31.3 C
Jakarta
Jumat, Maret 5, 2021

Garansi Pemerintah, Aman Warga Laporkan Kinerja Buruknya Pelayanan Publik

- Advertisement -
- Advertisement -

Kabarmetro.id, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Jendral TNI Purn Moeldoko memastikan bahwa pemerintah tidak akan menciduk atau memidanakan warga yang melaporkan kondisi buruknya pelayanan publik. Hal ini dilakukan demi memperbaiki dan meningkatkan kualitas layanan publik yang berdampak pada peningkatan investasi juga kemudahan bagi masyarakat luas.

“Saya dapat pastikan, kalau Anda lapor tidak akan kami tangkap. Jadi jangan ragu-ragu. Silakan gunakan sarana itu dengan sebaik-baiknya,” kata mantan Panglima TNI ini dalam acara Kantor Staf Presiden (KSP) Mendengar melalui kanal Youtube, Kamis, (11/2).

Untuk pengaduan atau meneruskan informasi, lanjut Moeldoko, masyarakat bisa menggunakan laman lapor.go.id untuk menyampaikan persoalan yang dialaminya. “Demikian juga kalau ada kesalahan dari kami. Hal-hal yang belum memuaskan saya mohon maaf, tapi sekali lagi setidaknya kami mendengar keluhan Anda,” ujarnya.

Menurutnya lagi, selama ini KSP melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan laporan tersebut dengan cepat. “Kepada siapa pun dapat menyampaikan di lapor.go.id. Dan ini juga sesuai dengan arahan Presiden yang ingin memperbaiki pelayanan publik,” cetusnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga meminta masyarakat lebih aktif menyampaikan kritik terhadap kinerja Pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai tingkatan pemerintahan.

“Masyarakat harus lebih aktif menyampaikan kritik, masukan atau potensi maladminstrasi dan pelayanan publik harus terus meningkatkan upaya perbaikan-perbaikan,” kata Presiden Jokowi dalam Peluncuran Laporan Tahunan Ombudsman RI Tahun 2020 pada 8 Februari 2021.

Sementara itu, pihak Ombudsman RI menyampaikan catatan khusus, bahwa institusi kepolisian mendapatkan pengaduan paling tinggi dari seluruh instansi. Sebanyak delapan ribu pengaduan diterima dari 2000-2020 atau selama 20 tahun.

“Kita sudah menyelesaikan 4.500 lebih, tiga ribu di antaranya masih dalam proses penyelesaian,” ujar Anggota Ombudsman Ninik Rahayu dalam diskusi daring, Kamis (11/2). Ninik mengatakan, kasus yang banyak dilaporkan salah satunya indikasi kekerasan di tempat penahanan, bahkan sampai mengakibatkan kematian.

Karenanya, Ninik memandang penahanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap seorang tersangka terlau panjang sampai sebelum dibawa ke pengadilan.

Penahanan yang terlalu lama itu berpotensi menimbulkan kekerasan. “Kekerasan yang terus menerus dalam proses penegakan hukum ini secara langsung semakin memperburuk profesionalitas kerja aparat penegak hukum kita,” ungkapnya.

Ninik juga beranggapan aparat kepolisian belum memiliki pemahaman yang merata soal makna dari penyiksaan. Sebab, penyidik memerlukan pengakuan dari seorang tersangka.

“Tapi, tetap menggunakan cara-cara yang sebetulnya oleh Undang-Undang itu sudah dijamin tidak boleh dilakukan,” tutur Ninik. (Red)

- Advertisement -

Latest news

Sinergi Satukan Visi, Babinsa dan UPTD Puskesmas Kelurahan Sukabumi

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Babinsa Koramil 0820/01 Kanigaran menghadiri kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor UPTD Puskesmas Kelurahan Sukabumi di Aula Puskesmas jl. Wijaya Kusuma RT...
- Advertisement -

Desak DPRD Provinsi, Warga Karang Anyar Minta Naikkan Harga Kopi

Kabarmetro.id, SELUMA - Warga Desa karang Anyar Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma meminta alokasi dana Kepada DPRD Provinsi Bengkulu Dapil Seluma untuk perbaikan...

Commander Wish Kabareskrim Polri: Jangan Kita Bermasalah Gara-gara Masalah Orang

Kabarmetro.id, JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, mengingatkan jajarannya bahwa reserse adalah alat negara penegak hukum untuk menciptakan...

Wali Kota Habib Hadi Tanggung Biaya Balita Operasi Bibir Sumbing

Kabarmetro.id, PROBOLINGGO - Rejeki bisa dicari, namun kesempatan tidak bisa terulang", kalimat inilah yang menjadi motivasi bagi Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin dalam...

Related news

Presiden Joko Widodo Serukan Cinta Produk Dalam Negeri

Kabarmetro.id, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggaungkan cinta produk dalam negeri. Kementerian Perdagangan harus mempunyai kebijakan dan strategi yang tepat untuk mengembangkan produk...

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Multifungsi Sindangheula

Kabarmetro.id, SERANG - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Banten Wahidin...

Hadiri Asean Economic Ministers Retreat, Mendag Fokus Pemulihan Ekonomi

Kabarmetro.id, JAKARTA - Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi menghadiri Asean Economic Ministers (AEM) Retreat ke-27 yang berlangsung secara virtual di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta,...

Hasil Rapid Test Antigen, Nihil Positif Covid-19 Kerumunan Jokowi di NTT

Kabarmetro.id, JAKARTA - Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka, Edmon Bura mengungkapkan tak ada warga yang terpapar Covid-19 dalam kerumunan...
- Advertisement -

Tinggalkan Balasan