang dan barang jenis perintis milik Kementerian Perhubungan yang dioperasikan oleh PT Pelayaran Berkat Abadi Jaya Makmur (Surabaya).

Di sekitar lokasi kejadian ditemukan beberapa kerusakan dan patahan karang. Terlihat patahan atau rusak karang sepanjang 46 meter dengan lebar bervariasi antara 1 sampai 5 meter pada kedalaman 1 hingga 2 meter

Hasil awal penyelidikan mengemukakan bahwa luas kerusakan terumbu karang diperkirakan mencapai 230 meter persegi.

“Kejadian kapal kandas seperti ini sangat disayangkan karena berpotensi besar merusak ekosistem laut terutama terumbu karang. Oleh karena itu saya sudah memerintahkan kepada tim di lapangan agar mengumpulkan bukti kerusakan ekosistem yang terjadi,” terang Tb Haeru.

Ia menjelaskan bahwa bukti kerusakan ekosistem tersebut nantinya dapat digunakan aparat penegak hukum sebagai dasar penuntutan ganti rugi kerusakan ekosistem terumbu karang akibat kejadian kapal kandas ini.

Di tempat terpisah, Plt. Kepala BKKPN Kupang Imam Fauzi menjelaskan perlunya upaya preventif kejadian kapal kandas di dalam KKPN SAP Raja Ampat dengan tetap memperhatikan terlayaninya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik kapal perintis.

“SAP Raja Ampat ini memiliki kontur dasar laut unik yang dapat menyebabkan kapal mudah kandas jika nakhoda tidak mengetahui karakteristiknya, oleh karena itu perlu penyusunan peta alur pelayaran dan penyediaan titik labuh di dalam KKPN SAP Raja Ampat sebagai tindakan preventif yang bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan dan Dinas Perhubungan Kabupaten Raja Ampat,” ujar Imam.

Lebih lanjut Imam berharap dengan disediakannya peta alur pelayaran dan titik labuh tersebut maka kejadian kapal kandas di SAP Raja Ampat dapat diminimalkan. (Red/YM)

- Advertisement -

Latest news

Herdi Pengrajin Kandang Domba Pesanan Order Sudah Diluar Jabar

Kabarmetro.id, MAJALENGKA - Komunitas domba ditiap daerah sangat banyak dan perkembangannya sangat pesat karena domba selain kebutuhan akan dagingnya juga di beberapa daerah sering...
- Advertisement -

Komandan Kodim 0820/Probolinggo Tinjau Pelaksanaan Vaksin Anggotanya

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Untuk menyakinkan pelaksanaan Vaksin Covid -19 berjalan sesuai perintah komando atas Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Inf Imam Wibowo mastikan anggotanya melaksanakan...

Polda Kalbar Musnahkan Barang Bukti 20 Kilogram Sabu

Kabarmetro.id, PONTIANAK - Sebanyak 20,141 kilogram narkoba jenis sabu dari empat kasus pengungkapan di bulan Februari 2021, dimusnahkan dengan cara dibakar. Di halaman Direktorat...

Resmi Dilantik, Salah Satu Kades Muda Kelakik Maman Rahmad, SE

Kabarmetro.id, MELAWI - Pelantikan 111 Kepala Desa Sekabupaten Melawi yang dilantik langsung oleh Bupati Melawi H Dadi Sunarya Usfa Yusra di halaman Pendopo Rumah...

Related news

Hasil Rapid Test Antigen, Nihil Positif Covid-19 Kerumunan Jokowi di NTT

Kabarmetro.id, JAKARTA - Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Edmon Bura mengungkapkan tak ada warga yang terpapar Covid-19 dalam kerumunan...

Presiden Joko Widodo Batalkan Investasi Miras

Kabarmetro.id, JAKARTA - Setelah mendengar masukan, saran dan kritik dari para tokoh bangsa, para ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nadhlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan...

Genap Setahun Pandemi, Presiden Sebut Akan Bangun Imunitas Masyarakat

Kabarmetro.id, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, saat ini Indonesia sedang berusaha membangun herd immunity (imunitas masyarakat) setelah genap setahun dilanda pandemi Covid-19....

Tiba 10 Juta Vaksin Sinovac di Indonesia

Kabarmetro.id, JAKARTA - Indonesia kembali mendatangkan sebanyak 10 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku (bulk). Ini merupakan pengiriman tahap kelima dan tiba...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan