28.7 C
Jakarta
Rabu, Maret 3, 2021

Modifikasi Mobil Edhy Prabowo Diduga Uang Hasil Korupsi

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Disinyalir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) uang korupsi penetapan izin ekspor benih lobster (benur), digunakan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, modifikasi mobil miliknya.

Hal tersebut didalami Tim penyidik KPK dengan memeriksa saksi Ken Widharyuda Rinaldo (karyawan swasta), Kamis (11/2).

“Ken Widharyuda Rinaldo dikonfirmasi terkait dengan dugaan pembayaran sejumlah uang oleh AF (Ainul Faqih) dan AM (Amiril Mukminin) untuk keperluan memodifikasi mobil milik EP (Edhy Prabowo), sumber uangnya diduga dari kumpulan uang yang berasal dari para eksportir yang mendapatkan izin ekspor benur di KKP,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (11/2) malam.

Penyidik juga mendalami aliran uang yang digunakan Edhy Prabowo untuk membeli barang mewah hingga tanah. Pendalaman terkait hal itu dilakukan tim penyidik saat memeriksa karyawan swasta Heryanto.

“Heryanto didalami pengetahuannya terkait dengan dugaan aliran sejumlah uang yang peruntukannya membeli berbagai aset dan barang mewah diantaranya tanah dan parfum dengan merk ternama untuk EP,” kata Ali.

Adapun, KPK menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020.

Mereka adalah Edhy Prabowo, Staf Khusus Menteri KKP Syafri, Andreu Pribadi Misanta, Pengurus PT ACK Siswadi, Staf Istri Menteri KKP Ainul Faqih, dan Amiril Mukminin sebagai penerima suap.

“Sebagai penerima disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP,” kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango.

Sementara itu sebagai pemberi suap, KPK menetapkan Suharjito yang merupakan Direktur PT DPP sebagai tersangka.

Suharjito disangkakan melanggar melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (Red)

- Advertisement -

Latest news

Program One Day One Juz Berjalan Khidmat

Kabarmetro.id, KOTA BENGKULU - Program One Day One Juz Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu memasuki hari ke-dua. Seperti sebelumnya, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut...
- Advertisement -

Lebih Lima Balon Kuwu Uji Kompetensi!

Kabarmetro.id, INDRAMAYU - Sesuai ketentuan yang berlaku, jumlah calon kuwu yang maju untuk pemilihan kepala desa dibatasi maksimal lima. Maka dari itu, seleksi tambahan...

Polsek Sidikalang Kota Fokus Desa Sitinjo I Sebagai Kampung Tangguh Nusantara

Kabarmetro.id, DAIRI - Kapolres Dairi AKBP Ferio Sano Ginting SIK MH melalui Kapolsek Sidikalang Kota Iptu Sukanto Berutu SH mencanangkan Desa Sitinjo I sebagai...

Sudinhub Jakbar Pasang MCB, Antisipasi Parkir Liar di Asemka

Kabarmetro.id, JAKARTA - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat melakukan pemasangan Movable Concrete Barrier (MCB) di Jalan Pintu Kecil, Asemka, Jakarta Barat. Hal tersebut dilakukan untuk...

Related news

Polda Kalbar Musnahkan Barang Bukti 20 Kilogram Sabu

Kabarmetro.id, PONTIANAK - Sebanyak 20,141 kilogram narkoba jenis sabu dari empat kasus pengungkapan di bulan Februari 2021, dimusnahkan dengan cara dibakar. Di halaman Direktorat...

KPK Klaim Belum Menyerah Buru Harun Masiku

Kabarmetro.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim belum menyerah untuk memburu dan membekuk mantan Caleg PDIP, Harun Masiku. Sudah lebih dari setahun, lembaga antikorupsi...

Nurdin Sangkal Suap, KPK: Kami Punya Bukti Kuat!

Kabarmetro.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi tak ambil pusing dengan pernyataan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah yang membantah menerima suap dan gratifikasi terkait...

Sidang Perkara Kebakaran Kejagung RI Hadirkan Saksi JPU

Kabarmetro.id, JAKARTA - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadwalkan sidang perkara kebakaran Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan agenda meminta keterangan saksi dari jaksa penuntut umum (JPU),...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan